<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Tahan Godaan Diskon Akhir Tahun</title><description>Promo diskon besar-besaran yang ditawarkan oleh toko baik offline maupun online seringkali menjadi tantangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/15/622/2309899/tips-tahan-godaan-diskon-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/15/622/2309899/tips-tahan-godaan-diskon-akhir-tahun"/><item><title>Tips Tahan Godaan Diskon Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/15/622/2309899/tips-tahan-godaan-diskon-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/15/622/2309899/tips-tahan-godaan-diskon-akhir-tahun</guid><pubDate>Minggu 15 November 2020 20:19 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/15/622/2309899/tips-tahan-godaan-diskon-akhir-tahun-QxfvnxFTlp.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/15/622/2309899/tips-tahan-godaan-diskon-akhir-tahun-QxfvnxFTlp.jpeg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Promo diskon besar-besaran yang ditawarkan oleh toko baik offline maupun online seringkali menjadi tantangan yang sangat berat dalam pengelolaan keuangan. Karena sering kali, iming-iming barang dengan harga murah membuat iman goyah.
Apalagi jelang akhir tahun atau akhir bulan seperti saat ini. Beberapa toko juga sudah mulai menawarkan promo menarik yang bisa membuat iman goyah seperti promo 11:11 atau promo natal dan tahun baru nanti.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kalap Waktu Harbolnas, Begini Siasat Keuangan Supaya Cukup Sampai Gajian Nanti
Perencana Keuangan Safir Senduk mengatakan untuk mencegah agar tak tergoda dengan iming-iming diskon, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Misalnya adalah dengan mengubah mindset terhadap barang yang akan dibeli.
Maksudnya adalah dengan mengeluarkan uang hanya untuk barang yang dibutuhkan saja. Meskipun harga barang yang lain jauh lebih murah dibandingkan yang dibutuhkan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Karena menurutnya, jika membeli barang yang tidak dibutuhkan akan sangat rugi bagi keuangan. Sebab uang yang dikeluarkan terbuang percuma karena barang yang dibeli tidak terpakai meskipun harganya murah.
&quot;Jadi kalau saya maksud saya apa yang  harus kita lakukan ? Yang harus kita lakukan nomor 1 walau harga lagi diskon tapi kita enggak butuh sebenarnya rugi. Karena kita beli apa yang enggak kita butuhkan,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone.Lalu cara lainnya adalah hanya mengeluarkan uang jika memang sudah  sangat butuh terhadap suatu barang. Oleh karena itu, mulai sejak dini  untuk memisahkan antara barang yang sifatnya kebutuhan dan keinginan.
&quot;Kedua adalah, kalau kita butuh baru kita beli. Apa yang harus kita  lakukan, ya kita jadi bijak melihat mana yang betul-betul kita butuhkan,  mana yang betul-betul tidak kita butuhkan,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Promo diskon besar-besaran yang ditawarkan oleh toko baik offline maupun online seringkali menjadi tantangan yang sangat berat dalam pengelolaan keuangan. Karena sering kali, iming-iming barang dengan harga murah membuat iman goyah.
Apalagi jelang akhir tahun atau akhir bulan seperti saat ini. Beberapa toko juga sudah mulai menawarkan promo menarik yang bisa membuat iman goyah seperti promo 11:11 atau promo natal dan tahun baru nanti.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kalap Waktu Harbolnas, Begini Siasat Keuangan Supaya Cukup Sampai Gajian Nanti
Perencana Keuangan Safir Senduk mengatakan untuk mencegah agar tak tergoda dengan iming-iming diskon, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Misalnya adalah dengan mengubah mindset terhadap barang yang akan dibeli.
Maksudnya adalah dengan mengeluarkan uang hanya untuk barang yang dibutuhkan saja. Meskipun harga barang yang lain jauh lebih murah dibandingkan yang dibutuhkan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Karena menurutnya, jika membeli barang yang tidak dibutuhkan akan sangat rugi bagi keuangan. Sebab uang yang dikeluarkan terbuang percuma karena barang yang dibeli tidak terpakai meskipun harganya murah.
&quot;Jadi kalau saya maksud saya apa yang  harus kita lakukan ? Yang harus kita lakukan nomor 1 walau harga lagi diskon tapi kita enggak butuh sebenarnya rugi. Karena kita beli apa yang enggak kita butuhkan,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone.Lalu cara lainnya adalah hanya mengeluarkan uang jika memang sudah  sangat butuh terhadap suatu barang. Oleh karena itu, mulai sejak dini  untuk memisahkan antara barang yang sifatnya kebutuhan dan keinginan.
&quot;Kedua adalah, kalau kita butuh baru kita beli. Apa yang harus kita  lakukan, ya kita jadi bijak melihat mana yang betul-betul kita butuhkan,  mana yang betul-betul tidak kita butuhkan,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
