<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Negosiasi GSP Berhasil, Produk Lokal Siap Ramaikan Pasar AS</title><description>ndonesia mendapat kabar gembira setelah Kementerian Perdagangan berhasil menyelesaikan mekanisme review GSP.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/15/320/2309805/negosiasi-gsp-berhasil-produk-lokal-siap-ramaikan-pasar-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/15/320/2309805/negosiasi-gsp-berhasil-produk-lokal-siap-ramaikan-pasar-as"/><item><title>Negosiasi GSP Berhasil, Produk Lokal Siap Ramaikan Pasar AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/15/320/2309805/negosiasi-gsp-berhasil-produk-lokal-siap-ramaikan-pasar-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/15/320/2309805/negosiasi-gsp-berhasil-produk-lokal-siap-ramaikan-pasar-as</guid><pubDate>Minggu 15 November 2020 09:11 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/15/320/2309805/negosiasi-gsp-berhasil-produk-lokal-siap-ramaikan-pasar-as-aKVGSdb7cf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/15/320/2309805/negosiasi-gsp-berhasil-produk-lokal-siap-ramaikan-pasar-as-aKVGSdb7cf.jpg</image><title>Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia mendapat kabar gembira setelah Kementerian Perdagangan berhasil menyelesaikan mekanisme review Generalized System of Preferences (GSP). Dengan keberhasilan itu, peluang produk-produk Indonesia untuk menembus pasar Amerika Serikat (AS) semakin besar.
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, keberhasilan ini sebagai hasil bersama antar kementerian. Apalagi hal ini ditugaskan langsung dari Presiden Joko Widodo.
Baca Juga:&amp;nbsp;China Tangguhkan Impor Ikan Indonesia Usai Terdeteksi Mengandung Covid-19
&amp;ldquo;Jajaran kami di Kementerian perdagangan sangat bekerja keras untuk hasil ini. Tetapi tentu saja peran kementerian lain seperti Kemenko Perekonomian, Kemenko Marves, Kemenlu, Kementan, Kemenperin, Kominfo dan lain-lain tidak bisa dilewatkan,&quot; kata Jerry Sambuaga, dalam keterangannya, Minggu (15/11/2020).
Jerry pun mengungkapkan terkait alotnya penyelesaian GSP kali ini. Alotnya perundingan karena ada beberapa isu krusial yang menjadi perhatian bersama menyangkut perlindungan data transaksi, dan aturan impor produk pertanian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNy82Ny8xMjQyMzcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Jerry mengatakan bahwa Kemendag terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk menyelesaikan isu-isu tersebut. Tujuannya agar tercapai kesamaan pemahaman di antara mereka.
&amp;ldquo;Pada prinsipnya kita semua menempatkan kepentingan nasional dan kepentingan rakyat sebagai inti dari perundingan mengenai GSP. Hanya ada sedikit kesamaan paradigma yang harus dibentuk. Artinya hanya pendekatannya saja yang berbeda, tetapi semangatnya sama. Syukur, kita bisa mencapai kesepakatan,&quot; kata Jerry.Menurut Jerry, yang menarik bagaimana menegosiasikan kepentingan  nasional. Jadi, perjalanan GSP bukan hanya mengenai bagaimana  menyeragamkan pemahaman secara internal tetapi juga bagaimana berhadapan  dengan mitra dagang.
Selama setahun terakhir, Wamendag mengatakan bahwa ia dan tim  perunding Indonesia beberapa kali ia bertemu dengan pihak USTR dan  Kementerian Pertanian Amerika Serikat. Ia mengibaratkan negosiasi  sebagai seni berdialog.
&amp;ldquo;Dalam perundingan perdagangan wajar kalau setiap negara mengangkat  kepentingan nasionalnya masing-masing. Bagaimana akhirnya  kepentingan-kepentingan nasional itu bertemu itulah seninya. Ada  mekanisme perundingan pada umumnya. Nah, perunding-perunding kita harus  diapresiasi karena berhasil menyelesaikan perundingan dengan menjaga  kepentingan nasional itu, &quot; tuturnya.
