<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut Tolak Tawaran Utang dari Bank Dunia</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pihaknya ditawari bantuan dana dari Bank Dunia atau World Bank untuk sektor kesehatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/17/320/2310973/menko-luhut-tolak-tawaran-utang-dari-bank-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/17/320/2310973/menko-luhut-tolak-tawaran-utang-dari-bank-dunia"/><item><title>Menko Luhut Tolak Tawaran Utang dari Bank Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/17/320/2310973/menko-luhut-tolak-tawaran-utang-dari-bank-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/17/320/2310973/menko-luhut-tolak-tawaran-utang-dari-bank-dunia</guid><pubDate>Selasa 17 November 2020 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/17/320/2310973/menko-luhut-tolak-tawaran-utang-dari-bank-dunia-XkimJXK1bA.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/17/320/2310973/menko-luhut-tolak-tawaran-utang-dari-bank-dunia-XkimJXK1bA.jpeg</image><title>Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pihaknya ditawari bantuan dana dari Bank Dunia atau World Bank untuk sektor kesehatan. Bantuan itu ditawarkan saat Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu sedang melakukan kunjungan kerja di Amerika Serikat (AS).
Baca Juga:&amp;nbsp;Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp5.759 Triliun, Ini Rinciannya&amp;nbsp;
Namun Indonesia memutuskan menolak bantuan itu. Dikarenakan pemerintah Indonesia mampu mengatasi masalah pandemi Covid-19.
&quot;Jadi mengenai kesehatan, saya singgung kepada World Bank. World Bank menawarkan banyak sekali bantuan, tapi saya katakan kita cukup,&quot; ujar dia webinar Cipta Kerja Universitas Gadjah Mada, Selasa (17/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMy82Ny8xMjM2MzYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia juga menjelaskan bahwa pihak World Bank, sudah menyiapkan anggaran untuk kebutuhan vaksinasi tersebut. Akan tetapi Menko Luhut tetap menolak.
&quot;Apabila untuk sektor kesehatan, kami menolak tawaran World Bank itu. Tapi kami mempersilakan mereka memberikan bantuan untuk program lingkungan,&quot; tandas dia.Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan total  dana yang telah dianggarkan pemerintah untuk pengelolaan vaksin mencapai  Rp34,23 triliun. Anggaran itu berasal dari dana cadangan penanganan  kesehatan sebesar Rp5 triliun dan vaksin Covid-19 mencapai Rp29,23  triliun.
&quot;Totalnya mencapai Rp5 triliun plus Rp29,23 triliun untuk program  vaksinasi tahun depan,&quot; kata dia dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR  di Jakarta.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pihaknya ditawari bantuan dana dari Bank Dunia atau World Bank untuk sektor kesehatan. Bantuan itu ditawarkan saat Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu sedang melakukan kunjungan kerja di Amerika Serikat (AS).
Baca Juga:&amp;nbsp;Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp5.759 Triliun, Ini Rinciannya&amp;nbsp;
Namun Indonesia memutuskan menolak bantuan itu. Dikarenakan pemerintah Indonesia mampu mengatasi masalah pandemi Covid-19.
&quot;Jadi mengenai kesehatan, saya singgung kepada World Bank. World Bank menawarkan banyak sekali bantuan, tapi saya katakan kita cukup,&quot; ujar dia webinar Cipta Kerja Universitas Gadjah Mada, Selasa (17/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMy82Ny8xMjM2MzYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia juga menjelaskan bahwa pihak World Bank, sudah menyiapkan anggaran untuk kebutuhan vaksinasi tersebut. Akan tetapi Menko Luhut tetap menolak.
&quot;Apabila untuk sektor kesehatan, kami menolak tawaran World Bank itu. Tapi kami mempersilakan mereka memberikan bantuan untuk program lingkungan,&quot; tandas dia.Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan total  dana yang telah dianggarkan pemerintah untuk pengelolaan vaksin mencapai  Rp34,23 triliun. Anggaran itu berasal dari dana cadangan penanganan  kesehatan sebesar Rp5 triliun dan vaksin Covid-19 mencapai Rp29,23  triliun.
&quot;Totalnya mencapai Rp5 triliun plus Rp29,23 triliun untuk program  vaksinasi tahun depan,&quot; kata dia dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR  di Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
