<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Jumlah PNS di Indonesia Mau Dipangkas, Diganti dengan Teknologi!</title><description>Pemerintah akan menekan jumlah pengadaan ASN/PNS.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312525/jumlah-pns-di-indonesia-mau-dipangkas-diganti-dengan-teknologi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312525/jumlah-pns-di-indonesia-mau-dipangkas-diganti-dengan-teknologi"/><item><title>   Jumlah PNS di Indonesia Mau Dipangkas, Diganti dengan Teknologi!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312525/jumlah-pns-di-indonesia-mau-dipangkas-diganti-dengan-teknologi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/320/2312525/jumlah-pns-di-indonesia-mau-dipangkas-diganti-dengan-teknologi</guid><pubDate>Kamis 19 November 2020 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/19/320/2312525/jumlah-pns-di-indonesia-mau-dipangkas-diganti-dengan-teknologi-1esW2JvWXT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PNS (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/19/320/2312525/jumlah-pns-di-indonesia-mau-dipangkas-diganti-dengan-teknologi-1esW2JvWXT.jpg</image><title>PNS (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengungkapkan bahwa pemerintah akan menekan jumlah pengadaan ASN/PNS.

&quot;Penerimaan ASN tidak lagi harus berjumlah banyak dan penggunaan teknologi dalam pemerintahan harus dioptimalkan,&quot; ujar dia di Komisi II DPR RI Jakarta, Kamis (19/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Lowongan CPNS 2021 Bakal Buka Formasi 1 Juta Guru&amp;nbsp;
Kemudian, lanjut dia beberapa negara jumlah pegawai negeri sipil (PNS) sangat sedikit. Seperti di Singapura saja pegawai negeri hanya berjumlah ratusan orang.

&quot;Lalu di Korea Selatan, jaringan teknologi informasinya dalam pemerintahan digunakan secara maksimal,&quot; ungkap dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yOC8xLzEyMjk1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurutnya, di parlemen Malaysia saja, teknologi sangat dimaksimalkan. Dalam rapat paripurna saja hanya ada 3-4 orang anggota dewan saja yang hadir, sisanya cukup melakukan voting dari jauh.

&quot;Maka kami ingin di Indonesia, kebutuhan pengadaan formasi baru di kementerian dan lembaga bisa ditekankan. Contohnya, apabila ada 10 pegawai pensiun tak perlu mengadakan 10 pegawai baru,&quot; tandas dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yOC8xLzEyMjk1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengungkapkan bahwa pemerintah akan menekan jumlah pengadaan ASN/PNS.

&quot;Penerimaan ASN tidak lagi harus berjumlah banyak dan penggunaan teknologi dalam pemerintahan harus dioptimalkan,&quot; ujar dia di Komisi II DPR RI Jakarta, Kamis (19/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Lowongan CPNS 2021 Bakal Buka Formasi 1 Juta Guru&amp;nbsp;
Kemudian, lanjut dia beberapa negara jumlah pegawai negeri sipil (PNS) sangat sedikit. Seperti di Singapura saja pegawai negeri hanya berjumlah ratusan orang.

&quot;Lalu di Korea Selatan, jaringan teknologi informasinya dalam pemerintahan digunakan secara maksimal,&quot; ungkap dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yOC8xLzEyMjk1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurutnya, di parlemen Malaysia saja, teknologi sangat dimaksimalkan. Dalam rapat paripurna saja hanya ada 3-4 orang anggota dewan saja yang hadir, sisanya cukup melakukan voting dari jauh.

&quot;Maka kami ingin di Indonesia, kebutuhan pengadaan formasi baru di kementerian dan lembaga bisa ditekankan. Contohnya, apabila ada 10 pegawai pensiun tak perlu mengadakan 10 pegawai baru,&quot; tandas dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yOC8xLzEyMjk1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
