<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tol Serang-Panimbang Seksi I Disiapkan untuk Mudik Lebaran 2021</title><description>Capaian pembangunan Jalan Tol Serang- Panimbang pada seksi 1 ditingkatkan dengan capaian 84,18% pembangunan fisik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314767/tol-serang-panimbang-seksi-i-disiapkan-untuk-mudik-lebaran-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314767/tol-serang-panimbang-seksi-i-disiapkan-untuk-mudik-lebaran-2021"/><item><title>Tol Serang-Panimbang Seksi I Disiapkan untuk Mudik Lebaran 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314767/tol-serang-panimbang-seksi-i-disiapkan-untuk-mudik-lebaran-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314767/tol-serang-panimbang-seksi-i-disiapkan-untuk-mudik-lebaran-2021</guid><pubDate>Senin 23 November 2020 19:48 WIB</pubDate><dc:creator>Ichsan Amin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/23/320/2314767/tol-serang-panimbang-seksi-i-disiapkan-untuk-mudik-lebaran-2021-1ijzAb7whm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">jalan tol (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/23/320/2314767/tol-serang-panimbang-seksi-i-disiapkan-untuk-mudik-lebaran-2021-1ijzAb7whm.jpg</image><title>jalan tol (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meningkatkan capaian pembangunan Jalan Tol Serang- Panimbang pada seksi 1 dengan capaian 84,18% pembangunan fisik. Tol Serang-Panimbang Seksi 1 ditargetkan bisa digunakan pada mudik lebaran 2021. Secara keseluruhan Jalan Tol Serang - Panimbang ditargetkan selesai 2023.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia untuk menarik investasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rest Area di Tol RI Kini Serba Digital
&amp;ldquo;Saya harapkanjuga akan semakin memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat baik dari sektor industri, barang, dan jasa karena akan tersambung dengan Tol Jakarta - Merak,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki di Jakarta, Senin (23/11/2020).

Dengan terhubungnya jalan tol  yang melintasi tiga kabupaten yakni Kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang diharapkan mampu merangsang bertumbuhnya kawasan pariwisata di sekitar wilayah Banten seperti KSPN Tanjung Lesung dan  Taman Nasional Ujung Kulon, Jalan Tol Serang - Panimbang sepanjang 83,67 Km terbagi menjadi 3 Seksi, yakni Seksi 1 Ruas Serang &amp;ndash; Rangkasbitung (26,50 Km), Seksi 2 Ruas Rangkasbitung - Cileles (24,17 Km), dan Seksi 3 Ruas Cileles - Panimbang (33 Km). Pembangunannya dikerjakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi sebesar Rp 5,33 triliun terdiri dari Seksi 1 - 2, porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang dan Seksi 3 porsi Pemerintah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Integrasi Tarif Tol Jakarta-Cikampek Bisa Berlaku Pekan Depan
Kepala Bagian Umum Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Mahbullah Nurdin berharap pada Maret 2021, Tol Serang-Panimbang Seksi 1 sudah bisa dilakukan uji laik fungsi.

&quot;Mudah-mudahan kalau sesuai target seluruh pekerjaan konstruksi Seksi 1 selesai, pada bulan Maret atau April 2021 BUJT sudah bisa mengajukan uji laik fungsi kepada Pemerintah atau BPJT untuk menyambut arus mudik Lebaran Mei 2021 mendatang. Barangkali ada orang Jakarta yang mau mudik Lebaran ke Rangkasbitung sudah bisa melewati jalan tol tersebut,&quot; kata Nurdin.Sementara Direktur Teknik dan Operasi PT. Wika Jalan Tol  Serang-Panimbang, Nanang Siswanto mengatakan secara prinsip, proyek Tol  Serang-Panimbang Seksi Serang &amp;ndash; Rangkasbitung berjalan lancar dengan  capaian konstruksi pada jalan utama (main road) hampir 100%.

&quot;Saat ini tinggal menyisakan pembebasan lahan pada pengerjaan di  sekitar overpass STA 24.568 dengan luasan lahan sekitar 75 m2. Sudah  negosisasi dan tinggal proses pembayaran,&quot; tutur Nanang.

