<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terbukti Efektif, RI Borong Vaksin Covid-19 Pfizer?</title><description>Kabar terbaru tentang vaksin Covid-19 dirilis Pfizer.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/11/320/2307561/terbukti-efektif-ri-borong-vaksin-covid-19-pfizer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/11/320/2307561/terbukti-efektif-ri-borong-vaksin-covid-19-pfizer"/><item><title>Terbukti Efektif, RI Borong Vaksin Covid-19 Pfizer?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/11/320/2307561/terbukti-efektif-ri-borong-vaksin-covid-19-pfizer</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/11/320/2307561/terbukti-efektif-ri-borong-vaksin-covid-19-pfizer</guid><pubDate>Rabu 11 November 2020 01:10 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/10/320/2307561/terbukti-efektif-ri-borong-vaksin-covid-19-pfizer-ae40yFpsTh.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/10/320/2307561/terbukti-efektif-ri-borong-vaksin-covid-19-pfizer-ae40yFpsTh.jfif</image><title>Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kabar terbaru tentang vaksin Covid-19 dirilis Pfizer. Ya, perusahaan farmasi itu menyatakan bahwa vaksin Covid-19 yang mereka uji diklaim 90% efektif menangkal virus SARS-CoV2.
Pembuatan vaksin Covid-19 Pfizer sendiri melibatkan pihak lain yaitu perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech. Uji klinis vaksin ini melibatkan 43.500 orang di enam negara dan kesemuanya tidak ada laporan soal masalah keamanan.
Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah tak bisa serta merta memutuskan untuk memberli vaksin dari Pfizer tersebut. Sebab, pihaknya belum pernah pembicaraan kerjasama dengan mereka.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNy82Ny8xMjQyMzUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Indonesia tentunya salah satu dari berbagai vaksin itu dipertimbangkan tapi kita belum memasukan Pfizer sebagai salah satu,&amp;rdquo; ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (10/11/2020).
Meski begitu, tak menutup kemungkinan jika pemerintah akan menjalin kerjasama dengan perusahaan asal Negeri Paman Sam tersebut. Namun hal itu harus terlebuh dahulu dibicarakan dengan kementerian dan lembaga terkait.
&amp;ldquo;Ini disiapkan untuk menjadi bagian berikutnya karena masih banyak yang dibahas terkait pengadaan vaksin,&amp;rdquo; jelasnya.
Baca Selengkapnya: Terbukti 90% Efektif, Menko Airlangga Kirim Sinyal RI Beli Vaksin Pfizer</description><content:encoded>JAKARTA - Kabar terbaru tentang vaksin Covid-19 dirilis Pfizer. Ya, perusahaan farmasi itu menyatakan bahwa vaksin Covid-19 yang mereka uji diklaim 90% efektif menangkal virus SARS-CoV2.
Pembuatan vaksin Covid-19 Pfizer sendiri melibatkan pihak lain yaitu perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech. Uji klinis vaksin ini melibatkan 43.500 orang di enam negara dan kesemuanya tidak ada laporan soal masalah keamanan.
Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah tak bisa serta merta memutuskan untuk memberli vaksin dari Pfizer tersebut. Sebab, pihaknya belum pernah pembicaraan kerjasama dengan mereka.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNy82Ny8xMjQyMzUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Indonesia tentunya salah satu dari berbagai vaksin itu dipertimbangkan tapi kita belum memasukan Pfizer sebagai salah satu,&amp;rdquo; ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (10/11/2020).
Meski begitu, tak menutup kemungkinan jika pemerintah akan menjalin kerjasama dengan perusahaan asal Negeri Paman Sam tersebut. Namun hal itu harus terlebuh dahulu dibicarakan dengan kementerian dan lembaga terkait.
&amp;ldquo;Ini disiapkan untuk menjadi bagian berikutnya karena masih banyak yang dibahas terkait pengadaan vaksin,&amp;rdquo; jelasnya.
Baca Selengkapnya: Terbukti 90% Efektif, Menko Airlangga Kirim Sinyal RI Beli Vaksin Pfizer</content:encoded></item></channel></rss>
