<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Sebar 2.447 Lulusan STAN di Pemda dan Kepolisian</title><description>Kementerian Keuangan merupakan bidang yang sangat penting dan strategis karena akan menjadi penggerak berbagai program.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/13/320/2308981/sri-mulyani-sebar-2-447-lulusan-stan-di-pemda-dan-kepolisian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/13/320/2308981/sri-mulyani-sebar-2-447-lulusan-stan-di-pemda-dan-kepolisian"/><item><title>Sri Mulyani Sebar 2.447 Lulusan STAN di Pemda dan Kepolisian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/13/320/2308981/sri-mulyani-sebar-2-447-lulusan-stan-di-pemda-dan-kepolisian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/13/320/2308981/sri-mulyani-sebar-2-447-lulusan-stan-di-pemda-dan-kepolisian</guid><pubDate>Jum'at 13 November 2020 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/13/320/2308981/sri-mulyani-sebar-2-447-lulusan-stan-di-pemda-dan-kepolisian-x0E4uQw1u3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/13/320/2308981/sri-mulyani-sebar-2-447-lulusan-stan-di-pemda-dan-kepolisian-x0E4uQw1u3.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan merupakan bidang yang sangat penting dan strategis karena akan menjadi penggerak berbagai program dan kegiatan dalam mencapai tujuan bersama yang muaranya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam rangka untuk terus menerus memperbaiki dan mengoptimalkan pengelolaan keuangan negara baik dalam APBN maupun APBD,  maka diperlukan adanya SDM yang kompeten dan handal.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Ungkap Pemimpin Era Transformasi Digital, Jawabannya Mengejutkan
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan Hadiyanto mengatakan Kementerian Keuangan telah merekrut putra-putri terbaik dari seluruh pelosok tanah air untuk dididik dalam proses akademik di PKN STAN.
&quot;Ini hasil pendidikan tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan di Kementerian Keuangan namun juga untuk memenuhi kebutuhan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah,&amp;rdquo; jelas Sekjen Kemenkeu dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (13/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNi82Ny8xMjM3NDgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hadiyanto menambahkan bahwa pengembangan dan penyediaan SDM untuk pengelolaan negara dari lulusan PKN STAN bahkan telah menjadi backbone dari program Kemenkeu Leaders Factory yang diinisiasi sejak tahun 2016. Dengan program tersebut, Kementerian Keuangan telah menempatkan 1.771 lulusan PKN STAN pada 44 Kementerian/Lembaga (K/L).
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan pada tahun 2018 melalui penilaian atasan langsung atas kinerja pegawai dari lulusan PKN STAN, diperoleh informasi bahwa skor kepuasaan atas kinerja pegawai dari lulusan PKN STAN adalah 4,19 dari skala 5. Selanjutnya evaluasi pada tahun 2019 skor kepuasannya meningkat menjadi 4,23. Menurut Hadiyanto, hal ini menunjukkan bahwa penempatan lulusan PKN STAN pada K/L telah sesuai dengan ekspektasi kinerja yang diharapkan.&amp;ldquo;Ada beberapa strength point yang dimiliki oleh lulusan PKN STAN  menurut persepsi atasan langsungnya yaitu antara lain mereka memiliki  kompetensi teknis yang baik yang terkait dengan pengelolaan keuangan  negara, dapat menyelesaikan tugas tepat waktu, menunjukkan etika yang  baik sikap ramah dan sopan serta melayani dengan berorientasi pada  kepuasan stakeholder,&amp;rdquo; kata Hadiyanto.
Pada tahun 2020 ini Kementerian Keuangan akan kembali mengalokasikan  lulusan PKN STAN ke K/L dan juga Pemda. Dari total ya lulusan yang telah  diwisuda tahun ini banyak 2.440 itu, 156 orang program D1 dan 2.291  program D3 sebanyak 1.014 akan dialokasikan ke K/L dan ke Pemda. Ada 24  instansi yang baru yang mendapatkan alokasi termasuk diantaranya  Kepolisian Republik Indonesia, 10 Pemda Provinsi, 2 Pemda Kabupaten, dan  1 Pemda Kota. Dengan demikian secara akumulatif pada tahun 2020  Kementerian Keuangan telah menempatkan 2.785 lulusan PKN STAN pada 68  instansi.
Hadiyanto menegaskan bahwa program pendidikan PKN STAN dari waktu ke  waktu terus dilakukan perbaikan agar menghasilkan lulusan terbaik yang  bisa mengisi kebutuhan instansi pemerintahan.
Para lulusan yang akan ditempatkan pada instansi K/L dan Pemda  merupakan lulusan dengan kualitas kualifikasi dan kompetensi yang sangat  baik. Sesuai dengan program studinya, mereka telah dibekali dengan  pengetahuan dan keterampilan khusus sehingga siap bekerja dalam bidang  pengelolaan keuangan negara, pengelolaan aset dan perpajakan baik pada  instansi yang menangani perencanaan, pelaksana dan pelaksanaan, anggaran  akuntansi dan pelaporan, maupun instansi yang menangani aset dan  pengelolaan BMN.
