<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      Defisit APBN Membengkak Jadi Rp764,9 Triliun</title><description>Defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (ABPN) hingga Oktober 2020 mencapai Rp764,9 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314702/defisit-apbn-membengkak-jadi-rp764-9-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314702/defisit-apbn-membengkak-jadi-rp764-9-triliun"/><item><title>      Defisit APBN Membengkak Jadi Rp764,9 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314702/defisit-apbn-membengkak-jadi-rp764-9-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314702/defisit-apbn-membengkak-jadi-rp764-9-triliun</guid><pubDate>Senin 23 November 2020 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/23/320/2314702/defisit-apbn-membengkak-jadi-rp764-9-triliun-bnzqts9uR8.png" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Instagram Sri Mulyani/@smindrawati)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/23/320/2314702/defisit-apbn-membengkak-jadi-rp764-9-triliun-bnzqts9uR8.png</image><title>Sri Mulyani (Foto: Instagram Sri Mulyani/@smindrawati)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (ABPN) hingga Oktober 2020 mencapai Rp764,9 triliun atau 73,6% dari patokan dalam APBN 2020 senilai Rp1.039,2 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan defisit anggaran itu setara dengan 4,67% terhadap PDB.

&quot;Indonesia countercyclical-nya atau fiscal support untuk ekonomi yang kontraksi masih termasuk modest, tidak seperti negara lain yang defisitnya belasan persen,&quot; ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (23/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Realisasi Anggaran PEN Baru 55% Jelang Akhir Tahun&amp;nbsp;
Sementara itu, realisasi penerimaan perpajakan hingga Oktober 2020 tercatat senilai Rp991,0 triliun atau 70,6% dari target Rp1.404,5 triliun. Performa itu mencatatkan kontraksi 15,6% dibandingkan realisasi hingga akhir Oktober 2019 senilai Rp1.173,9 triliun.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMy82Ny8xMjQ1MDUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Secara umum, realisasi pendapatan negara tercatat senilai Rp1.276,9 triliun atau terkontraksi 15,4% dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu Rp1.508,5 triliun.

&quot;Realisasi pendapatan negara itu setara dengan 75,1% dari target senilai Rp1.699,9 triliun,&quot; katanya.

Di sisi lain, belanja negara hingga akhir Oktober 2020 tercatat senilai Rp2.041,8 triliun atau 74,5% dari pagu Rp2.739,2 triliun. Realisasi belanja negara itu tumbuh 13,6% dibandingkan penyerapan hingga akhir Oktober tahun lalu yang senilai Rp1.797,7 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (ABPN) hingga Oktober 2020 mencapai Rp764,9 triliun atau 73,6% dari patokan dalam APBN 2020 senilai Rp1.039,2 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan defisit anggaran itu setara dengan 4,67% terhadap PDB.

&quot;Indonesia countercyclical-nya atau fiscal support untuk ekonomi yang kontraksi masih termasuk modest, tidak seperti negara lain yang defisitnya belasan persen,&quot; ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (23/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Realisasi Anggaran PEN Baru 55% Jelang Akhir Tahun&amp;nbsp;
Sementara itu, realisasi penerimaan perpajakan hingga Oktober 2020 tercatat senilai Rp991,0 triliun atau 70,6% dari target Rp1.404,5 triliun. Performa itu mencatatkan kontraksi 15,6% dibandingkan realisasi hingga akhir Oktober 2019 senilai Rp1.173,9 triliun.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMy82Ny8xMjQ1MDUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Secara umum, realisasi pendapatan negara tercatat senilai Rp1.276,9 triliun atau terkontraksi 15,4% dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu Rp1.508,5 triliun.

&quot;Realisasi pendapatan negara itu setara dengan 75,1% dari target senilai Rp1.699,9 triliun,&quot; katanya.

Di sisi lain, belanja negara hingga akhir Oktober 2020 tercatat senilai Rp2.041,8 triliun atau 74,5% dari pagu Rp2.739,2 triliun. Realisasi belanja negara itu tumbuh 13,6% dibandingkan penyerapan hingga akhir Oktober tahun lalu yang senilai Rp1.797,7 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
