<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 BUMN Keroyokan Bangun Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp14,26 Triliun</title><description>Jalan Tol Yogyakarta-Bawen segera dibangun pada Agustus 2021</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/13/320/2309173/5-bumn-keroyokan-bangun-tol-yogyakarta-bawen-senilai-rp14-26-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/13/320/2309173/5-bumn-keroyokan-bangun-tol-yogyakarta-bawen-senilai-rp14-26-triliun"/><item><title>5 BUMN Keroyokan Bangun Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp14,26 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/13/320/2309173/5-bumn-keroyokan-bangun-tol-yogyakarta-bawen-senilai-rp14-26-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/13/320/2309173/5-bumn-keroyokan-bangun-tol-yogyakarta-bawen-senilai-rp14-26-triliun</guid><pubDate>Jum'at 13 November 2020 17:36 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/13/320/2309173/5-bumn-keroyokan-bangun-tol-yogyakarta-bawen-senilai-rp14-26-triliun-beGU8hCkPU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek Jalan Tol. (Foto: Okezone.com/PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/13/320/2309173/5-bumn-keroyokan-bangun-tol-yogyakarta-bawen-senilai-rp14-26-triliun-beGU8hCkPU.jpg</image><title>Proyek Jalan Tol. (Foto: Okezone.com/PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Jalan Tol Yogyakarta-Bawen segera dibangun pada Agustus 2021. Diharapkan proyek ini rampung kuartal III-2023.
Proyek tersebut pun dikerjakan konsorsium dari 5 perusahaan BUMN setelah memenangkan lelang. Konsorsium ini meliputi PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan porsi saham 60%, PT Adhi Karya (Persero) Tbk 12,5%, PT Waskita Karya (Persero) Tbk 12,5%, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk 12,5% dan PT Brantas Abipraya (Persero) 2,5%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tol Yogyakarta-Bawen Dimulai, Menteri Basuki: Enggak Ada Lagi Seremoni
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, jalan Tol Yogyakarta-Bawen masuk dalam Proyek Strategis Nasional. Proyek ini diusulkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada tanggal 7 Desember 2016 lalu
Adapun pelelangan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dimulai pada tanggal 25 November 2019. Penetapan pemenang, diumumkan pada tanggal 6 November 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Integrasi Tol Japek Layang, Tarif Naik Goceng Jadi Rp20.000
&quot;Dilanjutkan review studi kelayakan oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas pada tahun 2017. Jalan Tol Yogyakarta-Bawen ditetapkan sebagai proyek strategis nasional melalui Peraturan Presiden nomor 58 tahun 2017 dan ditetapkan pula sebagai proyek infrastruktur prioritas melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tanggal 31 Agustus 2017,&quot; ujarnya dalam penandatangan PPJT secara virtual, Jumat (13/11/2020)
Sementara itu, Direktur Utama Jasamarga Jogja Bawen Mirza Nurul Handayani mengatakan, untuk menggarap proyek tersebut pihaknya menyiapkan dana Rp14,26 triliun. Nantinya jalan tol ini akan memiliki panjang 75,82 kilometer (km).
&amp;ldquo;Kami menyiapkan investasi Rp14,26 triliun, untuk membangun tol Yogya-Bawen sepanjang 75,82 km, nantinya akan terdiri dari 2x2 jalur berupa rigid pavement,&amp;rdquo; ucapnya.
Adapun, rinciannya adalah seksi 1 Yogyakarta-Banyurejo sepanjang 8,25 Km. Kemudian Seksi 2 Banyurejo sampai Borobudur sepanjang 15,26 Km.Lalu ada seksi 3 dimulai dari Borobudur sampai Magelang sepanjang 8,08 Km. Selanjutnya, seksi 4 dimulai dari Magelang sampai Temanggung sepanjang 16,46 Km.
Kemudian seksi 5 dimulai dari Temanggung sampai Ambarawa sepanjang 22,56 Km. Selanjutnya, seksi 6 dimulai dari Ambarawa sampai Bawen sepanjang 5,21 Km.
