<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Karpet Merah untuk Investor, Ini Sederet Jurus BKPM Gairahkan Investasi RI</title><description>BKPM menyiapkan lima strategi untuk memfasilitasi para investor agar  tetap menanamkan modalnya di Indonesia di tengah pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/16/320/2310411/karpet-merah-untuk-investor-ini-sederet-jurus-bkpm-gairahkan-investasi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/16/320/2310411/karpet-merah-untuk-investor-ini-sederet-jurus-bkpm-gairahkan-investasi-ri"/><item><title>Karpet Merah untuk Investor, Ini Sederet Jurus BKPM Gairahkan Investasi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/16/320/2310411/karpet-merah-untuk-investor-ini-sederet-jurus-bkpm-gairahkan-investasi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/16/320/2310411/karpet-merah-untuk-investor-ini-sederet-jurus-bkpm-gairahkan-investasi-ri</guid><pubDate>Senin 16 November 2020 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/16/320/2310411/karpet-merah-untuk-investor-ini-sederet-jurus-bkpm-gairahkan-investasi-ri-n6nsIC9Wnh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/16/320/2310411/karpet-merah-untuk-investor-ini-sederet-jurus-bkpm-gairahkan-investasi-ri-n6nsIC9Wnh.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyiapkan lima strategi untuk memfasilitasi para investor agar tetap menanamkan modalnya di Indonesia di tengah pandemi Covid-19.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, langkah pertama yang dilakukan BKPM adalah dengan mempromosikan berbagai potensi sumber daya di Indonesia yang bisa dimanfaatkan para investor.
Baca Juga: Ini 10 Orang Terkaya di China Era Covid-19
&quot;Indonesia adalah negara yang mempunyai sumber daya alam luar biasa baik dari sisi laut, maupun hutan, cadangan tambang, pariwisata dan sebagainya,&quot; kata Bahlil dalam West Java Investment Summit 2020 secara virtual di Jakarta, Senin (16/11/2020).
Setelah langkah promosi, BKPM akan melakukan pengawalan dalam layanan perizinan agar investor tidak kesulitan mengurus izin. Dia menjelaskan, jika, investor mau berinvestasi di kawasan industri, maka semua izinnya akan diurus BKPM dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQyMDAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Ketiga, setelah kita melakukan perizinan semuanya kita akan mengawal sampai dalam financial closing. Ketika ada masalah apa kita akan bantu, BKPM akan bantu,&quot; tambah Bahlil.
Bahlil menegaskan bahwa pihak BKPM akan mengawal investor secara end to end dalam realisasi investasi. Langkah selanjutnya adalah memastikan investasi yang digelontorkan sudah berjalan atau setidaknya hingga tahap produksi.&quot;Kami akan mengawal sampai dengan bagaimana investasinya bisa  dieksekusi, ketika dia membangun konstruksi, ketika dalam proses  penyelesaian ada masalah baik BKPM maupun DPMPTSP sudah berkomitmen  melayani investor,&quot; tandasnya.
Bahlil mengakui bahwa dalam praktiknya, hal ini memang tidak mudah.  Ada beberapa kendala yang harus dihadapi seperti pengusaha yang ingin  adanya kecepatan, transparansi, efisiensi, hingga kemudahan. Dia  memastikan keempat keinginan pengusaha tersebut juga akan diperhatikan.
&quot;Kalau keempat keinginan terwujud, baik pemerintah pusat maupun Pemda  bisa melakukan dengan baik, maka saya yakinkan bahwa Indonesia akan  menuju suatu babak baru, akan memenangkan kompetisi dalam konteks  investasi. Khususnya di Asia Tenggara dan global pada umumnya,&quot; tutur  Bahlil.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyiapkan lima strategi untuk memfasilitasi para investor agar tetap menanamkan modalnya di Indonesia di tengah pandemi Covid-19.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, langkah pertama yang dilakukan BKPM adalah dengan mempromosikan berbagai potensi sumber daya di Indonesia yang bisa dimanfaatkan para investor.
Baca Juga: Ini 10 Orang Terkaya di China Era Covid-19
&quot;Indonesia adalah negara yang mempunyai sumber daya alam luar biasa baik dari sisi laut, maupun hutan, cadangan tambang, pariwisata dan sebagainya,&quot; kata Bahlil dalam West Java Investment Summit 2020 secara virtual di Jakarta, Senin (16/11/2020).
Setelah langkah promosi, BKPM akan melakukan pengawalan dalam layanan perizinan agar investor tidak kesulitan mengurus izin. Dia menjelaskan, jika, investor mau berinvestasi di kawasan industri, maka semua izinnya akan diurus BKPM dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQyMDAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Ketiga, setelah kita melakukan perizinan semuanya kita akan mengawal sampai dalam financial closing. Ketika ada masalah apa kita akan bantu, BKPM akan bantu,&quot; tambah Bahlil.
Bahlil menegaskan bahwa pihak BKPM akan mengawal investor secara end to end dalam realisasi investasi. Langkah selanjutnya adalah memastikan investasi yang digelontorkan sudah berjalan atau setidaknya hingga tahap produksi.&quot;Kami akan mengawal sampai dengan bagaimana investasinya bisa  dieksekusi, ketika dia membangun konstruksi, ketika dalam proses  penyelesaian ada masalah baik BKPM maupun DPMPTSP sudah berkomitmen  melayani investor,&quot; tandasnya.
Bahlil mengakui bahwa dalam praktiknya, hal ini memang tidak mudah.  Ada beberapa kendala yang harus dihadapi seperti pengusaha yang ingin  adanya kecepatan, transparansi, efisiensi, hingga kemudahan. Dia  memastikan keempat keinginan pengusaha tersebut juga akan diperhatikan.
&quot;Kalau keempat keinginan terwujud, baik pemerintah pusat maupun Pemda  bisa melakukan dengan baik, maka saya yakinkan bahwa Indonesia akan  menuju suatu babak baru, akan memenangkan kompetisi dalam konteks  investasi. Khususnya di Asia Tenggara dan global pada umumnya,&quot; tutur  Bahlil.</content:encoded></item></channel></rss>
