<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Anjlok Tertekan Data Ekonomi AS</title><description>Harga emas turun tajam hampir 2% pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/24/320/2314927/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-data-ekonomi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/24/320/2314927/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-data-ekonomi-as"/><item><title>Harga Emas Berjangka Anjlok Tertekan Data Ekonomi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/24/320/2314927/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-data-ekonomi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/24/320/2314927/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-data-ekonomi-as</guid><pubDate>Selasa 24 November 2020 08:18 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/24/320/2314927/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-data-ekonomi-as-XWBmDOlw3h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas  (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/24/320/2314927/harga-emas-berjangka-anjlok-tertekan-data-ekonomi-as-XWBmDOlw3h.jpg</image><title>Harga emas  (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Harga emas turun tajam hampir 2% pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Harga emas tertekan data aktivitas bisnis AS yang lebih baik dari perkiraan dan hasil uji coba vaksin COVID-19 yang menjanjikan mendorong harapan untuk pemulihan ekonomi lebih cepat.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini, 1 Gram Masih Rp985.000
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, anjlok USD34,6 atau 1,85% menjadi ditutup pada USD1.837,80 per ounce. Akhir pekan lalu (20/11/2020), emas berjangka terangkat USD10,9 atau 0,59% menjadi USD1.872,40.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Emas terpuruk di bawah level penting USD1.850 setelah rilis PMI AS yang luar biasa kuat hanya mengurangi kebutuhan akan stimulus. Tidak ada yang memperkirakan angka yang kuat baik di sektor jasa maupun manufaktur,&quot; kata Analis Senior di OANDA Edward Moya dilansir dari Antara.
Data menunjukkan aktivitas bisnis AS pada November berkembang pada tingkat tercepat dalam lebih dari lima tahun, meningkatkan optimisme tentang kesehatan ekonomi AS di kalangan investor.
Data positif juga datang setelah AstraZeneca, Inggris, mengatakan  vaksinnya bisa sekitar 90% efektif tanpa efek samping yang serius.
&quot;Investor beralih kembali ke saham-saham karena fakta hanya ada  sedikit ketidakpastian sekarang daripada sebelumnya,&quot; kata Pendiri  Circle Squared Alternative Investments Jeffrey Sica.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 73 sen  atau 3%, menjadi ditutup pada USD23,633 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Januari turun USD25,5 atau 2,66% menjadi menetap pada  USD931,7 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Harga emas turun tajam hampir 2% pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Harga emas tertekan data aktivitas bisnis AS yang lebih baik dari perkiraan dan hasil uji coba vaksin COVID-19 yang menjanjikan mendorong harapan untuk pemulihan ekonomi lebih cepat.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini, 1 Gram Masih Rp985.000
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, anjlok USD34,6 atau 1,85% menjadi ditutup pada USD1.837,80 per ounce. Akhir pekan lalu (20/11/2020), emas berjangka terangkat USD10,9 atau 0,59% menjadi USD1.872,40.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Emas terpuruk di bawah level penting USD1.850 setelah rilis PMI AS yang luar biasa kuat hanya mengurangi kebutuhan akan stimulus. Tidak ada yang memperkirakan angka yang kuat baik di sektor jasa maupun manufaktur,&quot; kata Analis Senior di OANDA Edward Moya dilansir dari Antara.
Data menunjukkan aktivitas bisnis AS pada November berkembang pada tingkat tercepat dalam lebih dari lima tahun, meningkatkan optimisme tentang kesehatan ekonomi AS di kalangan investor.
Data positif juga datang setelah AstraZeneca, Inggris, mengatakan  vaksinnya bisa sekitar 90% efektif tanpa efek samping yang serius.
&quot;Investor beralih kembali ke saham-saham karena fakta hanya ada  sedikit ketidakpastian sekarang daripada sebelumnya,&quot; kata Pendiri  Circle Squared Alternative Investments Jeffrey Sica.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 73 sen  atau 3%, menjadi ditutup pada USD23,633 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Januari turun USD25,5 atau 2,66% menjadi menetap pada  USD931,7 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