Dalam pembangunannya, terdapat 5 Simpang Susun (SS) dan 1 Junction yang akan dibangun dimulai dari Junction Bawen yang akan terkoneksi dengan Jalan Tol Semarang-Solo, SS Ambarawa, SS Temanggung, SS Magelang, SS Borobudur hingga SS Banyurejo yang terhubung dengan Junction Sleman Kec Melati, Kab Sleman, DI Yogyakarta yang akan terkoneksi dengan jalan tol Solo -Yogyakarta&amp;ndash;YIA Kulon Progo.</description><content:encoded>JAKARTA - Jalan Tol Yogyakarta-Bawen segera dibangun pada Agustus 2021. Diharapkan proyek ini rampung kuartal III-2023.
Proyek tersebut pun dikerjakan konsorsium dari 5 perusahaan BUMN setelah memenangkan lelang. Konsorsium ini meliputi PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan porsi saham 60%, PT Adhi Karya (Persero) Tbk 12,5%, PT Waskita Karya (Persero) Tbk 12,5%, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk 12,5% dan PT Brantas Abipraya (Persero) 2,5%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tol Yogyakarta-Bawen Dimulai, Menteri Basuki: Enggak Ada Lagi Seremoni
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, jalan Tol Yogyakarta-Bawen masuk dalam Proyek Strategis Nasional. Proyek ini diusulkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada tanggal 7 Desember 2016 lalu
Adapun pelelangan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dimulai pada tanggal 25 November 2019. Penetapan pemenang, diumumkan pada tanggal 6 November 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Integrasi Tol Japek Layang, Tarif Naik Goceng Jadi Rp20.000
&quot;Dilanjutkan review studi kelayakan oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas pada tahun 2017. Jalan Tol Yogyakarta-Bawen ditetapkan sebagai proyek strategis nasional melalui Peraturan Presiden nomor 58 tahun 2017 dan ditetapkan pula sebagai proyek infrastruktur prioritas melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tanggal 31 Agustus 2017,&quot; ujarnya dalam penandatangan PPJT secara virtual, Jumat (13/11/2020)
Sementara itu, Direktur Utama Jasamarga Jogja Bawen Mirza Nurul Handayani mengatakan, untuk menggarap proyek tersebut pihaknya menyiapkan dana Rp14,26 triliun. Nantinya jalan tol ini akan memiliki panjang 75,82 kilometer (km).
&amp;ldquo;Kami menyiapkan investasi Rp14,26 triliun, untuk membangun tol Yogya-Bawen sepanjang 75,82 km, nantinya akan terdiri dari 2x2 jalur berupa rigid pavement,&amp;rdquo; ucapnya.
Adapun, rinciannya adalah seksi 1 Yogyakarta-Banyurejo sepanjang 8,25 Km. Kemudian Seksi 2 Banyurejo sampai Borobudur sepanjang 15,26 Km.Lalu ada seksi 3 dimulai dari Borobudur sampai Magelang sepanjang 8,08 Km. Selanjutnya, seksi 4 dimulai dari Magelang sampai Temanggung sepanjang 16,46 Km.
Kemudian seksi 5 dimulai dari Temanggung sampai Ambarawa sepanjang 22,56 Km. Selanjutnya, seksi 6 dimulai dari Ambarawa sampai Bawen sepanjang 5,21 Km.
Dalam pembangunannya, terdapat 5 Simpang Susun (SS) dan 1 Junction yang akan dibangun dimulai dari Junction Bawen yang akan terkoneksi dengan Jalan Tol Semarang-Solo, SS Ambarawa, SS Temanggung, SS Magelang, SS Borobudur hingga SS Banyurejo yang terhubung dengan Junction Sleman Kec Melati, Kab Sleman, DI Yogyakarta yang akan terkoneksi dengan jalan tol Solo -Yogyakarta&amp;ndash;YIA Kulon Progo.</content:encoded></item></channel></rss>
