<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Penyebab Harga Obat di Indonesia Mahal</title><description>PT Biofarma mengungkapkan penyebab harga obat melambung tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311828/ini-penyebab-harga-obat-di-indonesia-mahal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311828/ini-penyebab-harga-obat-di-indonesia-mahal"/><item><title>Ini Penyebab Harga Obat di Indonesia Mahal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311828/ini-penyebab-harga-obat-di-indonesia-mahal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311828/ini-penyebab-harga-obat-di-indonesia-mahal</guid><pubDate>Rabu 18 November 2020 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/18/320/2311828/ini-penyebab-harga-obat-di-indonesia-mahal-MGJdg5RzYh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Obat (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/18/320/2311828/ini-penyebab-harga-obat-di-indonesia-mahal-MGJdg5RzYh.jpg</image><title>Obat (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - PT Biofarma mengungkapkan penyebab harga obat melambung tinggi. Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan impor bahan baku obat yang dilakukan oleh pemerintah masih tinggi.
Baca Juga: Impor Masih Tinggi, Indonesia Darurat Pabrik Bahan Baku Obat?
&quot;Kalau kita lihat ini memang impor bahan baku obat masih tinggi karena itu harga obat masih mahal,&quot; ujar Honesti dalam rapat virtual dengan DPR, Jakarta, Kamis (18/11/2020).
Kata dia, dibutuhkan kepastian dan kesiapan kebijakan pemerintah dalam memprioritaskan penggunaan obat dan bahan baku produksi dalam negeri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xOC8xLzEyNDcwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tujuannya untuk menjamin profitabilitas ataupun kelangsungan dari produk dalam negeri tersebut,&quot; katanya.
Dia pun menambahkan saat ini alat kesehatan masih dilakukan impor. Ini untuk penanganan virus Covid-19. Menurutnya sudah banyak inovasi anak negeri. Sayangnya mereka kalah bersaing dengan produk impor.
&quot;Banyak inovasi-inovasi anak negeri yang sudah dikeluarkan untuk  membikin alkes-alkes untuk penanganan Covid-19, tapi kita masih kalah  bersaing dengan impor karena memang keran impor itu masih dibuka oleh  pemerintah,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Biofarma mengungkapkan penyebab harga obat melambung tinggi. Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan impor bahan baku obat yang dilakukan oleh pemerintah masih tinggi.
Baca Juga: Impor Masih Tinggi, Indonesia Darurat Pabrik Bahan Baku Obat?
&quot;Kalau kita lihat ini memang impor bahan baku obat masih tinggi karena itu harga obat masih mahal,&quot; ujar Honesti dalam rapat virtual dengan DPR, Jakarta, Kamis (18/11/2020).
Kata dia, dibutuhkan kepastian dan kesiapan kebijakan pemerintah dalam memprioritaskan penggunaan obat dan bahan baku produksi dalam negeri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xOC8xLzEyNDcwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tujuannya untuk menjamin profitabilitas ataupun kelangsungan dari produk dalam negeri tersebut,&quot; katanya.
Dia pun menambahkan saat ini alat kesehatan masih dilakukan impor. Ini untuk penanganan virus Covid-19. Menurutnya sudah banyak inovasi anak negeri. Sayangnya mereka kalah bersaing dengan produk impor.
&quot;Banyak inovasi-inovasi anak negeri yang sudah dikeluarkan untuk  membikin alkes-alkes untuk penanganan Covid-19, tapi kita masih kalah  bersaing dengan impor karena memang keran impor itu masih dibuka oleh  pemerintah,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