&amp;ldquo;Untuk itu dalam kesempatan yang baik ini kami ingin menyampaikan  kiranya para lulusan PKN STAN yang dapat diberdayakan dengan lebih  optimal. Jangan sampai ilmu dan kompetensi mereka belum sepenuhnya  dioptimalkan dalam penugasannya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan merupakan bidang yang sangat penting dan strategis karena akan menjadi penggerak berbagai program dan kegiatan dalam mencapai tujuan bersama yang muaranya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam rangka untuk terus menerus memperbaiki dan mengoptimalkan pengelolaan keuangan negara baik dalam APBN maupun APBD,  maka diperlukan adanya SDM yang kompeten dan handal.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Ungkap Pemimpin Era Transformasi Digital, Jawabannya Mengejutkan
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan Hadiyanto mengatakan Kementerian Keuangan telah merekrut putra-putri terbaik dari seluruh pelosok tanah air untuk dididik dalam proses akademik di PKN STAN.
&quot;Ini hasil pendidikan tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan di Kementerian Keuangan namun juga untuk memenuhi kebutuhan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah,&amp;rdquo; jelas Sekjen Kemenkeu dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (13/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNi82Ny8xMjM3NDgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hadiyanto menambahkan bahwa pengembangan dan penyediaan SDM untuk pengelolaan negara dari lulusan PKN STAN bahkan telah menjadi backbone dari program Kemenkeu Leaders Factory yang diinisiasi sejak tahun 2016. Dengan program tersebut, Kementerian Keuangan telah menempatkan 1.771 lulusan PKN STAN pada 44 Kementerian/Lembaga (K/L).
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan pada tahun 2018 melalui penilaian atasan langsung atas kinerja pegawai dari lulusan PKN STAN, diperoleh informasi bahwa skor kepuasaan atas kinerja pegawai dari lulusan PKN STAN adalah 4,19 dari skala 5. Selanjutnya evaluasi pada tahun 2019 skor kepuasannya meningkat menjadi 4,23. Menurut Hadiyanto, hal ini menunjukkan bahwa penempatan lulusan PKN STAN pada K/L telah sesuai dengan ekspektasi kinerja yang diharapkan.&amp;ldquo;Ada beberapa strength point yang dimiliki oleh lulusan PKN STAN  menurut persepsi atasan langsungnya yaitu antara lain mereka memiliki  kompetensi teknis yang baik yang terkait dengan pengelolaan keuangan  negara, dapat menyelesaikan tugas tepat waktu, menunjukkan etika yang  baik sikap ramah dan sopan serta melayani dengan berorientasi pada  kepuasan stakeholder,&amp;rdquo; kata Hadiyanto.
Pada tahun 2020 ini Kementerian Keuangan akan kembali mengalokasikan  lulusan PKN STAN ke K/L dan juga Pemda. Dari total ya lulusan yang telah  diwisuda tahun ini banyak 2.440 itu, 156 orang program D1 dan 2.291  program D3 sebanyak 1.014 akan dialokasikan ke K/L dan ke Pemda. Ada 24  instansi yang baru yang mendapatkan alokasi termasuk diantaranya  Kepolisian Republik Indonesia, 10 Pemda Provinsi, 2 Pemda Kabupaten, dan  1 Pemda Kota. Dengan demikian secara akumulatif pada tahun 2020  Kementerian Keuangan telah menempatkan 2.785 lulusan PKN STAN pada 68  instansi.
Hadiyanto menegaskan bahwa program pendidikan PKN STAN dari waktu ke  waktu terus dilakukan perbaikan agar menghasilkan lulusan terbaik yang  bisa mengisi kebutuhan instansi pemerintahan.
Para lulusan yang akan ditempatkan pada instansi K/L dan Pemda  merupakan lulusan dengan kualitas kualifikasi dan kompetensi yang sangat  baik. Sesuai dengan program studinya, mereka telah dibekali dengan  pengetahuan dan keterampilan khusus sehingga siap bekerja dalam bidang  pengelolaan keuangan negara, pengelolaan aset dan perpajakan baik pada  instansi yang menangani perencanaan, pelaksana dan pelaksanaan, anggaran  akuntansi dan pelaporan, maupun instansi yang menangani aset dan  pengelolaan BMN.
&amp;ldquo;Untuk itu dalam kesempatan yang baik ini kami ingin menyampaikan  kiranya para lulusan PKN STAN yang dapat diberdayakan dengan lebih  optimal. Jangan sampai ilmu dan kompetensi mereka belum sepenuhnya  dioptimalkan dalam penugasannya.</content:encoded></item></channel></rss>
