<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor RI Turun Tipis Jadi USD14,39 Miliar</title><description>adan Pusat Statistik (BPS) hari ini merilis angka neraca perdagangan pada Oktober2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/16/320/2310250/ekspor-ri-turun-tipis-jadi-usd14-39-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/16/320/2310250/ekspor-ri-turun-tipis-jadi-usd14-39-miliar"/><item><title>Ekspor RI Turun Tipis Jadi USD14,39 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/16/320/2310250/ekspor-ri-turun-tipis-jadi-usd14-39-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/16/320/2310250/ekspor-ri-turun-tipis-jadi-usd14-39-miliar</guid><pubDate>Senin 16 November 2020 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/16/320/2310250/ekspor-ri-turun-tipis-jadi-usd14-39-miliar-XYYON9fm1n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/16/320/2310250/ekspor-ri-turun-tipis-jadi-usd14-39-miliar-XYYON9fm1n.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini merilis angka neraca perdagangan pada Oktober2020. Dari sisi ekspor, BPS mencatat angkanya mencapai USD14,39 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 3,09% dibandingkan September 2020.
Sementara jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan sebesar -3,29%% (year on ear/yoy). Sebab angka ekspor pada Oktober 2019 mencapai USD14,88 miliar.
Baca Juga:&amp;nbsp;China Tangguhkan Impor Ikan Indonesia Usai Terdeteksi Mengandung Covid-19
&amp;ldquo;Ekspor pada bulan Oktober mencapai USD14,39 miliar atau naik 3,09% dibandingkan September bulan lalu,&amp;rdquo; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam rilis secara virtual, Senin (16/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjI0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Setianto menjelaskan, turunnya angka ekspor disebabkan oleh turunnya angka ekspor migas. Meskipun pada ekspor non migas mengalami peningkatan sebesar 3,54% dibandingkan September 2020.
Adapun ekspor migas mencatatkan penurunan sebesar 5,94% dari USD670 juta menjadi USD630 juta (month to month).  Sementara untuk ekspor migas jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan sebesar 26,89% dari USD860 juta menjadi USD630 juta.Sedangkan untuk ekspor non migas, jika dibandingkan bulan sebelumnya  mengalami kenaikan sebesar 3,54% dari USD13,29 miliar menjadi USD13,76  miliar (month to month/MtM). Sementara jika dibandingkan periode yang  sama tahun lalu justru mengalami penurunan 1,84% dari USD14,02 miliar  menjadi USD13,76 miliar.
&amp;ldquo;Kalau kita lihat perkembangan bulan ke bulan ekspor menunjukkan tren  bulan ini meningkat dibandingkan September. Jadi ada kecenderungan  meningkat jika dibandingkan September,Agustus dan beberapa bulan lalu,&amp;rdquo;  jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini merilis angka neraca perdagangan pada Oktober2020. Dari sisi ekspor, BPS mencatat angkanya mencapai USD14,39 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 3,09% dibandingkan September 2020.
Sementara jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan sebesar -3,29%% (year on ear/yoy). Sebab angka ekspor pada Oktober 2019 mencapai USD14,88 miliar.
Baca Juga:&amp;nbsp;China Tangguhkan Impor Ikan Indonesia Usai Terdeteksi Mengandung Covid-19
&amp;ldquo;Ekspor pada bulan Oktober mencapai USD14,39 miliar atau naik 3,09% dibandingkan September bulan lalu,&amp;rdquo; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam rilis secara virtual, Senin (16/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjI0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Setianto menjelaskan, turunnya angka ekspor disebabkan oleh turunnya angka ekspor migas. Meskipun pada ekspor non migas mengalami peningkatan sebesar 3,54% dibandingkan September 2020.
Adapun ekspor migas mencatatkan penurunan sebesar 5,94% dari USD670 juta menjadi USD630 juta (month to month).  Sementara untuk ekspor migas jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan sebesar 26,89% dari USD860 juta menjadi USD630 juta.Sedangkan untuk ekspor non migas, jika dibandingkan bulan sebelumnya  mengalami kenaikan sebesar 3,54% dari USD13,29 miliar menjadi USD13,76  miliar (month to month/MtM). Sementara jika dibandingkan periode yang  sama tahun lalu justru mengalami penurunan 1,84% dari USD14,02 miliar  menjadi USD13,76 miliar.
&amp;ldquo;Kalau kita lihat perkembangan bulan ke bulan ekspor menunjukkan tren  bulan ini meningkat dibandingkan September. Jadi ada kecenderungan  meningkat jika dibandingkan September,Agustus dan beberapa bulan lalu,&amp;rdquo;  jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
