<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Vaksin, BPOM: Butuh Data Lengkap, Bukan Cepat-cepatan</title><description>Vaksinasi Covid-19 di Indonesia dipastikan tak dilaksanakan pada akhir Desember 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312458/soal-vaksin-bpom-butuh-data-lengkap-bukan-cepat-cepatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312458/soal-vaksin-bpom-butuh-data-lengkap-bukan-cepat-cepatan"/><item><title>Soal Vaksin, BPOM: Butuh Data Lengkap, Bukan Cepat-cepatan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312458/soal-vaksin-bpom-butuh-data-lengkap-bukan-cepat-cepatan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312458/soal-vaksin-bpom-butuh-data-lengkap-bukan-cepat-cepatan</guid><pubDate>Kamis 19 November 2020 15:57 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/19/320/2312458/soal-vaksin-bpom-butuh-data-lengkap-bukan-cepat-cepatan-owgU0NCdwF.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/19/320/2312458/soal-vaksin-bpom-butuh-data-lengkap-bukan-cepat-cepatan-owgU0NCdwF.jfif</image><title>Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Vaksinasi Covid-19 di Indonesia dipastikan tak dilaksanakan pada akhir Desember 2020. Hal tersebut lantaran vaksin Sinovac Ltd asal China belum bisa mendapatkan izin dari izin dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait emergency use of authorization (EUA).
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito mengatakan, penelitian medis ihwal pembuatan vaksin itu ada prosedur yang harus ditempuh. Salah satu persyaratannya, yaitu sebuah vaksin harus mendapatkan EUA dari WHO.
Baca Juga: BPOM Targetkan Vaksinasi Covid-19 Pertengahan Januari 2021
 
&quot;Mendapatkan EUA membutuhkan data-data terkait mutu, keamanan dan khasiat vaksin. Bukan masalah cepat-cepatan tapi juga butuh data yang cukup sehingga menghasilkan analisis yang baik,&quot; kata Penny dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (19/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xOC8xLzEyNDY5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menyebut pihaknya akan memegang teguh standar prosedur yang telah ditetapkan sebelum nantinya vaksinasi resmi dijalankan di Tanah Air.
&quot;Pak Presiden sampaikan kemarin, bahwa hanya vaksin, kita menunggu EUA. Sampai menunggu data lengkap,&quot; ujarnya.Dia memastikan kualitas vaksin Covid-19 buatan Sinovac Ltd asal China  bermutu baik. Hal itu dipastikan ketika tim dari BPOM meninjau langsung  pabrikan pembuatan vaksin di Negeri Tirai Bambu tersebut selama  sebulan.
&amp;ldquo;Berdasarkan inspeksi yang terakhir, satu bulan di sana,  alhamdulillah mendaoat data yang cukup dan mendapatkan data yang baik.  Jadi mutu kita jamin bahwa baik,&amp;rdquo; kata Penny.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Vaksinasi Covid-19 di Indonesia dipastikan tak dilaksanakan pada akhir Desember 2020. Hal tersebut lantaran vaksin Sinovac Ltd asal China belum bisa mendapatkan izin dari izin dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait emergency use of authorization (EUA).
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito mengatakan, penelitian medis ihwal pembuatan vaksin itu ada prosedur yang harus ditempuh. Salah satu persyaratannya, yaitu sebuah vaksin harus mendapatkan EUA dari WHO.
Baca Juga: BPOM Targetkan Vaksinasi Covid-19 Pertengahan Januari 2021
 
&quot;Mendapatkan EUA membutuhkan data-data terkait mutu, keamanan dan khasiat vaksin. Bukan masalah cepat-cepatan tapi juga butuh data yang cukup sehingga menghasilkan analisis yang baik,&quot; kata Penny dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (19/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xOC8xLzEyNDY5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menyebut pihaknya akan memegang teguh standar prosedur yang telah ditetapkan sebelum nantinya vaksinasi resmi dijalankan di Tanah Air.
&quot;Pak Presiden sampaikan kemarin, bahwa hanya vaksin, kita menunggu EUA. Sampai menunggu data lengkap,&quot; ujarnya.Dia memastikan kualitas vaksin Covid-19 buatan Sinovac Ltd asal China  bermutu baik. Hal itu dipastikan ketika tim dari BPOM meninjau langsung  pabrikan pembuatan vaksin di Negeri Tirai Bambu tersebut selama  sebulan.
&amp;ldquo;Berdasarkan inspeksi yang terakhir, satu bulan di sana,  alhamdulillah mendaoat data yang cukup dan mendapatkan data yang baik.  Jadi mutu kita jamin bahwa baik,&amp;rdquo; kata Penny.</content:encoded></item></channel></rss>
