<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada 33 Emiten Bakal Buyback Saham di Akhir Tahun</title><description>Sebanyak 60 emiten atau perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sudah ada beberapa berencana melakukan pembelian saham kembali.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/278/2308533/ada-33-emiten-bakal-buyback-saham-di-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/278/2308533/ada-33-emiten-bakal-buyback-saham-di-akhir-tahun"/><item><title>Ada 33 Emiten Bakal Buyback Saham di Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/278/2308533/ada-33-emiten-bakal-buyback-saham-di-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/278/2308533/ada-33-emiten-bakal-buyback-saham-di-akhir-tahun</guid><pubDate>Kamis 12 November 2020 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/12/278/2308533/ada-33-emiten-bakal-buyback-saham-di-akhir-tahun-4U3peD0HSt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/12/278/2308533/ada-33-emiten-bakal-buyback-saham-di-akhir-tahun-4U3peD0HSt.jpg</image><title>Saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan mencatat sebanyak 60 emiten atau perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sudah berencana melakukan pembelian saham kembali (buyback saham). Dari total tersebut, 33 Emiten akan melakukan buyback saham pada akhir Desember.

&quot;Pasar modal, raising fund masih berjalan, ada 33 emiten yang bakal melakukan buyback saham ada indikasi Rp17,28 triliun,&quot; kata Ketua OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Kamis (12/11/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:
Dia menekankan kinerja pasar modal akan terus membaik di tahun depan. Hal ini dikarenakan pemulihan ekonomi akan berjalan mulus pada tahun 2021.

&quot;Dapat kami sampaikan pasar modal akan lebih baik dari sekarang di 2021 dan akan mencapai Rp150-158 triliun raising fund di pasar modal, karena kondisinya hampir normal,&quot; katanya.

Saat ini, tanda-tanda pertumbuhan, sampai akhir tahun akan lebih tinggi dari sekarang. Serta akan diproyeksi pertumbuhan kredit bisa moncer hingga 5%.

&quot;Dana masyarakat akan tumbuh di 2021,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wOS82Ny8xMjQyOTMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa sembilan emiten  tercatat masih dalam periode pembelian kembali (buyback) saham. Adapun  total anggaran yang digunakan untuk aksi buyback sebanyak Rp4,2 triliun.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna  mengatakan, per 9 September 2020 sudah ada tujuh emiten yang  melaksanakan buyback dengan realisasi Rp898,2 miliar atau 21,5% dari  total rencana.
Baca Juga:&amp;nbsp;Vaksin Bikin IHSG Menguat, Investor Borong Saham Perbankan
Selain itu, terdapat 74 Perusahaan Tercatat yang telah  menyelesaikan periode buyback dan telah merealisasikan pelaksanaan  buyback dengan nilai realisasi sebesar Rp4,21 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan mencatat sebanyak 60 emiten atau perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sudah berencana melakukan pembelian saham kembali (buyback saham). Dari total tersebut, 33 Emiten akan melakukan buyback saham pada akhir Desember.

&quot;Pasar modal, raising fund masih berjalan, ada 33 emiten yang bakal melakukan buyback saham ada indikasi Rp17,28 triliun,&quot; kata Ketua OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Kamis (12/11/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:
Dia menekankan kinerja pasar modal akan terus membaik di tahun depan. Hal ini dikarenakan pemulihan ekonomi akan berjalan mulus pada tahun 2021.

&quot;Dapat kami sampaikan pasar modal akan lebih baik dari sekarang di 2021 dan akan mencapai Rp150-158 triliun raising fund di pasar modal, karena kondisinya hampir normal,&quot; katanya.

Saat ini, tanda-tanda pertumbuhan, sampai akhir tahun akan lebih tinggi dari sekarang. Serta akan diproyeksi pertumbuhan kredit bisa moncer hingga 5%.

&quot;Dana masyarakat akan tumbuh di 2021,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wOS82Ny8xMjQyOTMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa sembilan emiten  tercatat masih dalam periode pembelian kembali (buyback) saham. Adapun  total anggaran yang digunakan untuk aksi buyback sebanyak Rp4,2 triliun.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna  mengatakan, per 9 September 2020 sudah ada tujuh emiten yang  melaksanakan buyback dengan realisasi Rp898,2 miliar atau 21,5% dari  total rencana.
Baca Juga:&amp;nbsp;Vaksin Bikin IHSG Menguat, Investor Borong Saham Perbankan
Selain itu, terdapat 74 Perusahaan Tercatat yang telah  menyelesaikan periode buyback dan telah merealisasikan pelaksanaan  buyback dengan nilai realisasi sebesar Rp4,21 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
