<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jangan Khawatir, Stok Beras di Indonesia Aman hingga Juni 2021</title><description>Kementerian Pertanian memastikan stok beras hingga tahun depan masih aman.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311948/jangan-khawatir-stok-beras-di-indonesia-aman-hingga-juni-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311948/jangan-khawatir-stok-beras-di-indonesia-aman-hingga-juni-2021"/><item><title>Jangan Khawatir, Stok Beras di Indonesia Aman hingga Juni 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311948/jangan-khawatir-stok-beras-di-indonesia-aman-hingga-juni-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/18/320/2311948/jangan-khawatir-stok-beras-di-indonesia-aman-hingga-juni-2021</guid><pubDate>Rabu 18 November 2020 20:13 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/18/320/2311948/jangan-khawatir-stok-beras-di-indonesia-aman-hingga-juni-2021-hCpmvL1bs5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan Syahrul Yasin Limpo (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/18/320/2311948/jangan-khawatir-stok-beras-di-indonesia-aman-hingga-juni-2021-hCpmvL1bs5.jpg</image><title>Mentan Syahrul Yasin Limpo (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pertanian memastikan stok beras hingga tahun depan masih aman. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan stok beras.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pemerintah akan terus memastikan ketersediaan stok beras untuk dalam negeri. Oleh karena itu, dirinya memastikan stok beras masih aman hingga pertengah tahun depan.
Baca Juga: 4 Komoditas Impor Ini Akan Diperketat
&quot;Kita siapkan beras aman untuk dua tahun (2020-2021) karena ini yang saya fokuskan,&quot; ujarnya dalam acara Food Security Summit virtual, Rabu (18/11/2020).
Syahrul menjelaskan, secara rinci stok beras hingga akhir tahun ini diprediksi mencapai 6 juta ton. Stok tersebut nantinya akan menjadi modal stok awal untuk menghadapi tahun 2021.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8wMy8xLzExODA2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, produksi juga masih terus dilakukan mengingat musim tanam pertama sudah dilakukan dalam periode Oktober 2020 hingga Maret 2021. Pada musim tanam periode satu ini ditargetkan bisa mencapai 18,5 juta ton dengan asumsi produksi dilakukan pada total luas lahan 8 juta hektare (ha).
Jika ditotal lanjut Syahrul, maka diperkirakan produksi beras akan  mencapai 24,5 juta ton. Sementara untuk konsumsi dari Januari hingga  Juni 2020 diperkirakan akan mencapai sekitar 15 juta ton sehingga masih  ada sisa 9 juta ton.
&quot;Ini akan menjadi persediaan beras kita untuk periode dari Januari -  Juni 2021. Jadi kita sudah persiapkan dari kondisi saat ini dan sampai  Juni mudah-mudahan tercukupi,&quot; kata Syahrul.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pertanian memastikan stok beras hingga tahun depan masih aman. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan stok beras.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pemerintah akan terus memastikan ketersediaan stok beras untuk dalam negeri. Oleh karena itu, dirinya memastikan stok beras masih aman hingga pertengah tahun depan.
Baca Juga: 4 Komoditas Impor Ini Akan Diperketat
&quot;Kita siapkan beras aman untuk dua tahun (2020-2021) karena ini yang saya fokuskan,&quot; ujarnya dalam acara Food Security Summit virtual, Rabu (18/11/2020).
Syahrul menjelaskan, secara rinci stok beras hingga akhir tahun ini diprediksi mencapai 6 juta ton. Stok tersebut nantinya akan menjadi modal stok awal untuk menghadapi tahun 2021.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8wMy8xLzExODA2MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, produksi juga masih terus dilakukan mengingat musim tanam pertama sudah dilakukan dalam periode Oktober 2020 hingga Maret 2021. Pada musim tanam periode satu ini ditargetkan bisa mencapai 18,5 juta ton dengan asumsi produksi dilakukan pada total luas lahan 8 juta hektare (ha).
Jika ditotal lanjut Syahrul, maka diperkirakan produksi beras akan  mencapai 24,5 juta ton. Sementara untuk konsumsi dari Januari hingga  Juni 2020 diperkirakan akan mencapai sekitar 15 juta ton sehingga masih  ada sisa 9 juta ton.
&quot;Ini akan menjadi persediaan beras kita untuk periode dari Januari -  Juni 2021. Jadi kita sudah persiapkan dari kondisi saat ini dan sampai  Juni mudah-mudahan tercukupi,&quot; kata Syahrul.</content:encoded></item></channel></rss>
