<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jangan Kaget, Banyak Milenial Jadi Investor Mengais Cuan</title><description>Reza Sadat Shahmeini mengungkapkan, bahwa selama pandemi Covid-19 tren investasi di pasar modal  mengalami peningkatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/622/2314478/jangan-kaget-banyak-milenial-jadi-investor-mengais-cuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/622/2314478/jangan-kaget-banyak-milenial-jadi-investor-mengais-cuan"/><item><title>Jangan Kaget, Banyak Milenial Jadi Investor Mengais Cuan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/622/2314478/jangan-kaget-banyak-milenial-jadi-investor-mengais-cuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/23/622/2314478/jangan-kaget-banyak-milenial-jadi-investor-mengais-cuan</guid><pubDate>Senin 23 November 2020 14:13 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/23/622/2314478/jangan-kaget-banyak-milenial-jadi-investor-mengais-cuan-32zCPqIhCY.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/23/622/2314478/jangan-kaget-banyak-milenial-jadi-investor-mengais-cuan-32zCPqIhCY.jpeg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Head Of Representative Office Jawa Barat Indonesia Stock Exchange (IDX), Reza Sadat Shahmeini mengungkapkan, bahwa selama pandemi Covid-19 tren investasi di pasar modal  mengalami peningkatan. Dia mengatakan, jumlah investor malah mengalami peningkatan saat ekonomi Indonesia dalam keadaan terpuruk.
Baca Juga:&amp;nbsp;Siapkan Dana Darurat Minimal 6 Kali Pengeluaran
&quot;Dalam 5 bulan terakhir, jumlah investor terus meningkat. Bahkan saat ekonomi Indonesia resesi justru jumlah investor malah meningkat signifikan,&quot; katanya dalam Market Review IDX Channel, Senin (23/11/2020)
Dia memaparkan, semalam pandemi jumlah investor pasar modal yang terdiri dari investor saham, reksa dana, dan obligasi bertambah 1 juta SID. Sementara total investor di pasar  modal sudah mencapai 3,5 juta investor.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia menambahkan, di daerah Jawa Barat, pertumbuhan investor baru mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Dari bulan Juli setiap bulannya ada 6200 investor baru.
&quot;Di tengah dan resesi justru jumlah investor kita meningkat,&quot; katanya.Dia menuturkan, jika digolongkan dari faktor usia, peningkatan jumlah  investor ini didominasi oleh kaum milenial, khususnya di daerah Jawa  Barat. Setidaknya ada 98000 investor milenial baru yang berinvestasi di  pasar modal.
&quot;Untuk Jawa  Barat saja ada 42,38% investor milenial dari total  keseluruhan investor. Jadi selama 2020 investor milenial meningkat  signifikan,&quot; terangnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Head Of Representative Office Jawa Barat Indonesia Stock Exchange (IDX), Reza Sadat Shahmeini mengungkapkan, bahwa selama pandemi Covid-19 tren investasi di pasar modal  mengalami peningkatan. Dia mengatakan, jumlah investor malah mengalami peningkatan saat ekonomi Indonesia dalam keadaan terpuruk.
Baca Juga:&amp;nbsp;Siapkan Dana Darurat Minimal 6 Kali Pengeluaran
&quot;Dalam 5 bulan terakhir, jumlah investor terus meningkat. Bahkan saat ekonomi Indonesia resesi justru jumlah investor malah meningkat signifikan,&quot; katanya dalam Market Review IDX Channel, Senin (23/11/2020)
Dia memaparkan, semalam pandemi jumlah investor pasar modal yang terdiri dari investor saham, reksa dana, dan obligasi bertambah 1 juta SID. Sementara total investor di pasar  modal sudah mencapai 3,5 juta investor.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia menambahkan, di daerah Jawa Barat, pertumbuhan investor baru mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Dari bulan Juli setiap bulannya ada 6200 investor baru.
&quot;Di tengah dan resesi justru jumlah investor kita meningkat,&quot; katanya.Dia menuturkan, jika digolongkan dari faktor usia, peningkatan jumlah  investor ini didominasi oleh kaum milenial, khususnya di daerah Jawa  Barat. Setidaknya ada 98000 investor milenial baru yang berinvestasi di  pasar modal.
&quot;Untuk Jawa  Barat saja ada 42,38% investor milenial dari total  keseluruhan investor. Jadi selama 2020 investor milenial meningkat  signifikan,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
