<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dikasih Modal Negara Rp5 Triliun, PLN Baru Gunakan 60%</title><description>PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) diberikan PMN Rp5 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311618/dikasih-modal-negara-rp5-triliun-pln-baru-gunakan-60</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311618/dikasih-modal-negara-rp5-triliun-pln-baru-gunakan-60"/><item><title>Dikasih Modal Negara Rp5 Triliun, PLN Baru Gunakan 60%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311618/dikasih-modal-negara-rp5-triliun-pln-baru-gunakan-60</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311618/dikasih-modal-negara-rp5-triliun-pln-baru-gunakan-60</guid><pubDate>Rabu 18 November 2020 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/18/320/2311618/dikasih-modal-negara-rp5-triliun-pln-baru-gunakan-60-LfQH3gWmG5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PLN Dapat Penyertaan Modal Negara Rp5 Triliun. (Foto: Okezone.com/PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/18/320/2311618/dikasih-modal-negara-rp5-triliun-pln-baru-gunakan-60-LfQH3gWmG5.jpg</image><title>PLN Dapat Penyertaan Modal Negara Rp5 Triliun. (Foto: Okezone.com/PLN)</title></images><description>JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mencatat realisasi Penyertaan Modal Negara (PMN) pada tahun ini baru terserap 60% dengan total anggaran yang diberikan Rp5 triliun. Realisasi PMN ini tercatat hingga Oktober 2020.
Serapan 60% untuk proyek pembangkit transmisi dan distribusi listrik desa. Meski begitu, realisasi PMN tahun ini tercatat lebih kecil daripada serapan pada 2019 yang mencapai 87,3% dari total anggaran yang diterima sebesar Rp6,5 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;PLN Kantongi Rp721 Juta/Hari dari Jaringan Transmisi Pondok Indah-Tangsel
&quot;PMN 2019 sebesar Rp6,5 triliun terserap 87,3% pada proyek transmisi, gardu induk, dan distribusi listrik pedesaan. Sementara, PMN 2020 sebesar Rp5 triliun, realisasi hingga Oktober 2020 sebesar 60% pada proyek pembangkit transmisi dan distribusi listrik desa,&quot; ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam RDP bersama Komisi XI DPR, Rabu (18/11/2020).
Sebelumnya, pemerintah menyepakati pemberian PMN senilai Rp5 triliun kepada PLN. Suntikan modal ini masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Baca Juga:&amp;nbsp;Tukar Tanah, PLN Pakai Lahan TNI AL Bangun Gardu Listrik
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, suntikan modal dari negara digunakan untuk pengembangan energi terbarukan.
&quot;Jadi di Indonesia, Kementerian Keuangan menyediakan suntikan modal negara atau PMN. Di mana PMN ini harus didedikasikan dan difokuskan untuk lebih mendukung energi terbarukan,&quot; ujar dia.
Dia juga mencatat, saat ini potensi energi terbarukan mencapai 442 gigawatt. Dan Indonesia baru memanfaatkan sebesar 10,4 gigawatt atau setara dengan 2,4%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8xMS8xNS80LzEyMTAyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmawarta mengatakan, realisasi&amp;nbsp;Penyertaan Modal Negara (PMN)&amp;nbsp;hingga 10 November 2020 telah mencapai Rp16,95 triliun. Dana talangan ini telah diberikan kepada sejumlah perseroan pleat merah.
&amp;ldquo;Sampai 10 November 2020 telah dilakukan realisasi PMN sebesar Rp16,95 triliun,&amp;rdquo; katanya.
Isa memaparkan, dana talangan tersebut telah diberikan kepada PT PLN (Persero) sebesar Rp5 triliun serta PT Permodalan Nasional Madani (PNM) (Persero) senilai Rp1 triliun .</description><content:encoded>JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mencatat realisasi Penyertaan Modal Negara (PMN) pada tahun ini baru terserap 60% dengan total anggaran yang diberikan Rp5 triliun. Realisasi PMN ini tercatat hingga Oktober 2020.
Serapan 60% untuk proyek pembangkit transmisi dan distribusi listrik desa. Meski begitu, realisasi PMN tahun ini tercatat lebih kecil daripada serapan pada 2019 yang mencapai 87,3% dari total anggaran yang diterima sebesar Rp6,5 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;PLN Kantongi Rp721 Juta/Hari dari Jaringan Transmisi Pondok Indah-Tangsel
&quot;PMN 2019 sebesar Rp6,5 triliun terserap 87,3% pada proyek transmisi, gardu induk, dan distribusi listrik pedesaan. Sementara, PMN 2020 sebesar Rp5 triliun, realisasi hingga Oktober 2020 sebesar 60% pada proyek pembangkit transmisi dan distribusi listrik desa,&quot; ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam RDP bersama Komisi XI DPR, Rabu (18/11/2020).
Sebelumnya, pemerintah menyepakati pemberian PMN senilai Rp5 triliun kepada PLN. Suntikan modal ini masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Baca Juga:&amp;nbsp;Tukar Tanah, PLN Pakai Lahan TNI AL Bangun Gardu Listrik
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, suntikan modal dari negara digunakan untuk pengembangan energi terbarukan.
&quot;Jadi di Indonesia, Kementerian Keuangan menyediakan suntikan modal negara atau PMN. Di mana PMN ini harus didedikasikan dan difokuskan untuk lebih mendukung energi terbarukan,&quot; ujar dia.
Dia juga mencatat, saat ini potensi energi terbarukan mencapai 442 gigawatt. Dan Indonesia baru memanfaatkan sebesar 10,4 gigawatt atau setara dengan 2,4%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8xMS8xNS80LzEyMTAyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmawarta mengatakan, realisasi&amp;nbsp;Penyertaan Modal Negara (PMN)&amp;nbsp;hingga 10 November 2020 telah mencapai Rp16,95 triliun. Dana talangan ini telah diberikan kepada sejumlah perseroan pleat merah.
&amp;ldquo;Sampai 10 November 2020 telah dilakukan realisasi PMN sebesar Rp16,95 triliun,&amp;rdquo; katanya.
Isa memaparkan, dana talangan tersebut telah diberikan kepada PT PLN (Persero) sebesar Rp5 triliun serta PT Permodalan Nasional Madani (PNM) (Persero) senilai Rp1 triliun .</content:encoded></item></channel></rss>
