<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos OJK Pede IHSG Bisa Tembus Level 6.000</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perlahan terus membaik di tengah pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/24/278/2315121/bos-ojk-pede-ihsg-bisa-tembus-level-6-000</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/24/278/2315121/bos-ojk-pede-ihsg-bisa-tembus-level-6-000"/><item><title>Bos OJK Pede IHSG Bisa Tembus Level 6.000</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/24/278/2315121/bos-ojk-pede-ihsg-bisa-tembus-level-6-000</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/24/278/2315121/bos-ojk-pede-ihsg-bisa-tembus-level-6-000</guid><pubDate>Selasa 24 November 2020 12:40 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/24/278/2315121/bos-ojk-pede-ihsg-bisa-tembus-level-6-000-XNLeqBUJ8D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua OJK Wimboh Santoso. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/24/278/2315121/bos-ojk-pede-ihsg-bisa-tembus-level-6-000-XNLeqBUJ8D.jpg</image><title>Ketua OJK Wimboh Santoso. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perlahan terus membaik di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, di saat awal masa pandemi, IHSG sempat menyentuh level terendah di 3.931,73 tepatnya pada 20 Maret 2020.
Baca Juga: Jeda Makan Siang, IHSG Makin Kokoh di Level 5.688
 
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyampaikan bahwa peningkatan IHSG tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan pihaknya untuk menstimulasi ekonomi, seperti trading halt diperketat dan membolehkan emiten membeli kembali saham tanpa RUPS, sehingga fundamental emiten bisa lebih baik sehingga muncul sentimen positif.
Bahkan, Wimboh menyebut IHSG bisa kembali menembus level 6.000 dalam waktu dekat seiring dengan torehan indeks dalam beberapa waktu perdagangan terakhir.
Baca Juga: IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Saham Pilihan Pagi Ini
 
&quot;Dan akhirnya dengan berbagai kebijakan di sektor riil, moneter dan OJK ini memberikan convindent sehingga angka terakhir kemarin 23 November indeks kita sudah 5.652 dan kita harapkan bisa mencapai 6.000 karena memang pada saat sebelum turun karena covid-19 itu di atas 6.000,&quot; ujar Wimboh dalam acara CEO Networking 2020 secara virtual, Selasa (24/11/2020).
Meskipun banyak emiten saham di Indonesia yang masih berada di level kecil, Wimboh berharap ke depannya jumlah ini terus ditambah agar integritas pasar modal terus terjaga dan lebih banyak lagi investor dalam negeri agar terlalu bergantung dengan portofolio dari luar negeri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;&quot;Ini semua adalah tanda-tanda yang baik di pasar modal terutama para  pengusaha, kita memiliki potensi investor ritel dalam negeri yang  basisnya luas sekali,&quot; ucapnya.
&quot;Kami mengharapkan masih banyak lagi emiten-emiten yang pipeline dan  juga investor ritel dengan teknologi kita harapkan bisa lebih marak lagi  ke depan,&quot; sambungnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perlahan terus membaik di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, di saat awal masa pandemi, IHSG sempat menyentuh level terendah di 3.931,73 tepatnya pada 20 Maret 2020.
Baca Juga: Jeda Makan Siang, IHSG Makin Kokoh di Level 5.688
 
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyampaikan bahwa peningkatan IHSG tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan pihaknya untuk menstimulasi ekonomi, seperti trading halt diperketat dan membolehkan emiten membeli kembali saham tanpa RUPS, sehingga fundamental emiten bisa lebih baik sehingga muncul sentimen positif.
Bahkan, Wimboh menyebut IHSG bisa kembali menembus level 6.000 dalam waktu dekat seiring dengan torehan indeks dalam beberapa waktu perdagangan terakhir.
Baca Juga: IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Saham Pilihan Pagi Ini
 
&quot;Dan akhirnya dengan berbagai kebijakan di sektor riil, moneter dan OJK ini memberikan convindent sehingga angka terakhir kemarin 23 November indeks kita sudah 5.652 dan kita harapkan bisa mencapai 6.000 karena memang pada saat sebelum turun karena covid-19 itu di atas 6.000,&quot; ujar Wimboh dalam acara CEO Networking 2020 secara virtual, Selasa (24/11/2020).
Meskipun banyak emiten saham di Indonesia yang masih berada di level kecil, Wimboh berharap ke depannya jumlah ini terus ditambah agar integritas pasar modal terus terjaga dan lebih banyak lagi investor dalam negeri agar terlalu bergantung dengan portofolio dari luar negeri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;&quot;Ini semua adalah tanda-tanda yang baik di pasar modal terutama para  pengusaha, kita memiliki potensi investor ritel dalam negeri yang  basisnya luas sekali,&quot; ucapnya.
&quot;Kami mengharapkan masih banyak lagi emiten-emiten yang pipeline dan  juga investor ritel dengan teknologi kita harapkan bisa lebih marak lagi  ke depan,&quot; sambungnya.</content:encoded></item></channel></rss>
