<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pencairan BLT Subsidi Gaji Belum Optimal, Menaker: Sabar Dana yang Ditransfer Besar</title><description>Kementerian Ketenagakerjaan telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji atau upah termin kedua.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312137/pencairan-blt-subsidi-gaji-belum-optimal-menaker-sabar-dana-yang-ditransfer-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312137/pencairan-blt-subsidi-gaji-belum-optimal-menaker-sabar-dana-yang-ditransfer-besar"/><item><title>Pencairan BLT Subsidi Gaji Belum Optimal, Menaker: Sabar Dana yang Ditransfer Besar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312137/pencairan-blt-subsidi-gaji-belum-optimal-menaker-sabar-dana-yang-ditransfer-besar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312137/pencairan-blt-subsidi-gaji-belum-optimal-menaker-sabar-dana-yang-ditransfer-besar</guid><pubDate>Kamis 19 November 2020 09:27 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/19/320/2312137/pencairan-blt-subsidi-gaji-belum-optimal-menaker-sabar-dana-yang-ditransfer-besar-ykWr211zBE.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ida Fauziyah (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/19/320/2312137/pencairan-blt-subsidi-gaji-belum-optimal-menaker-sabar-dana-yang-ditransfer-besar-ykWr211zBE.JPG</image><title>Ida Fauziyah (Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji atau upah termin kedua. Hingga saat ini penyaluran subsidi gaji termin kedua sudah memasuki tahap atau batch ketiga.

Meskipun begitu, penyaluran Bantuan Subsidi Gaji atau upah (BSU) termin kedua masih belum berjalan optimal. Karena belum 100% anggaran yang dikeluarkan untuk BSU hingga batch atau tahap ketiga ini dicairkan kepada para pekerja.
 
Baca juga: Sri Mulyani Akui Penyaluran Bansos Salah Sasaran
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, kepada para pekerja yang belum mendapatkan subsidi gaji pada termin kedua mohon untuk bersabar. Karena menurutnya dana yang ditransfer oleh bank penyalur kepada peneriman cukup besar.

&amp;ldquo;Saya mohon agar para pekerja atau buruh bersabar karena jumlah dana yang harus ditransfer Bank Penyalur ke masing-masing rekening penerima cukup besar, baik yang rekening nya Bank Himbara maupun yang rekening nya Bank Swasta,&amp;rdquo; ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (17/11/2020).
 
Baca juga: Kasih BLT, Sri Mulyani 'Kaget' Gaji Guru Rp1,6 Juta
Secara keseluruhan, pada termin kedua ini anggaan yang disalurkan untuk subsidi gaji atau upah adalah Rp9,65 triliun. Angka tersebut disalurkan kepada 8.042.847 pekerja atau buruh.

Adapun ricianya adalah 2.180.382 pekerja atau buruh untuk termin kedua tahap pertama, dan 2.7013.434 pekerja atau buruh untuk tahap atau batch kedua. Sementara untuk tahap ketiga, ada 3.149.031 pekerja atau buruh yang mendapatkan bantuan subsidi gaji dengan anggaran mencapai Rp3,77 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQxOTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, dari total anggara Rp9,65 triliun baru Rp1,8 triliun  yang disalurkan untuk tahap I dan II. Sementara untuk tahap ketiga masih  belum mendapatkan update dari pihak Kementerian Ketenagakerjaan.

Berdasarkan laporan bank penyalur per 15 November, realisasi  sementara penyaluran subsidi gaji atau upah termin kedua, tahap I telah  tersalurkan kepada 844.083 pekerja atau buruh atau 38,71%. Sedangkan  tahap II telah tersalurkan kepada 685.427 pekerja atau buruh atau  25,26%.

&amp;ldquo;Sesuai dengan komitmen yang telah kami sampaikan sebelumnya, proses  penyaluran subsidi gaji/upah kami percepat karena datanya mengacu pada  para penerima di termin I yang lalu yang sudah clear and clean,&amp;rdquo;  jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji atau upah termin kedua. Hingga saat ini penyaluran subsidi gaji termin kedua sudah memasuki tahap atau batch ketiga.

Meskipun begitu, penyaluran Bantuan Subsidi Gaji atau upah (BSU) termin kedua masih belum berjalan optimal. Karena belum 100% anggaran yang dikeluarkan untuk BSU hingga batch atau tahap ketiga ini dicairkan kepada para pekerja.
 
Baca juga: Sri Mulyani Akui Penyaluran Bansos Salah Sasaran
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, kepada para pekerja yang belum mendapatkan subsidi gaji pada termin kedua mohon untuk bersabar. Karena menurutnya dana yang ditransfer oleh bank penyalur kepada peneriman cukup besar.

&amp;ldquo;Saya mohon agar para pekerja atau buruh bersabar karena jumlah dana yang harus ditransfer Bank Penyalur ke masing-masing rekening penerima cukup besar, baik yang rekening nya Bank Himbara maupun yang rekening nya Bank Swasta,&amp;rdquo; ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (17/11/2020).
 
Baca juga: Kasih BLT, Sri Mulyani 'Kaget' Gaji Guru Rp1,6 Juta
Secara keseluruhan, pada termin kedua ini anggaan yang disalurkan untuk subsidi gaji atau upah adalah Rp9,65 triliun. Angka tersebut disalurkan kepada 8.042.847 pekerja atau buruh.

Adapun ricianya adalah 2.180.382 pekerja atau buruh untuk termin kedua tahap pertama, dan 2.7013.434 pekerja atau buruh untuk tahap atau batch kedua. Sementara untuk tahap ketiga, ada 3.149.031 pekerja atau buruh yang mendapatkan bantuan subsidi gaji dengan anggaran mencapai Rp3,77 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQxOTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, dari total anggara Rp9,65 triliun baru Rp1,8 triliun  yang disalurkan untuk tahap I dan II. Sementara untuk tahap ketiga masih  belum mendapatkan update dari pihak Kementerian Ketenagakerjaan.

Berdasarkan laporan bank penyalur per 15 November, realisasi  sementara penyaluran subsidi gaji atau upah termin kedua, tahap I telah  tersalurkan kepada 844.083 pekerja atau buruh atau 38,71%. Sedangkan  tahap II telah tersalurkan kepada 685.427 pekerja atau buruh atau  25,26%.

&amp;ldquo;Sesuai dengan komitmen yang telah kami sampaikan sebelumnya, proses  penyaluran subsidi gaji/upah kami percepat karena datanya mengacu pada  para penerima di termin I yang lalu yang sudah clear and clean,&amp;rdquo;  jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
