<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BBM Premium Hilang, Organda Minta Harga Pertalite Turun</title><description>Ateng Aryono mengatakan, jika premium dihapus, sepatutnya angkutan umum diberikan harga khusus untuk Pertalite.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312219/bbm-premium-hilang-organda-minta-harga-pertalite-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312219/bbm-premium-hilang-organda-minta-harga-pertalite-turun"/><item><title>BBM Premium Hilang, Organda Minta Harga Pertalite Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312219/bbm-premium-hilang-organda-minta-harga-pertalite-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312219/bbm-premium-hilang-organda-minta-harga-pertalite-turun</guid><pubDate>Kamis 19 November 2020 11:25 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/19/320/2312219/bbm-premium-hilang-organda-minta-harga-pertalite-turun-NCs6VIMm7s.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BBM (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/19/320/2312219/bbm-premium-hilang-organda-minta-harga-pertalite-turun-NCs6VIMm7s.jpeg</image><title>BBM (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Aryono mengatakan, jika premium dihapus, sepatutnya angkutan umum diberikan harga khusus untuk Pertalite.
Baca Juga: Harga Pertalite Rasa Premium Rp6.450 per Liter Ada di 85 Kota
&quot;Saya pikir ini sederhana, ketika jenis bahan bakar premium ini kualitas rendah, namun persoalannya bahan premium ini disubsidi cukup banyak,&quot; ungkap Ateng dalam IDX Channel Market Review Live di Jakarta, Kamis(19/11/2020).
Ketika menjadi Pertalite, ada disparitas harga yang dinikmati. Namun karena ini terjadi di angkutan umum, menurut Ateng, wajar jika ada peninjauan tarif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xOC80LzEyNDcyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tarif angkutan umumnya akan naik, tapi kan yang merasakan ini lebih ke masyarakat sebagai pengguna, sementara beban operasional untuk industri angkutan umum akan bertambah,&quot; katanya.
Ditambah lagi, kondisi pandemi sudah cukup mempersulit industri. Dengan penghapusan premium tanpa pemberian harga khusus Pertalite, industri angkutan umum akan terkoreksi.&quot;Kami berharap, perlu diingat bahwa premium meski dicabut subsidinya  oleh APBN, tapi Pertamina kan masih mensupport, dalam tanda kutip,  sehingga harganya masih terjangkau di pasaran. Kalau premium dihapuskan,  harusnya pertalite dikoreksi harganya sehingga tidak terlalu tinggi  dibandingkan premium,&quot; pungkas Ateng.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) akan memperluas Program Langit Biru ke-85  kabupaten/kota seluruh provinsi. Vice President Promotion &amp;amp;  Marketing Communication PT Pertamina Arifun Dhalia mengatakan Program  Langit Biru merupakan upaya pemerintah menciptakan udara yang bersih dan  sehat dengan mendorong penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan.
&quot;Nanti ada 85 kabupaten/kota program ini sudah berjalan tetap  dengan Program Langit Biru yaitu program marketing Pertalite harga  Premium di 85 kota/kabupaten. Ditambah tiga itu tadi Denpasar, Tangerang  Selatan, Palembang,&quot; ujar Arifun dalam video virtual Rabu (18/11/2020).</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Aryono mengatakan, jika premium dihapus, sepatutnya angkutan umum diberikan harga khusus untuk Pertalite.
Baca Juga: Harga Pertalite Rasa Premium Rp6.450 per Liter Ada di 85 Kota
&quot;Saya pikir ini sederhana, ketika jenis bahan bakar premium ini kualitas rendah, namun persoalannya bahan premium ini disubsidi cukup banyak,&quot; ungkap Ateng dalam IDX Channel Market Review Live di Jakarta, Kamis(19/11/2020).
Ketika menjadi Pertalite, ada disparitas harga yang dinikmati. Namun karena ini terjadi di angkutan umum, menurut Ateng, wajar jika ada peninjauan tarif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xOC80LzEyNDcyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tarif angkutan umumnya akan naik, tapi kan yang merasakan ini lebih ke masyarakat sebagai pengguna, sementara beban operasional untuk industri angkutan umum akan bertambah,&quot; katanya.
Ditambah lagi, kondisi pandemi sudah cukup mempersulit industri. Dengan penghapusan premium tanpa pemberian harga khusus Pertalite, industri angkutan umum akan terkoreksi.&quot;Kami berharap, perlu diingat bahwa premium meski dicabut subsidinya  oleh APBN, tapi Pertamina kan masih mensupport, dalam tanda kutip,  sehingga harganya masih terjangkau di pasaran. Kalau premium dihapuskan,  harusnya pertalite dikoreksi harganya sehingga tidak terlalu tinggi  dibandingkan premium,&quot; pungkas Ateng.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) akan memperluas Program Langit Biru ke-85  kabupaten/kota seluruh provinsi. Vice President Promotion &amp;amp;  Marketing Communication PT Pertamina Arifun Dhalia mengatakan Program  Langit Biru merupakan upaya pemerintah menciptakan udara yang bersih dan  sehat dengan mendorong penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan.
&quot;Nanti ada 85 kabupaten/kota program ini sudah berjalan tetap  dengan Program Langit Biru yaitu program marketing Pertalite harga  Premium di 85 kota/kabupaten. Ditambah tiga itu tadi Denpasar, Tangerang  Selatan, Palembang,&quot; ujar Arifun dalam video virtual Rabu (18/11/2020).</content:encoded></item></channel></rss>
