<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ridwan Kamil Pamer Proyek Petrochemical Rp300 Triliun di Indramayu</title><description>Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan capaian investasi di  daerahnnya yang kini berada di peringkat pertama secara nasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/320/2308441/ridwan-kamil-pamer-proyek-petrochemical-rp300-triliun-di-indramayu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/320/2308441/ridwan-kamil-pamer-proyek-petrochemical-rp300-triliun-di-indramayu"/><item><title>Ridwan Kamil Pamer Proyek Petrochemical Rp300 Triliun di Indramayu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/320/2308441/ridwan-kamil-pamer-proyek-petrochemical-rp300-triliun-di-indramayu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/320/2308441/ridwan-kamil-pamer-proyek-petrochemical-rp300-triliun-di-indramayu</guid><pubDate>Kamis 12 November 2020 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/12/320/2308441/ridwan-kamil-pamer-proyek-petrochemical-rp300-triliun-di-indramayu-chkbvwDEzf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/12/320/2308441/ridwan-kamil-pamer-proyek-petrochemical-rp300-triliun-di-indramayu-chkbvwDEzf.jpg</image><title>Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan capaian investasi di daerahnnya yang kini berada di peringkat pertama secara nasional. Adapun investasi yang berhasil dikumpulkan untuk daerah Jawa Barat adalah Rp86,3 triliun dari target tahun 2020 sebesar Rp90 triliun.
Menurut Ridwan Kamil, salah satu investasi terbesar adalah investasi Petrochemical di Indramayu dengan nilai Rp300 triliun. Meskipun realisasinya akan dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Kalahkan DKI, Jabar Punya 2 Faktor yang Bikin Investasinya Juara se-Indonesia
 
Tak hanya itu, akan ada pabrik untuk mobil listrik juga yang akan dibangun di wilayah Jawa Barat. Di mana perusahaan mobil asal Korea Selatan sudah menaruh minat untuk investasi sebesar Rp40 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNS82Ny8xMjQxMzEvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Salah satu investasi terbesar walaupun realisasinya masih dicilcil adalah Rp300 triliun, petrochemical di Indramayu itu skala paling masif ya USD22 miliar, belum mobil listriknya Hyundai sekitar Rp40-an triliun dan teknologi lain,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara Market Review, Kamis (12/11/2020).
Menurut pria yang biasa disapa Kang Emil, salah satu kekuatan industri di Jawa Barat adalah pada sektor manufaktur. Oleh karena itu, tak heran jika Jawa Barat dijuluki sebagai rumah bagi industri manufaktur di Indonesia.&amp;ldquo;Jadi Jawa Barat kekuatannya satu manufaktur karena semua industri  ngumpulnya di Jawa Barat. Jadi Jawa Barat itu homenya manufaktur,&amp;rdquo;  jelasnya.
Kemudian yang kedua adalah ada industri pariwisata ditandai dengan  masifnya pembangunan hotel dan apartemen. Bahkan menurut Ridwan Kamil,  Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang lebih dahulu recover  dibandingkan Bali.
&amp;ldquo;Kedua ekonomi Jawa Barat ada di pariwisata. Makanya pembangunan  konstruksi hotel apartemen dan lain-lain banyak banget sekarang,&amp;rdquo;  ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan capaian investasi di daerahnnya yang kini berada di peringkat pertama secara nasional. Adapun investasi yang berhasil dikumpulkan untuk daerah Jawa Barat adalah Rp86,3 triliun dari target tahun 2020 sebesar Rp90 triliun.
Menurut Ridwan Kamil, salah satu investasi terbesar adalah investasi Petrochemical di Indramayu dengan nilai Rp300 triliun. Meskipun realisasinya akan dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Kalahkan DKI, Jabar Punya 2 Faktor yang Bikin Investasinya Juara se-Indonesia
 
Tak hanya itu, akan ada pabrik untuk mobil listrik juga yang akan dibangun di wilayah Jawa Barat. Di mana perusahaan mobil asal Korea Selatan sudah menaruh minat untuk investasi sebesar Rp40 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNS82Ny8xMjQxMzEvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Salah satu investasi terbesar walaupun realisasinya masih dicilcil adalah Rp300 triliun, petrochemical di Indramayu itu skala paling masif ya USD22 miliar, belum mobil listriknya Hyundai sekitar Rp40-an triliun dan teknologi lain,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara Market Review, Kamis (12/11/2020).
Menurut pria yang biasa disapa Kang Emil, salah satu kekuatan industri di Jawa Barat adalah pada sektor manufaktur. Oleh karena itu, tak heran jika Jawa Barat dijuluki sebagai rumah bagi industri manufaktur di Indonesia.&amp;ldquo;Jadi Jawa Barat kekuatannya satu manufaktur karena semua industri  ngumpulnya di Jawa Barat. Jadi Jawa Barat itu homenya manufaktur,&amp;rdquo;  jelasnya.
Kemudian yang kedua adalah ada industri pariwisata ditandai dengan  masifnya pembangunan hotel dan apartemen. Bahkan menurut Ridwan Kamil,  Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang lebih dahulu recover  dibandingkan Bali.
&amp;ldquo;Kedua ekonomi Jawa Barat ada di pariwisata. Makanya pembangunan  konstruksi hotel apartemen dan lain-lain banyak banget sekarang,&amp;rdquo;  ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
