<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI 2020 -1,7% hingga -0,6%</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memproyeksikan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2020 berada di kisaran -1,7%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314730/sri-mulyani-ramal-ekonomi-ri-2020-1-7-hingga-0-6</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314730/sri-mulyani-ramal-ekonomi-ri-2020-1-7-hingga-0-6"/><item><title>Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI 2020 -1,7% hingga -0,6%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314730/sri-mulyani-ramal-ekonomi-ri-2020-1-7-hingga-0-6</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314730/sri-mulyani-ramal-ekonomi-ri-2020-1-7-hingga-0-6</guid><pubDate>Senin 23 November 2020 18:20 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/23/320/2314730/sri-mulyani-ramal-ekonomi-ri-2020-1-7-hingga-0-6-DVj4xoYFB4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Resesi Ekonomi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/23/320/2314730/sri-mulyani-ramal-ekonomi-ri-2020-1-7-hingga-0-6-DVj4xoYFB4.jpg</image><title>Resesi Ekonomi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memproyeksikan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2020 berada di kisaran -1,7% sampai -0,6%. Hal ini dikarenakan ekonomi global masih mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19.

&quot;Pertumbuhan ekonomi, kita masih tertekan berdasarkan dari hitungan kita itu masih berada di minus masih minus 1,7% hingga minus 0,6%&quot; kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa secara virtual Senin (23/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Defisit APBN Membengkak Jadi Rp764,9 Triliun&amp;nbsp;
Kata dia, ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 masih tercatat minus. Meski begitu, ekonomi Indonesia mulai menunjukkan perbaikan.

&quot;Tapi saat ini keadaanya mulai ada pergerakan positif, Ini karena konsumsi pemerintah kontributor utama, karena kita membelanjakan menjadi 9,8%,&quot; imbuhnya
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQyMDAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menambahkan pertumbuhan ekonomi hingga Oktober masih minus 2%. Tingkat inflasi 0,95% year to date (ytd) dan year on year (yoy) 1,4%.

&quot;Sampai dengan Oktober, untuk pertumbuhan ekonomi sampai minus 2,0%,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQyMDAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memproyeksikan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2020 berada di kisaran -1,7% sampai -0,6%. Hal ini dikarenakan ekonomi global masih mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19.

&quot;Pertumbuhan ekonomi, kita masih tertekan berdasarkan dari hitungan kita itu masih berada di minus masih minus 1,7% hingga minus 0,6%&quot; kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa secara virtual Senin (23/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Defisit APBN Membengkak Jadi Rp764,9 Triliun&amp;nbsp;
Kata dia, ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 masih tercatat minus. Meski begitu, ekonomi Indonesia mulai menunjukkan perbaikan.

&quot;Tapi saat ini keadaanya mulai ada pergerakan positif, Ini karena konsumsi pemerintah kontributor utama, karena kita membelanjakan menjadi 9,8%,&quot; imbuhnya
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQyMDAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menambahkan pertumbuhan ekonomi hingga Oktober masih minus 2%. Tingkat inflasi 0,95% year to date (ytd) dan year on year (yoy) 1,4%.

&quot;Sampai dengan Oktober, untuk pertumbuhan ekonomi sampai minus 2,0%,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQyMDAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
