<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Pelabuhan Patimban, Subang Akan Diserbu Pelaku Industri</title><description>Pelabuhan Patimban diperkirakan akan menjadi magnet baru bagi  pertumbuhan kawasan industri dan pengembangan koridor yang sudah ada.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/20/320/2312890/ada-pelabuhan-patimban-subang-akan-diserbu-pelaku-industri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/20/320/2312890/ada-pelabuhan-patimban-subang-akan-diserbu-pelaku-industri"/><item><title>Ada Pelabuhan Patimban, Subang Akan Diserbu Pelaku Industri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/20/320/2312890/ada-pelabuhan-patimban-subang-akan-diserbu-pelaku-industri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/20/320/2312890/ada-pelabuhan-patimban-subang-akan-diserbu-pelaku-industri</guid><pubDate>Jum'at 20 November 2020 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/20/320/2312890/ada-pelabuhan-patimban-subang-akan-diserbu-pelaku-industri-JZOrhBHIyH.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pelabuhan (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/20/320/2312890/ada-pelabuhan-patimban-subang-akan-diserbu-pelaku-industri-JZOrhBHIyH.jpeg</image><title>Pelabuhan (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pelabuhan Patimban diperkirakan akan menjadi magnet baru bagi pertumbuhan kawasan industri dan pengembangan koridor yang sudah ada saat ini. Subang saat ini menjadi daerah yang paling diminati.
Pasalnya, Subang berada di dekar dengan Pelabuhan Patimban. Selain itu, letak geografis Subang juga berada di antara Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Baca Juga: Proyek Pelabuhan Patimban Dipercepat, Ternyata Investor Menanti-nanti
 
Director Industrial &amp;amp; Logistics Services Colliers International Indonesia Rivan Munansa mengatakan, pembangunan infrastruktur besar-besaran yang dilakukan oleh pemerintah untuk menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Timur akan semakin meningkatkan posisi strategis Subang. Hal tersebut juga didukung dengan beroperasinya Bandara Kertajati yang berjarak 40km dari Patimban melalui Tol Cipali.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMi8xMi80LzExODU3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Berada pada lokasi yang strategis, perusahaan dan industri yang berada di Subang berpotensi untuk meningkatkan distribusi produknya lebih luas dan lebih cepat,&amp;rdquo; ujarnya kepada Okezone, Jumat (20/11/2020).
Menurut Rivan, beberapa perusahaan telah berpindah atau melakukan perluasan ke daerah Jawa Tengah. Sebab harga tanah dan juga Upah Minimum Regional (UMR) yang lebih rendah.
&amp;ldquo;Hal ini kebanyakan berlaku untuk perusahaan padat karya,&amp;rdquo; ucapnya.
Oleh karena itu, dengan kebijakan baru Pemerintah Indonesia  diharapkan dapat menarik investor dalam dan luar negeri. Namun, faktor  kunci dalam menarik investor, terutama investor asing, adalah adanya  regulasi investasi yang jelas dan tetap.
&amp;ldquo;Faktor tersebut dapat mendorong investor asing untuk membuka  usahanya di Indonesia, bukan di negara ASEAN lainnya, seperti Vietnam  atau Thailand,&amp;rdquo; kata Rivan.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelabuhan Patimban diperkirakan akan menjadi magnet baru bagi pertumbuhan kawasan industri dan pengembangan koridor yang sudah ada saat ini. Subang saat ini menjadi daerah yang paling diminati.
Pasalnya, Subang berada di dekar dengan Pelabuhan Patimban. Selain itu, letak geografis Subang juga berada di antara Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Baca Juga: Proyek Pelabuhan Patimban Dipercepat, Ternyata Investor Menanti-nanti
 
Director Industrial &amp;amp; Logistics Services Colliers International Indonesia Rivan Munansa mengatakan, pembangunan infrastruktur besar-besaran yang dilakukan oleh pemerintah untuk menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Timur akan semakin meningkatkan posisi strategis Subang. Hal tersebut juga didukung dengan beroperasinya Bandara Kertajati yang berjarak 40km dari Patimban melalui Tol Cipali.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMi8xMi80LzExODU3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Berada pada lokasi yang strategis, perusahaan dan industri yang berada di Subang berpotensi untuk meningkatkan distribusi produknya lebih luas dan lebih cepat,&amp;rdquo; ujarnya kepada Okezone, Jumat (20/11/2020).
Menurut Rivan, beberapa perusahaan telah berpindah atau melakukan perluasan ke daerah Jawa Tengah. Sebab harga tanah dan juga Upah Minimum Regional (UMR) yang lebih rendah.
&amp;ldquo;Hal ini kebanyakan berlaku untuk perusahaan padat karya,&amp;rdquo; ucapnya.
Oleh karena itu, dengan kebijakan baru Pemerintah Indonesia  diharapkan dapat menarik investor dalam dan luar negeri. Namun, faktor  kunci dalam menarik investor, terutama investor asing, adalah adanya  regulasi investasi yang jelas dan tetap.
&amp;ldquo;Faktor tersebut dapat mendorong investor asing untuk membuka  usahanya di Indonesia, bukan di negara ASEAN lainnya, seperti Vietnam  atau Thailand,&amp;rdquo; kata Rivan.</content:encoded></item></channel></rss>
