<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BLT Cair, Faktanya Tidak untuk Guru Sekolah Orang Kaya</title><description>Program BSU Rp1,8 juta bagi pendidik dan tenaga kependidikan hanya diberikan ke yang bergaji di bawah Rp5 juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/22/320/2313705/blt-cair-faktanya-tidak-untuk-guru-sekolah-orang-kaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/22/320/2313705/blt-cair-faktanya-tidak-untuk-guru-sekolah-orang-kaya"/><item><title>BLT Cair, Faktanya Tidak untuk Guru Sekolah Orang Kaya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/22/320/2313705/blt-cair-faktanya-tidak-untuk-guru-sekolah-orang-kaya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/22/320/2313705/blt-cair-faktanya-tidak-untuk-guru-sekolah-orang-kaya</guid><pubDate>Minggu 22 November 2020 12:10 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/21/320/2313705/blt-cair-faktanya-tidak-untuk-guru-sekolah-orang-kaya-THjF1nKfrT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/21/320/2313705/blt-cair-faktanya-tidak-untuk-guru-sekolah-orang-kaya-THjF1nKfrT.jpg</image><title>Rupiah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan bahwa  program bantuan subsidi upah (BSU) Rp1,8 juta bagi pendidik dan tenaga kependidikan hanya diberikan kepada guru dan tenaga didik non-PNS/honorer yang gajinya di bawah Rp5 juta.

Berikut adalah fakta BLT Rp1,8 juta tidak bagi guru yang mengajar di sekolah  orang kaya yang dirangkum Okezone, Minggu (22/11/2020):
 
&amp;nbsp;Baca juga: 5 Fakta BLT Guru Honorer Rp1,8 Juta, Penuhi Syarat Langsung Masuk Rekening
 
1. Guru Gaji Rp5 Juta Tidak Dapat BLT

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, guru di sekolah elit juga tidak akan mendapatkan subsidi gaji, apabila gajinya di atas Rp5 juta.

&quot;Bagaimana sekolah-sekolah elit yang gurunya dibayar besar? Kalau mereka dibayar dengan upah di atas Rp5 juta ya mereka tidak boleh menerima bantuan upah ini,&quot; ujar Nadiem dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Belum Dapat BLT? Menaker: Segera Lapor ke Perusahaan dan BPJS
 
2. BLT Rp1,8 Juta untuk Guru Honorer

Nadiem juga menegaskan bantuan ini diberikan kepada guru honorer, baik di sekolah swasta dan juga negeri. Guru-guru ini juga bukan pegawai berstatus PNS.&quot;Jadi saya pastikan BSU ini benar-benar demokratis, merata, dan adil.  Guru honorer sekolah swasta dan negeri pasti dapat selama gaji mereka  dibawah Rp5 juta,&quot; katanya.

 
3. Selain BLT Guru Juga Dapat Bantuan Subsidi

Namun, Nadiem mengingatkan bahwa selain syarat upah dibawah Rp5 juta,  calon penerima juga tidak menerima bantuan subsidi upah atau gaji dari  Kementerian Ketenagakerjaan sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020.

&quot;Terakhir, guru tersebut juga tidak menerima kartu Prakerja sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan bahwa  program bantuan subsidi upah (BSU) Rp1,8 juta bagi pendidik dan tenaga kependidikan hanya diberikan kepada guru dan tenaga didik non-PNS/honorer yang gajinya di bawah Rp5 juta.

Berikut adalah fakta BLT Rp1,8 juta tidak bagi guru yang mengajar di sekolah  orang kaya yang dirangkum Okezone, Minggu (22/11/2020):
 
&amp;nbsp;Baca juga: 5 Fakta BLT Guru Honorer Rp1,8 Juta, Penuhi Syarat Langsung Masuk Rekening
 
1. Guru Gaji Rp5 Juta Tidak Dapat BLT

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, guru di sekolah elit juga tidak akan mendapatkan subsidi gaji, apabila gajinya di atas Rp5 juta.

&quot;Bagaimana sekolah-sekolah elit yang gurunya dibayar besar? Kalau mereka dibayar dengan upah di atas Rp5 juta ya mereka tidak boleh menerima bantuan upah ini,&quot; ujar Nadiem dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Belum Dapat BLT? Menaker: Segera Lapor ke Perusahaan dan BPJS
 
2. BLT Rp1,8 Juta untuk Guru Honorer

Nadiem juga menegaskan bantuan ini diberikan kepada guru honorer, baik di sekolah swasta dan juga negeri. Guru-guru ini juga bukan pegawai berstatus PNS.&quot;Jadi saya pastikan BSU ini benar-benar demokratis, merata, dan adil.  Guru honorer sekolah swasta dan negeri pasti dapat selama gaji mereka  dibawah Rp5 juta,&quot; katanya.

 
3. Selain BLT Guru Juga Dapat Bantuan Subsidi

Namun, Nadiem mengingatkan bahwa selain syarat upah dibawah Rp5 juta,  calon penerima juga tidak menerima bantuan subsidi upah atau gaji dari  Kementerian Ketenagakerjaan sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020.

&quot;Terakhir, guru tersebut juga tidak menerima kartu Prakerja sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
