<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Bisa Jadi Raja Udang, Begini Prospek Bisnisnya</title><description>Edhy Prabowo menyebut bahwa dirinya telah melakukan perjalanan keliling  Indonesia untuk mengetahui secara langsung potensi budidaya  laut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/455/2312337/ri-bisa-jadi-raja-udang-begini-prospek-bisnisnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/455/2312337/ri-bisa-jadi-raja-udang-begini-prospek-bisnisnya"/><item><title>RI Bisa Jadi Raja Udang, Begini Prospek Bisnisnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/455/2312337/ri-bisa-jadi-raja-udang-begini-prospek-bisnisnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/19/455/2312337/ri-bisa-jadi-raja-udang-begini-prospek-bisnisnya</guid><pubDate>Kamis 19 November 2020 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/19/455/2312337/ri-bisa-jadi-raja-udang-begini-prospek-bisnisnya-DGeSRd6HKT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri KKP Edhy Prabowo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/19/455/2312337/ri-bisa-jadi-raja-udang-begini-prospek-bisnisnya-DGeSRd6HKT.jpg</image><title>Menteri KKP Edhy Prabowo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo menyebut bahwa dirinya telah melakukan perjalanan keliling Indonesia untuk mengetahui secara langsung pemanfaatan potensi budidaya laut, tawar dan payau. Menurutnya, hal ini penting agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat.
Baca Juga: Kunci Sukses Jalani Usaha di Tengah Corona
 
Edhy menjelaskan, saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang gencar mengembangkan klaster budidaya udang yang memiliki peluang dan potensi sangat besar untuk dikembangkan dan didorong untuk menjadi industri.
&quot;Kenapa udang? karena kebutuhan dunia akan udang sangat tinggi, per hari ini dunia membutuhkan lebih dari 13 juta ton, Indonesia, begitu saya masuk jadi menteri belum sampai 1 juta ton, kita masih nomor 7, jauh di bawah India padahal potensi kita pernah terkenal sebagai negara penghasil udang terbesar. Udang windu, udang galah, ini harus kita ambil alih kembali,&quot; ujar Edhy dalam webinar Jakarta Food Security Summit (JFSS) 5, Kamis (19/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi80LzEyNDYzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Politikus Partai Gerindra ini menyebut, pandemi Covid-19 telah mengajarkan banyak hal dan memberikan pelajaran berharga terhadap sektor kelautan dan perikanan khususnya budidaya udang, dimana menurutnya teknologi, mengembangkan dan melakukan budidaya udang tidak sulit, bahkan banyak ahlinya.
&quot;Hanya masalahnya sekarang kita siap atau tidak? KKP selalu berupaya  untuk mendorong investasi di bidang budidaya udang, berkembangnya tambak  udang di Sulteng, Sulbar, Garut dan Cianjur menunjukkan bahwa pihak  swasta sudah tertarik untuk berinvestasi di bisnis udang nasional,&quot;  katanya.
Edhy menyebut, dengan terus berkembangnya tambak udang diberbagai  daerah telah menunjukkan adanya perbaikan iklim investasi yang akan  berdampak positif dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.
&quot;Saya berharap ini akan memicu bagi masuknya investasi lainnya yang  sejenis sehingga industri udang nasional akan semakin maju dan produk  Indonesia semakin meningkat dan berkualitas,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo menyebut bahwa dirinya telah melakukan perjalanan keliling Indonesia untuk mengetahui secara langsung pemanfaatan potensi budidaya laut, tawar dan payau. Menurutnya, hal ini penting agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat.
Baca Juga: Kunci Sukses Jalani Usaha di Tengah Corona
 
Edhy menjelaskan, saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang gencar mengembangkan klaster budidaya udang yang memiliki peluang dan potensi sangat besar untuk dikembangkan dan didorong untuk menjadi industri.
&quot;Kenapa udang? karena kebutuhan dunia akan udang sangat tinggi, per hari ini dunia membutuhkan lebih dari 13 juta ton, Indonesia, begitu saya masuk jadi menteri belum sampai 1 juta ton, kita masih nomor 7, jauh di bawah India padahal potensi kita pernah terkenal sebagai negara penghasil udang terbesar. Udang windu, udang galah, ini harus kita ambil alih kembali,&quot; ujar Edhy dalam webinar Jakarta Food Security Summit (JFSS) 5, Kamis (19/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi80LzEyNDYzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Politikus Partai Gerindra ini menyebut, pandemi Covid-19 telah mengajarkan banyak hal dan memberikan pelajaran berharga terhadap sektor kelautan dan perikanan khususnya budidaya udang, dimana menurutnya teknologi, mengembangkan dan melakukan budidaya udang tidak sulit, bahkan banyak ahlinya.
&quot;Hanya masalahnya sekarang kita siap atau tidak? KKP selalu berupaya  untuk mendorong investasi di bidang budidaya udang, berkembangnya tambak  udang di Sulteng, Sulbar, Garut dan Cianjur menunjukkan bahwa pihak  swasta sudah tertarik untuk berinvestasi di bisnis udang nasional,&quot;  katanya.
Edhy menyebut, dengan terus berkembangnya tambak udang diberbagai  daerah telah menunjukkan adanya perbaikan iklim investasi yang akan  berdampak positif dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.
&quot;Saya berharap ini akan memicu bagi masuknya investasi lainnya yang  sejenis sehingga industri udang nasional akan semakin maju dan produk  Indonesia semakin meningkat dan berkualitas,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
