<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Bocorkan soal Jadwal Vaksinasi Covid-19</title><description>Pemerintah mencatat vaksin Covid-19 akan didatangkan pada akhir November atau Awal Desember 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/21/320/2313490/erick-thohir-bocorkan-soal-jadwal-vaksinasi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/21/320/2313490/erick-thohir-bocorkan-soal-jadwal-vaksinasi-covid-19"/><item><title>Erick Thohir Bocorkan soal Jadwal Vaksinasi Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/21/320/2313490/erick-thohir-bocorkan-soal-jadwal-vaksinasi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/21/320/2313490/erick-thohir-bocorkan-soal-jadwal-vaksinasi-covid-19</guid><pubDate>Sabtu 21 November 2020 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/21/320/2313490/erick-thohir-bocorkan-soal-jadwal-vaksinasi-covid-19-wxiggoktSY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/21/320/2313490/erick-thohir-bocorkan-soal-jadwal-vaksinasi-covid-19-wxiggoktSY.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mencatat vaksin Covid-19 akan didatangkan pada akhir November atau Awal Desember 2020. Vaksin yang didatangkan tersebut adalah vaksin yang sudah diproduksi dan masih berupa bahan baku.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut, pemerintah optimis bahwa kedatangan vaksin Covid-19 akan didatangkan pada tahun ini. Meski demikian, pemerintah tidak serta merta langsung melakukan proses penyuntikan atau vaksinasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Erick Thohir Wanti-Wanti Vaksin Covid-19 Dijual di Black Market
Vaksinasi dilakukan usai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin dan prosedurnya. Dengan kata lain, pemerintah membutuhkan waktu satu bulan untuk memastikan keamanan vaksin dalam prinsip kehati-hatian. Maka, vaksin diproyeksikan pemerintah akan didistribusikan pada 2021 mendatang.
&amp;nbsp;
&quot;Konteksnya gini, datang (vaksin) sama disuntik itu beda lho. Kalau datang, saya optimis di akhir November atau awal Desember (2020), tetapi itu bukan divaksin, datang dulu barangnya karena ada dua macam vaksin, ada yang jadi ada yang berupa bahan baku yang perlu diproduksi dan perlu waktu satu bulan. Bersama dengan itu, proses BPOM harus dilalui dan standar WHO,&quot; ujar Erick dalam acara Indonesia Townhall, Jumat malam, dikutip, Sabtu (21/11/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dolar AS Bergerak Landai Menanti Kepastian Vaksin Covid-19
Pemerintah, kata dia, belum memberikan waktu yang tepat untuk dilakukannya distribusi dan penyuntikan vaksin kepada masyarakat. Namun, pemerintah berupaya agar proses itu secepatnya dilakukan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xOC8xLzEyNDY5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Erick menyebut, pemerintah hadir untuk rakyat. Apalagi dalam  catatannya, saat ini setiap hari ada korban kematian akibat infeksi  Covid-19. Karena itu, vaksin menjadi salah satu program Indonesia sehat.  Tapi, dia menegaskan pemerintah tidak ingin mengambil langkah  menghalalkan segala cara untuk menekan angka korban tersebut.

&quot;Presiden (Jokowi) sudah bicara beberapa kali bahwa vaksin yang ada  di Indonesia ini pasti sesuai dengan standar WHO, uji klinisnya dilalui,  harus ada kehati-hatian, nah tapi kan begini, tentu kita sebagai bangsa  kalau itu lebih cepatkan lebih baik, bukan berarti menghalalkan segala  cara,&quot; katanya.

&quot;Nah, ini vaksin program Indonesia sehat. Dengan vaksin ini kita  harapkan menekan daripada jumlah kematian, kita harapkan juga menekan  yang sakit, dan kita selalu bilang bukan divaksin protokol kesehatan  Covid-19 dilanggar, ini konteksnya harus dilihat secara menyeluruh dan  bukan parsial,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mencatat vaksin Covid-19 akan didatangkan pada akhir November atau Awal Desember 2020. Vaksin yang didatangkan tersebut adalah vaksin yang sudah diproduksi dan masih berupa bahan baku.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut, pemerintah optimis bahwa kedatangan vaksin Covid-19 akan didatangkan pada tahun ini. Meski demikian, pemerintah tidak serta merta langsung melakukan proses penyuntikan atau vaksinasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Erick Thohir Wanti-Wanti Vaksin Covid-19 Dijual di Black Market
Vaksinasi dilakukan usai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin dan prosedurnya. Dengan kata lain, pemerintah membutuhkan waktu satu bulan untuk memastikan keamanan vaksin dalam prinsip kehati-hatian. Maka, vaksin diproyeksikan pemerintah akan didistribusikan pada 2021 mendatang.
&amp;nbsp;
&quot;Konteksnya gini, datang (vaksin) sama disuntik itu beda lho. Kalau datang, saya optimis di akhir November atau awal Desember (2020), tetapi itu bukan divaksin, datang dulu barangnya karena ada dua macam vaksin, ada yang jadi ada yang berupa bahan baku yang perlu diproduksi dan perlu waktu satu bulan. Bersama dengan itu, proses BPOM harus dilalui dan standar WHO,&quot; ujar Erick dalam acara Indonesia Townhall, Jumat malam, dikutip, Sabtu (21/11/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dolar AS Bergerak Landai Menanti Kepastian Vaksin Covid-19
Pemerintah, kata dia, belum memberikan waktu yang tepat untuk dilakukannya distribusi dan penyuntikan vaksin kepada masyarakat. Namun, pemerintah berupaya agar proses itu secepatnya dilakukan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xOC8xLzEyNDY5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Erick menyebut, pemerintah hadir untuk rakyat. Apalagi dalam  catatannya, saat ini setiap hari ada korban kematian akibat infeksi  Covid-19. Karena itu, vaksin menjadi salah satu program Indonesia sehat.  Tapi, dia menegaskan pemerintah tidak ingin mengambil langkah  menghalalkan segala cara untuk menekan angka korban tersebut.

&quot;Presiden (Jokowi) sudah bicara beberapa kali bahwa vaksin yang ada  di Indonesia ini pasti sesuai dengan standar WHO, uji klinisnya dilalui,  harus ada kehati-hatian, nah tapi kan begini, tentu kita sebagai bangsa  kalau itu lebih cepatkan lebih baik, bukan berarti menghalalkan segala  cara,&quot; katanya.

&quot;Nah, ini vaksin program Indonesia sehat. Dengan vaksin ini kita  harapkan menekan daripada jumlah kematian, kita harapkan juga menekan  yang sakit, dan kita selalu bilang bukan divaksin protokol kesehatan  Covid-19 dilanggar, ini konteksnya harus dilihat secara menyeluruh dan  bukan parsial,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