Presiden Joko Widodo sangat memberikan perhatian kepada isu GSP ini.  Bahkan Presiden paham sampai detailnya. Besarnya perhatian Presiden Joko  Widodo terhadap penyelesaian GSP menurut Wamendag karena Presiden  mengetahui benar apa manfaat GSP dan bagaimana seharusnya perundingan  ini diselesaikan.
&amp;ldquo;Jadi Presiden sangat mengikuti kerja perundingan kita soal GSP.  Bahkan saya kagum karena beliau paham detail-detailnya. Ketika saya  menghadap beliau, beliau tanyakan isu-isu perundingan satu per satu dan  biasanya beliau langsung tahu dan memberikan arahan bagaimana isu-isu  diselesaikan,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia mendapat kabar gembira setelah Kementerian Perdagangan berhasil menyelesaikan mekanisme review Generalized System of Preferences (GSP). Dengan keberhasilan itu, peluang produk-produk Indonesia untuk menembus pasar Amerika Serikat (AS) semakin besar.
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, keberhasilan ini sebagai hasil bersama antar kementerian. Apalagi hal ini ditugaskan langsung dari Presiden Joko Widodo.
Baca Juga:&amp;nbsp;China Tangguhkan Impor Ikan Indonesia Usai Terdeteksi Mengandung Covid-19
&amp;ldquo;Jajaran kami di Kementerian perdagangan sangat bekerja keras untuk hasil ini. Tetapi tentu saja peran kementerian lain seperti Kemenko Perekonomian, Kemenko Marves, Kemenlu, Kementan, Kemenperin, Kominfo dan lain-lain tidak bisa dilewatkan,&quot; kata Jerry Sambuaga, dalam keterangannya, Minggu (15/11/2020).
Jerry pun mengungkapkan terkait alotnya penyelesaian GSP kali ini. Alotnya perundingan karena ada beberapa isu krusial yang menjadi perhatian bersama menyangkut perlindungan data transaksi, dan aturan impor produk pertanian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNy82Ny8xMjQyMzcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Jerry mengatakan bahwa Kemendag terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk menyelesaikan isu-isu tersebut. Tujuannya agar tercapai kesamaan pemahaman di antara mereka.
&amp;ldquo;Pada prinsipnya kita semua menempatkan kepentingan nasional dan kepentingan rakyat sebagai inti dari perundingan mengenai GSP. Hanya ada sedikit kesamaan paradigma yang harus dibentuk. Artinya hanya pendekatannya saja yang berbeda, tetapi semangatnya sama. Syukur, kita bisa mencapai kesepakatan,&quot; kata Jerry.Menurut Jerry, yang menarik bagaimana menegosiasikan kepentingan  nasional. Jadi, perjalanan GSP bukan hanya mengenai bagaimana  menyeragamkan pemahaman secara internal tetapi juga bagaimana berhadapan  dengan mitra dagang.
Selama setahun terakhir, Wamendag mengatakan bahwa ia dan tim  perunding Indonesia beberapa kali ia bertemu dengan pihak USTR dan  Kementerian Pertanian Amerika Serikat. Ia mengibaratkan negosiasi  sebagai seni berdialog.
&amp;ldquo;Dalam perundingan perdagangan wajar kalau setiap negara mengangkat  kepentingan nasionalnya masing-masing. Bagaimana akhirnya  kepentingan-kepentingan nasional itu bertemu itulah seninya. Ada  mekanisme perundingan pada umumnya. Nah, perunding-perunding kita harus  diapresiasi karena berhasil menyelesaikan perundingan dengan menjaga  kepentingan nasional itu, &quot; tuturnya.
Presiden Joko Widodo sangat memberikan perhatian kepada isu GSP ini.  Bahkan Presiden paham sampai detailnya. Besarnya perhatian Presiden Joko  Widodo terhadap penyelesaian GSP menurut Wamendag karena Presiden  mengetahui benar apa manfaat GSP dan bagaimana seharusnya perundingan  ini diselesaikan.
&amp;ldquo;Jadi Presiden sangat mengikuti kerja perundingan kita soal GSP.  Bahkan saya kagum karena beliau paham detail-detailnya. Ketika saya  menghadap beliau, beliau tanyakan isu-isu perundingan satu per satu dan  biasanya beliau langsung tahu dan memberikan arahan bagaimana isu-isu  diselesaikan,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
