<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Jarum Suntik Naik, Itama Ranoraya Bukukan Laba Rp141,06 Miliar</title><description>PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) membukukan pendapatan sebesar Rp141,06 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/13/278/2309241/penjualan-jarum-suntik-naik-itama-ranoraya-bukukan-laba-rp141-06-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/13/278/2309241/penjualan-jarum-suntik-naik-itama-ranoraya-bukukan-laba-rp141-06-miliar"/><item><title>Penjualan Jarum Suntik Naik, Itama Ranoraya Bukukan Laba Rp141,06 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/13/278/2309241/penjualan-jarum-suntik-naik-itama-ranoraya-bukukan-laba-rp141-06-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/13/278/2309241/penjualan-jarum-suntik-naik-itama-ranoraya-bukukan-laba-rp141-06-miliar</guid><pubDate>Jum'at 13 November 2020 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/13/278/2309241/penjualan-jarum-suntik-naik-itama-ranoraya-bukukan-laba-rp141-06-miliar-wHYLuqJPUJ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/13/278/2309241/penjualan-jarum-suntik-naik-itama-ranoraya-bukukan-laba-rp141-06-miliar-wHYLuqJPUJ.jpeg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) membukukan pendapatan sebesar Rp141,06 miliar. Pendapatan tersebut meningkat 9,4% secara tahunan (year on year/yoy) jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp128,95 miliar.
Kontributor terbesar untuk pertumbuhan pendapatan tersebut berasal dari penjualan produk Non Elektromedik (Jarum Suntik) mengalami pertumbuhan sebesar 19,3% YoY atau menjadi Rp33,14 miliar. Sementara penjualan produk Diagnostik In Vitro tumbuh 6,5% YoY menjadi Rp107,77 miliar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kisah Pasutri Pembuat Vaksin Pfizer yang Mendadak Jadi Miliarder
Pada pos laba, emiten yang bergerak di bidang peralatan dan perlengkapan medis ini membukukan kenaikan laba usaha sebesar 31,8% YoY menjadi Rp 11,36 miliar.
Direktur PT Itama Ranoraya Tbk Pratoto Raharjo mengatakan realisasi pertumbuhan laba yang lebih besar menunjukkan terjadinya peningkatan marjin laba usaha IRRA di 9M2020 sebesar +137 bps atau naik menjadi 8,1%. EBITDA perseroan tercatat tumbuh 35,9% YoY menjadi Rp13,39 milar, dibandingkan perolehan 9M2019 sebesar Rp9,85 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMi82Ny8xMjQ0NjEvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kalau melihat performa kami, sampai kuartal III-2020, dengan pertumbuhan core net profit mencapai 40%-an, kami masih optimis untuk target sampai FY2020,&amp;rdquo; ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (13/11/2020).
Pratoto menambahkan, hingga akhir tahun menargetkan laba bersih inti perseroan mampu tumbuh di atas 20% atau mencapai Rp40 miliar. Pihaknya masih optimis mampu merealisasikan target tersebut.
Menurutnya, pola distribusi kinerja di kuartal empat tahun ini tidak  berbeda jauh dengan tahun lalu. Di mana kuartal ke-4 masih akan menjadi  kontribusi terbesar dibandingkan tiga kuartal lainnya.
&amp;ldquo;Order skala besar untuk jarum suntik ADS dan alat terapi plasma  darah realisasinya di kuartal IV. Kami juga memiliki tambahan produk  Antigen (Tes Diagnostik Covid-19) milik Abbot yang akan mulai kami  pasarkan di kuartal IV tahun ini. Insya Allah kami optimis bisa memenuhi  target di tahun ini&amp;rdquo; jelas Pratoto.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) membukukan pendapatan sebesar Rp141,06 miliar. Pendapatan tersebut meningkat 9,4% secara tahunan (year on year/yoy) jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp128,95 miliar.
Kontributor terbesar untuk pertumbuhan pendapatan tersebut berasal dari penjualan produk Non Elektromedik (Jarum Suntik) mengalami pertumbuhan sebesar 19,3% YoY atau menjadi Rp33,14 miliar. Sementara penjualan produk Diagnostik In Vitro tumbuh 6,5% YoY menjadi Rp107,77 miliar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kisah Pasutri Pembuat Vaksin Pfizer yang Mendadak Jadi Miliarder
Pada pos laba, emiten yang bergerak di bidang peralatan dan perlengkapan medis ini membukukan kenaikan laba usaha sebesar 31,8% YoY menjadi Rp 11,36 miliar.
Direktur PT Itama Ranoraya Tbk Pratoto Raharjo mengatakan realisasi pertumbuhan laba yang lebih besar menunjukkan terjadinya peningkatan marjin laba usaha IRRA di 9M2020 sebesar +137 bps atau naik menjadi 8,1%. EBITDA perseroan tercatat tumbuh 35,9% YoY menjadi Rp13,39 milar, dibandingkan perolehan 9M2019 sebesar Rp9,85 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMi82Ny8xMjQ0NjEvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kalau melihat performa kami, sampai kuartal III-2020, dengan pertumbuhan core net profit mencapai 40%-an, kami masih optimis untuk target sampai FY2020,&amp;rdquo; ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (13/11/2020).
Pratoto menambahkan, hingga akhir tahun menargetkan laba bersih inti perseroan mampu tumbuh di atas 20% atau mencapai Rp40 miliar. Pihaknya masih optimis mampu merealisasikan target tersebut.
Menurutnya, pola distribusi kinerja di kuartal empat tahun ini tidak  berbeda jauh dengan tahun lalu. Di mana kuartal ke-4 masih akan menjadi  kontribusi terbesar dibandingkan tiga kuartal lainnya.
&amp;ldquo;Order skala besar untuk jarum suntik ADS dan alat terapi plasma  darah realisasinya di kuartal IV. Kami juga memiliki tambahan produk  Antigen (Tes Diagnostik Covid-19) milik Abbot yang akan mulai kami  pasarkan di kuartal IV tahun ini. Insya Allah kami optimis bisa memenuhi  target di tahun ini&amp;rdquo; jelas Pratoto.</content:encoded></item></channel></rss>
