<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Yakin Fintech Bisa Kurangi Pengangguran</title><description>Airlangga Hartarto memastikan Financial technology (Fintech) akan memainkan peran penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/11/320/2307955/menko-airlangga-yakin-fintech-bisa-kurangi-pengangguran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/11/320/2307955/menko-airlangga-yakin-fintech-bisa-kurangi-pengangguran"/><item><title>Menko Airlangga Yakin Fintech Bisa Kurangi Pengangguran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/11/320/2307955/menko-airlangga-yakin-fintech-bisa-kurangi-pengangguran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/11/320/2307955/menko-airlangga-yakin-fintech-bisa-kurangi-pengangguran</guid><pubDate>Rabu 11 November 2020 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/11/320/2307955/menko-airlangga-yakin-fintech-bisa-kurangi-pengangguran-FykGn5Nm6h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/11/320/2307955/menko-airlangga-yakin-fintech-bisa-kurangi-pengangguran-FykGn5Nm6h.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan Financial technology (Fintech) akan memainkan peran penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Kehadiran fintech diyakini bisa mengurangi pengangguran di Indonesia.
Baca Juga: Menko Airlangga Pamer 4 Unicorn dan 1 Decacorn di RI
&quot;Kami (pemerintah) melihat tantangan fintech saat ini juga diharapkan bisa jawab tantangan terhadap potensi pengangguran terbuka. Jadi fintech ini dapat dorong kegiatan UMKM dan kewirausahaan,&quot; ujar dia dalam pembukaan Pekan Fintech Nasional (PFN) 2020 dan Indonesia Fintech Summit (IFS) 2020, Rabu (11/11/2020).
Kemudian, lanjut dia, selain peran dari fintech untuk mengurangi angka pengangguran, pemerintah juga memainkan peran. Seperti melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNC8xMS8yMi85Mzc5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;UU tersebut diharapkan, mampu mendorong terciptanya lapangan pekerjaan baru. Sehingga bisa mentransformasi ekonomi secara nasional,&quot; ungkap dia.
Seblumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  mengakui pemerintah masih memiliki tantangan untuk menekan jumlah  pengangguran RI. Sebab, pandemi covid-19 menambah jumlah pengangguran  sebanyak 2,67 juta menjadi 9,77 juta orang pada Agustus 2020.
Imbasnya, tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2020  melonjak menjadi 7,07%. Realisasi itu naik dari posisi Agustus 2019 yang  sebesar 5,23%.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan Financial technology (Fintech) akan memainkan peran penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Kehadiran fintech diyakini bisa mengurangi pengangguran di Indonesia.
Baca Juga: Menko Airlangga Pamer 4 Unicorn dan 1 Decacorn di RI
&quot;Kami (pemerintah) melihat tantangan fintech saat ini juga diharapkan bisa jawab tantangan terhadap potensi pengangguran terbuka. Jadi fintech ini dapat dorong kegiatan UMKM dan kewirausahaan,&quot; ujar dia dalam pembukaan Pekan Fintech Nasional (PFN) 2020 dan Indonesia Fintech Summit (IFS) 2020, Rabu (11/11/2020).
Kemudian, lanjut dia, selain peran dari fintech untuk mengurangi angka pengangguran, pemerintah juga memainkan peran. Seperti melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNC8xMS8yMi85Mzc5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;UU tersebut diharapkan, mampu mendorong terciptanya lapangan pekerjaan baru. Sehingga bisa mentransformasi ekonomi secara nasional,&quot; ungkap dia.
Seblumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  mengakui pemerintah masih memiliki tantangan untuk menekan jumlah  pengangguran RI. Sebab, pandemi covid-19 menambah jumlah pengangguran  sebanyak 2,67 juta menjadi 9,77 juta orang pada Agustus 2020.
Imbasnya, tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2020  melonjak menjadi 7,07%. Realisasi itu naik dari posisi Agustus 2019 yang  sebesar 5,23%.</content:encoded></item></channel></rss>
