<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 3,75%</title><description>Bank Indonesia memutuskan untuk tetap menurunkan suku bunga BI 7-Day  Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada 25 basis poin menjadi 3,75%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312370/bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-3-75</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312370/bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-3-75"/><item><title>BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 3,75%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312370/bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-3-75</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312370/bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-3-75</guid><pubDate>Kamis 19 November 2020 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/19/320/2312370/bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-3-75-gUO4KdPb5F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/19/320/2312370/bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-3-75-gUO4KdPb5F.jpg</image><title>Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia memutuskan untuk tetap menurunkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada 25 basis poin menjadi 3,75%.
Demikian juga dengan suku bunga Deposit Facility tetap 3,00% dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,5%. Keputusan itu merupakan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 November 2020.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tanda-Tanda Suku Bunga BI Dipertahankan di Level 4%
&quot;&quot;Rapat Dewan Gubernur BI pada tanggal 18 sampai 19 November memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate sebesar 3,75%. Keputusan ini mempertimbangkan perlunya stabilitas nilai tukar Rupiah,&quot; kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (19/11/2020).
Menurut dia, BI lebih menekankan pada penguatan sinergi ekspansi moneter dengan akselerasi stimulus fiskal pemerintah. &quot;Ini menjaga stabilitas Rupiah dan mempercepat pemulihan ekonomi, &quot; katanya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BI Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan
Dia menambahkan akan memperkuat fundamental ekonomi serta memperkuat strategi operasi moneter.
&quot;Kita memastikan bekerjanya mekanisme pasar dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah, baik pusat dan daerah. Dan terus memperkuat stimulus fiskal dalam memulihkan ekonomi,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia memutuskan untuk tetap menurunkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada 25 basis poin menjadi 3,75%.
Demikian juga dengan suku bunga Deposit Facility tetap 3,00% dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,5%. Keputusan itu merupakan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 November 2020.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tanda-Tanda Suku Bunga BI Dipertahankan di Level 4%
&quot;&quot;Rapat Dewan Gubernur BI pada tanggal 18 sampai 19 November memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate sebesar 3,75%. Keputusan ini mempertimbangkan perlunya stabilitas nilai tukar Rupiah,&quot; kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (19/11/2020).
Menurut dia, BI lebih menekankan pada penguatan sinergi ekspansi moneter dengan akselerasi stimulus fiskal pemerintah. &quot;Ini menjaga stabilitas Rupiah dan mempercepat pemulihan ekonomi, &quot; katanya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BI Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan
Dia menambahkan akan memperkuat fundamental ekonomi serta memperkuat strategi operasi moneter.
&quot;Kita memastikan bekerjanya mekanisme pasar dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah, baik pusat dan daerah. Dan terus memperkuat stimulus fiskal dalam memulihkan ekonomi,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
