<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Genjot Daya Saing Sektor IKM, Kemenperin Bentuk Ekosistem Startup</title><description>Kementerian Perindustrian aktif memacu pertumbuhan usaha rintisan (startup) agar dapat menopang pengembangan sektor industri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311929/genjot-daya-saing-sektor-ikm-kemenperin-bentuk-ekosistem-startup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311929/genjot-daya-saing-sektor-ikm-kemenperin-bentuk-ekosistem-startup"/><item><title>Genjot Daya Saing Sektor IKM, Kemenperin Bentuk Ekosistem Startup</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311929/genjot-daya-saing-sektor-ikm-kemenperin-bentuk-ekosistem-startup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311929/genjot-daya-saing-sektor-ikm-kemenperin-bentuk-ekosistem-startup</guid><pubDate>Rabu 18 November 2020 21:02 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/18/320/2311929/genjot-daya-saing-sektor-ikm-kemenperin-bentuk-ekosistem-startup-kXpIKqb1Uj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Startup (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/18/320/2311929/genjot-daya-saing-sektor-ikm-kemenperin-bentuk-ekosistem-startup-kXpIKqb1Uj.jpg</image><title>Startup (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perindustrian aktif memacu pertumbuhan usaha rintisan (startup) agar dapat menopang pengembangan sektor industri di dalam negeri, termasuk industri kecil menengah (IKM). Untuk itu, Kemenperin merasa perlu mewujudkan ekosistem startup di Indonesia yang didukung oleh sinergi pemerintah, swasta, dan akademisi.
Baca Juga: Bos OJK Ingin Bikin Sandbox ala Drama Korea 'Start Up'
 
&amp;ldquo;Indonesia merupakan salah satu pasar yang besar dan potensial untuk pengembangan teknologi digital. Oleh karena itu, pemerintah telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0 sebagai kesiapan kita memasuki era industri 4.0,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsih di Jakarta, Rabu (18/11/2020).
Merujuk laporan Global Startup Ecosystem Report (GSER) 2020, Indonesia berada di peringkat kedua Top 100 Emerging Ecosystem. Artinya, Indonesia menjadi salah satu negara yang dilirik investor untuk memberikan investasinya pada startup lokal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNC8xMS8yMi85Mzc5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun langkah strategis yang telah dijalankan Kemenperin guna menumbuhkan startup di dalam negeri, antara lain adalah menyelenggarakan program Startup4Industry pada tahun 2018 dan 2019 lalu. Kegiatan ini berhasil menorehkan sejumlah pencapaian gemilang, di antaranya jumlah peserta kompetisi yang mencapai 220 startup.

&amp;ldquo;Selain itu, terdapat 15 proyek implementasi yang sudah dikerjakan  startup di 26 sektor IKM dengan memakai solusi teknologi dari startup  binaan kami,&amp;rdquo; ungkap Gati. Berikutnya, MSMB selaku finalis  Startup4Industry tahun 2018, berhasil menjuarai Hermes Startup Award  2020 sebagai kompetisi tingkat internasional yang diselenggarakan  pertama kali oleh Deutsche Messe, penyelenggara Hannover Messe.
Bahkan, terdapat startup binaan Kemenperin yang telah berkolaborasi dengan perusahaan IKM untuk penerapan teknologinya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perindustrian aktif memacu pertumbuhan usaha rintisan (startup) agar dapat menopang pengembangan sektor industri di dalam negeri, termasuk industri kecil menengah (IKM). Untuk itu, Kemenperin merasa perlu mewujudkan ekosistem startup di Indonesia yang didukung oleh sinergi pemerintah, swasta, dan akademisi.
Baca Juga: Bos OJK Ingin Bikin Sandbox ala Drama Korea 'Start Up'
 
&amp;ldquo;Indonesia merupakan salah satu pasar yang besar dan potensial untuk pengembangan teknologi digital. Oleh karena itu, pemerintah telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0 sebagai kesiapan kita memasuki era industri 4.0,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsih di Jakarta, Rabu (18/11/2020).
Merujuk laporan Global Startup Ecosystem Report (GSER) 2020, Indonesia berada di peringkat kedua Top 100 Emerging Ecosystem. Artinya, Indonesia menjadi salah satu negara yang dilirik investor untuk memberikan investasinya pada startup lokal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNC8xMS8yMi85Mzc5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun langkah strategis yang telah dijalankan Kemenperin guna menumbuhkan startup di dalam negeri, antara lain adalah menyelenggarakan program Startup4Industry pada tahun 2018 dan 2019 lalu. Kegiatan ini berhasil menorehkan sejumlah pencapaian gemilang, di antaranya jumlah peserta kompetisi yang mencapai 220 startup.

&amp;ldquo;Selain itu, terdapat 15 proyek implementasi yang sudah dikerjakan  startup di 26 sektor IKM dengan memakai solusi teknologi dari startup  binaan kami,&amp;rdquo; ungkap Gati. Berikutnya, MSMB selaku finalis  Startup4Industry tahun 2018, berhasil menjuarai Hermes Startup Award  2020 sebagai kompetisi tingkat internasional yang diselenggarakan  pertama kali oleh Deutsche Messe, penyelenggara Hannover Messe.
Bahkan, terdapat startup binaan Kemenperin yang telah berkolaborasi dengan perusahaan IKM untuk penerapan teknologinya.</content:encoded></item></channel></rss>
