<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nilai Transaksi GoJek Naik 10% Tembus Rp170 Triliun</title><description>GoJek, platform aplikasi on-demand dan pembayaran digital mencatat kenaikan nilai transaksi di dalam platform Gojek group.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/320/2308696/nilai-transaksi-gojek-naik-10-tembus-rp170-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/320/2308696/nilai-transaksi-gojek-naik-10-tembus-rp170-triliun"/><item><title>Nilai Transaksi GoJek Naik 10% Tembus Rp170 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/320/2308696/nilai-transaksi-gojek-naik-10-tembus-rp170-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/12/320/2308696/nilai-transaksi-gojek-naik-10-tembus-rp170-triliun</guid><pubDate>Kamis 12 November 2020 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/12/320/2308696/nilai-transaksi-gojek-naik-10-tembus-rp170-triliun-iBMqAPe6Kj.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/12/320/2308696/nilai-transaksi-gojek-naik-10-tembus-rp170-triliun-iBMqAPe6Kj.jpeg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - GoJek, platform aplikasi on-demand dan pembayaran digital mencatat kenaikan nilai transaksi di dalam platform Gojek group (Gross transaction value/GTV) yang mencapai USD12 miliar (sekitar Rp170 triliun). Posisi tersebut meningkat 10% dibandingkan tahun lalu.
&quot;Pencapaian ini didorong oleh transaksi dari pengguna aktif bulanan (monthly active users) Gojek yang telah mencapai 38 juta pengguna di seluruh Asia Tenggara 1,&quot; kata Co-CEO Gojek Andre Soelistyo dalam telekonfrensi, Kamis (12/11/2020).
Baca Juga: Menko Luhut Minta Gojek Gas Terus Bantu UMKM
Sementara itu, GTV dari layanan pembayaran digital, GoPay, saat ini telah melampaui total GTV di masa pra-pandemi; hal ini seiring dengan semakin banyaknya konsumen dan merchant yang beralih ke layanan digital dan bertransaksi secara online.
Gojek akan terus mendorong pertumbuhan ini dengan memfokuskan investasi di beberapa area utama di tahun 2021. Seperti mendukung Digitalisasi dan Pertumbuhan UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNC8xMS8yMi85Mzc5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Salah satu pendorong utama pertumbuhan Gojek adalah ekosistem merchant, yang jumlahnya terus bertumbuh hingga 80% menjadi 900 ribu merchant dari 500 ribu di tahun lalu,&quot; ungkap dia.
Peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh digitalisasi merchant UMKM di masa pandemi. Gojek hadir dengan layanan dan solusi komprehensif untuk pengusaha UMKM dengan berbagai skala bisnis, termasuk mereka yang baru pertama kali go-digital.Hal ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia  dan Asia Tenggara, agar mereka bisa mempertahankan kestabilan usaha  terlebih di masa pandemi yang telah mengubah kebiasaan hidup masyarakat  untuk lebih banyak beraktivitas online. Di samping itu, Gojek juga  melakukan berbagai inisiatif, termasuk bekerjasama dengan pihak ketiga  untuk memperluas akses bagi pelaku UMKM menawarkan layanan yang dapat  memenuhi berbagai kebutuhan konsumen.
&quot;Sebagai contoh, layanan belanja sehari-hari, GoMart dan GoShop, yang  makin dikembangkan di awal 2020 untuk merespons kebutuhan masyarakat di  masa pandemi, mengalami peningkatan GTV sebesar 500% sejak awal  pandemi, dan telah membuka peluang bagi lebih banyak UMKM untuk mulai  berjualan online,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - GoJek, platform aplikasi on-demand dan pembayaran digital mencatat kenaikan nilai transaksi di dalam platform Gojek group (Gross transaction value/GTV) yang mencapai USD12 miliar (sekitar Rp170 triliun). Posisi tersebut meningkat 10% dibandingkan tahun lalu.
&quot;Pencapaian ini didorong oleh transaksi dari pengguna aktif bulanan (monthly active users) Gojek yang telah mencapai 38 juta pengguna di seluruh Asia Tenggara 1,&quot; kata Co-CEO Gojek Andre Soelistyo dalam telekonfrensi, Kamis (12/11/2020).
Baca Juga: Menko Luhut Minta Gojek Gas Terus Bantu UMKM
Sementara itu, GTV dari layanan pembayaran digital, GoPay, saat ini telah melampaui total GTV di masa pra-pandemi; hal ini seiring dengan semakin banyaknya konsumen dan merchant yang beralih ke layanan digital dan bertransaksi secara online.
Gojek akan terus mendorong pertumbuhan ini dengan memfokuskan investasi di beberapa area utama di tahun 2021. Seperti mendukung Digitalisasi dan Pertumbuhan UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNC8xMS8yMi85Mzc5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Salah satu pendorong utama pertumbuhan Gojek adalah ekosistem merchant, yang jumlahnya terus bertumbuh hingga 80% menjadi 900 ribu merchant dari 500 ribu di tahun lalu,&quot; ungkap dia.
Peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh digitalisasi merchant UMKM di masa pandemi. Gojek hadir dengan layanan dan solusi komprehensif untuk pengusaha UMKM dengan berbagai skala bisnis, termasuk mereka yang baru pertama kali go-digital.Hal ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia  dan Asia Tenggara, agar mereka bisa mempertahankan kestabilan usaha  terlebih di masa pandemi yang telah mengubah kebiasaan hidup masyarakat  untuk lebih banyak beraktivitas online. Di samping itu, Gojek juga  melakukan berbagai inisiatif, termasuk bekerjasama dengan pihak ketiga  untuk memperluas akses bagi pelaku UMKM menawarkan layanan yang dapat  memenuhi berbagai kebutuhan konsumen.
&quot;Sebagai contoh, layanan belanja sehari-hari, GoMart dan GoShop, yang  makin dikembangkan di awal 2020 untuk merespons kebutuhan masyarakat di  masa pandemi, mengalami peningkatan GTV sebesar 500% sejak awal  pandemi, dan telah membuka peluang bagi lebih banyak UMKM untuk mulai  berjualan online,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
