<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut Sindir Pejabat Hadir pada Kerumunan Massa di Jakarta</title><description>i Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepada semua masyarakat agar tidak melakukan kerumunan serta pelanggaran protokol kesehatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/17/320/2310856/menko-luhut-sindir-pejabat-hadir-pada-kerumunan-massa-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/17/320/2310856/menko-luhut-sindir-pejabat-hadir-pada-kerumunan-massa-di-jakarta"/><item><title>Menko Luhut Sindir Pejabat Hadir pada Kerumunan Massa di Jakarta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/17/320/2310856/menko-luhut-sindir-pejabat-hadir-pada-kerumunan-massa-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/17/320/2310856/menko-luhut-sindir-pejabat-hadir-pada-kerumunan-massa-di-jakarta</guid><pubDate>Selasa 17 November 2020 11:25 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/17/320/2310856/menko-luhut-sindir-pejabat-hadir-pada-kerumunan-massa-di-jakarta-Y9VulIOOmk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/17/320/2310856/menko-luhut-sindir-pejabat-hadir-pada-kerumunan-massa-di-jakarta-Y9VulIOOmk.jpg</image><title>Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Budang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepada semua masyarakat agar tidak melakukan kerumunan serta pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang timbulkan klaster baru.
Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu menyayangkan terjadinya kerumunan di Jakarta pada beberapa hari yang lalu.
Baca Juga: 2 Vaksin Covid-19 Diklaim Sangat Manjur, Pandemi Segera Berakhir?
 
&quot;Kita tidak ingin ada kerumunan. Hal ini penyebab klaster baru dan ini sudah ada evidence (bukti),&quot; ujar dia dalam webinar tentang Cipta Kerja, Selasa (17/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi8xLzEyNDYzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia juga menjelaskan pada kerumunan itu ada pejabat yang hadir. Bahkan pejabat yang pulang dari luar negeri tidak melakukan karantina sesuai arahan satgas Covid-19 yang harus karantina selama satu Minggu.
&quot;Dan masyarakat harus patuh pada protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan serta jaga jarak,&quot; tandas dia.Sebelumnya, ulama kondang Habib Rizieq Shihab menggelar Maulid Nabi  serta acara pernikahan anaknya yang menyebabkan kerumunan massa di  Petamburan, Jakarta. Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM  (Menkopolhukam) Mahfud MD menyesalkan kejadian tersebut.
Menurut Mahfud, kerumunan seperti itu tidak seharusnya terjadi pada  masa pandemi Covid-19. &quot;Pemerintah menyesalkan terjadinya protokol  kesehatan pada pesta pernikahan dan peringatan Maulid Nabi di Petamburan  Jakarta Pusat,&quot; ujarnya dalam konferensi pers.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Budang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepada semua masyarakat agar tidak melakukan kerumunan serta pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang timbulkan klaster baru.
Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu menyayangkan terjadinya kerumunan di Jakarta pada beberapa hari yang lalu.
Baca Juga: 2 Vaksin Covid-19 Diklaim Sangat Manjur, Pandemi Segera Berakhir?
 
&quot;Kita tidak ingin ada kerumunan. Hal ini penyebab klaster baru dan ini sudah ada evidence (bukti),&quot; ujar dia dalam webinar tentang Cipta Kerja, Selasa (17/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi8xLzEyNDYzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia juga menjelaskan pada kerumunan itu ada pejabat yang hadir. Bahkan pejabat yang pulang dari luar negeri tidak melakukan karantina sesuai arahan satgas Covid-19 yang harus karantina selama satu Minggu.
&quot;Dan masyarakat harus patuh pada protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan serta jaga jarak,&quot; tandas dia.Sebelumnya, ulama kondang Habib Rizieq Shihab menggelar Maulid Nabi  serta acara pernikahan anaknya yang menyebabkan kerumunan massa di  Petamburan, Jakarta. Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM  (Menkopolhukam) Mahfud MD menyesalkan kejadian tersebut.
Menurut Mahfud, kerumunan seperti itu tidak seharusnya terjadi pada  masa pandemi Covid-19. &quot;Pemerintah menyesalkan terjadinya protokol  kesehatan pada pesta pernikahan dan peringatan Maulid Nabi di Petamburan  Jakarta Pusat,&quot; ujarnya dalam konferensi pers.</content:encoded></item></channel></rss>
