<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Sowan ke Ma'ruf Amin, Bahas Kelanjutan Merger 3 Bank Syariah</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menemui Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin pada hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314802/erick-thohir-sowan-ke-ma-ruf-amin-bahas-kelanjutan-merger-3-bank-syariah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314802/erick-thohir-sowan-ke-ma-ruf-amin-bahas-kelanjutan-merger-3-bank-syariah"/><item><title>Erick Thohir Sowan ke Ma'ruf Amin, Bahas Kelanjutan Merger 3 Bank Syariah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314802/erick-thohir-sowan-ke-ma-ruf-amin-bahas-kelanjutan-merger-3-bank-syariah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/320/2314802/erick-thohir-sowan-ke-ma-ruf-amin-bahas-kelanjutan-merger-3-bank-syariah</guid><pubDate>Senin 23 November 2020 21:16 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/23/320/2314802/erick-thohir-sowan-ke-ma-ruf-amin-bahas-kelanjutan-merger-3-bank-syariah-WfzOXt8VZf.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir bertemu dengan Wapres Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/23/320/2314802/erick-thohir-sowan-ke-ma-ruf-amin-bahas-kelanjutan-merger-3-bank-syariah-WfzOXt8VZf.jpeg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir bertemu dengan Wapres Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menemui Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin pada hari ini. Sowan yang dilakukan Erick Thohir ini dalam rangka untuk melaporkan tindak lanjut dari rencana marger tiga bank syariah milik negara (Himbara).

Dalam marger tersebut, ada tiga bank syariah BUMN yang digabungkan yakni Bank BRI Syariah, Bank BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri. Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir didampingi oleh Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Hery Gunardi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Merger Bank Syariah hingga Bank Wakaf Mikro Kunci RI Go Global
Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi mengatakan pertemuan ini membahas mengenai mekanisme dari pengembangan marger bank syariah. Rencananya, marger bank syariah ini direncanakan bisa beroperasi pada Februark 2021.

&quot;Jadi dibahas mengenai seperti apa pengembangan bank merger dari tiga bank yang akan dimerger yang insya Allah pada bulan Februari (2021) yang akan datang itu diperkirakan sudah mulai beroperasi,&quot; ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (23/11/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: RUPSLB Ubah Susunan Komisaris, Saham BRIS Melompat 8,12%
Menurut Masduki, salah satu fokus yang dibicarakan adalah orientasi bagaimana bank hasil merger tersebut bisa menjadi bank besar yang akan bermain di tingkat korporat. Salah satunya adalah bagaimana agar bank syariah ini bisa membawa dana-dana besar yang cocok dengan agama islan

&quot;Strateginya kan antara lain bagaimana bank itu nanti bisa bergerak ke luar negeri, terutama di Timur Tengah, sehingga dengan demikian, bisa membawa dana-dana besar, yang berupa dana-dana yang cocok dengan agama Islam, syariah,&quot; ucapnya.

Menurut Masduki, diharapkan para korporat baik nasional maupun internasional yang selama ini banyak berorientasi pada pembiayaan konvensional melalui bank konvensional bisa juga memanfaatkan bank syariah. Namun demikian, bank syariah yang telah besar nanti, juga diharapkan tetap bermain di level usaha mikro.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMi82Ny8xMjM2MTgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kalau bank syariah yang sudah besar ini, dengan modal 220-an Triliun  sudah bermain di korporat, bukan berarti dia tidak bermain di yang  kecil juga. Jadi tetap bermain di mikro juga, bahkan Wapres meminta  supaya bank wakaf mikro juga dibesarkan,&quot; kata Masduki.

Menurut Masduki, salah satu hal menarik yang dibahas dalam pertemuan  ini adalahmengenai Bank Syariah Mandiri yang telah mengoperasikan satu  bentuk bank wakaf mikro. Mengingat, bank wakaf mikro menjadi salah satu  konsen dari pemerintah.

&quot;Jadi persoalan bank wakaf mikro itu menjadi concern dari Bapak Wakil  Presiden, bagaimana agar bank wakaf mikro itu bisa dibesarkan. Maka  tadi juga ditindaklanjuti lagi pembahasannya agar nanti bank merger dari  tiga bank syariah itu supaya mencari bisnis modelnya seperti apa agar  bank wakaf mikro itu bisa menggelinding dan membesar,&quot; jelas Masduki.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menemui Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin pada hari ini. Sowan yang dilakukan Erick Thohir ini dalam rangka untuk melaporkan tindak lanjut dari rencana marger tiga bank syariah milik negara (Himbara).

Dalam marger tersebut, ada tiga bank syariah BUMN yang digabungkan yakni Bank BRI Syariah, Bank BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri. Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir didampingi oleh Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Hery Gunardi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Merger Bank Syariah hingga Bank Wakaf Mikro Kunci RI Go Global
Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi mengatakan pertemuan ini membahas mengenai mekanisme dari pengembangan marger bank syariah. Rencananya, marger bank syariah ini direncanakan bisa beroperasi pada Februark 2021.

&quot;Jadi dibahas mengenai seperti apa pengembangan bank merger dari tiga bank yang akan dimerger yang insya Allah pada bulan Februari (2021) yang akan datang itu diperkirakan sudah mulai beroperasi,&quot; ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (23/11/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: RUPSLB Ubah Susunan Komisaris, Saham BRIS Melompat 8,12%
Menurut Masduki, salah satu fokus yang dibicarakan adalah orientasi bagaimana bank hasil merger tersebut bisa menjadi bank besar yang akan bermain di tingkat korporat. Salah satunya adalah bagaimana agar bank syariah ini bisa membawa dana-dana besar yang cocok dengan agama islan

&quot;Strateginya kan antara lain bagaimana bank itu nanti bisa bergerak ke luar negeri, terutama di Timur Tengah, sehingga dengan demikian, bisa membawa dana-dana besar, yang berupa dana-dana yang cocok dengan agama Islam, syariah,&quot; ucapnya.

Menurut Masduki, diharapkan para korporat baik nasional maupun internasional yang selama ini banyak berorientasi pada pembiayaan konvensional melalui bank konvensional bisa juga memanfaatkan bank syariah. Namun demikian, bank syariah yang telah besar nanti, juga diharapkan tetap bermain di level usaha mikro.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMi82Ny8xMjM2MTgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kalau bank syariah yang sudah besar ini, dengan modal 220-an Triliun  sudah bermain di korporat, bukan berarti dia tidak bermain di yang  kecil juga. Jadi tetap bermain di mikro juga, bahkan Wapres meminta  supaya bank wakaf mikro juga dibesarkan,&quot; kata Masduki.

Menurut Masduki, salah satu hal menarik yang dibahas dalam pertemuan  ini adalahmengenai Bank Syariah Mandiri yang telah mengoperasikan satu  bentuk bank wakaf mikro. Mengingat, bank wakaf mikro menjadi salah satu  konsen dari pemerintah.

&quot;Jadi persoalan bank wakaf mikro itu menjadi concern dari Bapak Wakil  Presiden, bagaimana agar bank wakaf mikro itu bisa dibesarkan. Maka  tadi juga ditindaklanjuti lagi pembahasannya agar nanti bank merger dari  tiga bank syariah itu supaya mencari bisnis modelnya seperti apa agar  bank wakaf mikro itu bisa menggelinding dan membesar,&quot; jelas Masduki.</content:encoded></item></channel></rss>
