<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Ungkap Penyebab Surplusnya Neraca Perdagangan di Tengah Covid-19</title><description>Neraca perdagangan Indonesia pada Januari-September 2020 surplus hingga USD13,5 miliar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/320/2308471/sri-mulyani-ungkap-penyebab-surplusnya-neraca-perdagangan-di-tengah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/320/2308471/sri-mulyani-ungkap-penyebab-surplusnya-neraca-perdagangan-di-tengah-covid-19"/><item><title>Sri Mulyani Ungkap Penyebab Surplusnya Neraca Perdagangan di Tengah Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/320/2308471/sri-mulyani-ungkap-penyebab-surplusnya-neraca-perdagangan-di-tengah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/320/2308471/sri-mulyani-ungkap-penyebab-surplusnya-neraca-perdagangan-di-tengah-covid-19</guid><pubDate>Kamis 12 November 2020 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/12/320/2308471/sri-mulyani-ungkap-penyebab-surplusnya-neraca-perdagangan-di-tengah-covid-19-vM8yl2YhAJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor-Impor di Pelabuhan. (Foto: Okezone.com/Pelindo I)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/12/320/2308471/sri-mulyani-ungkap-penyebab-surplusnya-neraca-perdagangan-di-tengah-covid-19-vM8yl2YhAJ.jpg</image><title>Ekspor-Impor di Pelabuhan. (Foto: Okezone.com/Pelindo I)</title></images><description>JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia pada Januari-September 2020 surplus hingga USD13,5 miliar. Meski di tengah pandemi Covid-19, neraca perdagangan tahun ini bahkan tertinggi sejak 2012.
Menurut Menteri Keuangan Sri mulyani Indrawati, neraca perdagangan Indonesia bisa surplus disebabkan adanya kontraksi pada ekspor dan impor akibat pandemi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Produk Halal Berkontribusi Atas Surplusnya Neraca Dagang RI
&quot;Kita melihat adanya kontinu surplus selama lebih dari lima bulan atau enam bulan terakhir. Ini diakibatkan dua-duanya mengalami kontraksi ekspor dan impor, namun kontraksi di sisi impor jauh lebih dalam,&quot; katanya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI , Kamis (12/11/2020).
Baca Juga: Neraca Dagang Surplus USD2,44 Miliar, Sri Mulyani hingga Mendag Tuai Pujian
Dia menjelaskan, dengan ada kontraksi pada sisi impor membuat seolah-olah neraca perdagangan menjadi surplus.
&quot;Ini yang menyebabkan kemudian kelihatan adanya meraca perdagangan kita yang mengalami surplus. Nanti ini implikasinya dan lain-lain pak gubernur dapat menjelaskan,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjI0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
</description><content:encoded>JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia pada Januari-September 2020 surplus hingga USD13,5 miliar. Meski di tengah pandemi Covid-19, neraca perdagangan tahun ini bahkan tertinggi sejak 2012.
Menurut Menteri Keuangan Sri mulyani Indrawati, neraca perdagangan Indonesia bisa surplus disebabkan adanya kontraksi pada ekspor dan impor akibat pandemi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Produk Halal Berkontribusi Atas Surplusnya Neraca Dagang RI
&quot;Kita melihat adanya kontinu surplus selama lebih dari lima bulan atau enam bulan terakhir. Ini diakibatkan dua-duanya mengalami kontraksi ekspor dan impor, namun kontraksi di sisi impor jauh lebih dalam,&quot; katanya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI , Kamis (12/11/2020).
Baca Juga: Neraca Dagang Surplus USD2,44 Miliar, Sri Mulyani hingga Mendag Tuai Pujian
Dia menjelaskan, dengan ada kontraksi pada sisi impor membuat seolah-olah neraca perdagangan menjadi surplus.
&quot;Ini yang menyebabkan kemudian kelihatan adanya meraca perdagangan kita yang mengalami surplus. Nanti ini implikasinya dan lain-lain pak gubernur dapat menjelaskan,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjI0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