Kehadiran Tol Serang-Panimbang juga akan juga diharapkan akan  mendukung pengembangan ekonomi Wilayah Banten Tengah dan Banten Selatan  dengan Banten Utara yang secara geografis berdekatan dengan Jakarta. Tol  ini akan memberikan kemudahan dan efisiensi waktu perjalanan, misalnya  dari Jakarta menuju Tanjung Lesung yang sebelumnya membutuhkan waktu  tempuh sekitar 4 - 5 jam, nantinya hanya menjadi sekitar 2 - 3 jam  dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meningkatkan capaian pembangunan Jalan Tol Serang- Panimbang pada seksi 1 dengan capaian 84,18% pembangunan fisik. Tol Serang-Panimbang Seksi 1 ditargetkan bisa digunakan pada mudik lebaran 2021. Secara keseluruhan Jalan Tol Serang - Panimbang ditargetkan selesai 2023.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia untuk menarik investasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rest Area di Tol RI Kini Serba Digital
&amp;ldquo;Saya harapkanjuga akan semakin memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat baik dari sektor industri, barang, dan jasa karena akan tersambung dengan Tol Jakarta - Merak,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki di Jakarta, Senin (23/11/2020).

Dengan terhubungnya jalan tol  yang melintasi tiga kabupaten yakni Kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang diharapkan mampu merangsang bertumbuhnya kawasan pariwisata di sekitar wilayah Banten seperti KSPN Tanjung Lesung dan  Taman Nasional Ujung Kulon, Jalan Tol Serang - Panimbang sepanjang 83,67 Km terbagi menjadi 3 Seksi, yakni Seksi 1 Ruas Serang &amp;ndash; Rangkasbitung (26,50 Km), Seksi 2 Ruas Rangkasbitung - Cileles (24,17 Km), dan Seksi 3 Ruas Cileles - Panimbang (33 Km). Pembangunannya dikerjakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi sebesar Rp 5,33 triliun terdiri dari Seksi 1 - 2, porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang dan Seksi 3 porsi Pemerintah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Integrasi Tarif Tol Jakarta-Cikampek Bisa Berlaku Pekan Depan
Kepala Bagian Umum Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Mahbullah Nurdin berharap pada Maret 2021, Tol Serang-Panimbang Seksi 1 sudah bisa dilakukan uji laik fungsi.

&quot;Mudah-mudahan kalau sesuai target seluruh pekerjaan konstruksi Seksi 1 selesai, pada bulan Maret atau April 2021 BUJT sudah bisa mengajukan uji laik fungsi kepada Pemerintah atau BPJT untuk menyambut arus mudik Lebaran Mei 2021 mendatang. Barangkali ada orang Jakarta yang mau mudik Lebaran ke Rangkasbitung sudah bisa melewati jalan tol tersebut,&quot; kata Nurdin.Sementara Direktur Teknik dan Operasi PT. Wika Jalan Tol  Serang-Panimbang, Nanang Siswanto mengatakan secara prinsip, proyek Tol  Serang-Panimbang Seksi Serang &amp;ndash; Rangkasbitung berjalan lancar dengan  capaian konstruksi pada jalan utama (main road) hampir 100%.

&quot;Saat ini tinggal menyisakan pembebasan lahan pada pengerjaan di  sekitar overpass STA 24.568 dengan luasan lahan sekitar 75 m2. Sudah  negosisasi dan tinggal proses pembayaran,&quot; tutur Nanang.

Kehadiran Tol Serang-Panimbang juga akan juga diharapkan akan  mendukung pengembangan ekonomi Wilayah Banten Tengah dan Banten Selatan  dengan Banten Utara yang secara geografis berdekatan dengan Jakarta. Tol  ini akan memberikan kemudahan dan efisiensi waktu perjalanan, misalnya  dari Jakarta menuju Tanjung Lesung yang sebelumnya membutuhkan waktu  tempuh sekitar 4 - 5 jam, nantinya hanya menjadi sekitar 2 - 3 jam  dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam.</content:encoded></item></channel></rss>
