<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dolar Tekan Rupiah ke Level Rp14.167/USD</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pagi ini. Rupiah kembali dekati Rp14.200 per USD.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/24/320/2314967/dolar-tekan-rupiah-ke-level-rp14-167-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/24/320/2314967/dolar-tekan-rupiah-ke-level-rp14-167-usd"/><item><title>Dolar Tekan Rupiah ke Level Rp14.167/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/24/320/2314967/dolar-tekan-rupiah-ke-level-rp14-167-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/24/320/2314967/dolar-tekan-rupiah-ke-level-rp14-167-usd</guid><pubDate>Selasa 24 November 2020 09:43 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/24/320/2314967/dolar-tekan-rupiah-ke-level-rp14-167-usd-mqMTrYcjoB.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/24/320/2314967/dolar-tekan-rupiah-ke-level-rp14-167-usd-mqMTrYcjoB.jpeg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pagi ini. Rupiah kembali dekati Rp14.200 per USD.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Selasa (24/11/2020) pada pukul 09.41 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 18,5 poin atau 0,13% ke level Rp14.167 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.150 hingga Rp14.167 per USD.
Baca Juga: Rupiah Dibuka Lesu Dekati Rp14.200/USD
 
Sementara itu, yahoofinance mencatat Rupiah stagnan di Rp14.160 per USD. Di mana, dalam pergerakan selama 52 minggu di kisaran Rp13.215-Rp17.178 per USD.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8wNy80LzExNzY1MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Sebelumnya, indeks dolar AS melonjak terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dari level terendah hampir tiga bulan pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Dolar menguat ketika data menunjukkan bahwa aktivitas bisnis AS berkembang pada tingkat tercepat dalam lebih dari lima tahun pada November, dan indeks mencapai dukungan teknis yang kuat.Indeks manajer pembelian (PMI) sektor manufaktur dan jasa IHS Markit,  keduanya bahkan melampaui perkiraan paling optimistis dalam jajak  pendapat Reuters yang memperkirakan keduanya akan mendatar, menawarkan  penyeimbang data yang menunjukkan momentum ekonomi melambat setelah  rebound kuat kuartal ketiga dari penurunan bersejarah musim semi lalu.
&quot;Dolar berbalik lebih tinggi di New York pada Senin (23/11), dengan  hasil PMI Markit yang lebih baik menjadi pendorong utama,&quot; kata Direktur  Pelaksana dan Analisis Mata Uang Global Ronald Simpson di Action  Economics, dikutip dari Antara.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pagi ini. Rupiah kembali dekati Rp14.200 per USD.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Selasa (24/11/2020) pada pukul 09.41 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 18,5 poin atau 0,13% ke level Rp14.167 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.150 hingga Rp14.167 per USD.
Baca Juga: Rupiah Dibuka Lesu Dekati Rp14.200/USD
 
Sementara itu, yahoofinance mencatat Rupiah stagnan di Rp14.160 per USD. Di mana, dalam pergerakan selama 52 minggu di kisaran Rp13.215-Rp17.178 per USD.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8wNy80LzExNzY1MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Sebelumnya, indeks dolar AS melonjak terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dari level terendah hampir tiga bulan pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Dolar menguat ketika data menunjukkan bahwa aktivitas bisnis AS berkembang pada tingkat tercepat dalam lebih dari lima tahun pada November, dan indeks mencapai dukungan teknis yang kuat.Indeks manajer pembelian (PMI) sektor manufaktur dan jasa IHS Markit,  keduanya bahkan melampaui perkiraan paling optimistis dalam jajak  pendapat Reuters yang memperkirakan keduanya akan mendatar, menawarkan  penyeimbang data yang menunjukkan momentum ekonomi melambat setelah  rebound kuat kuartal ketiga dari penurunan bersejarah musim semi lalu.
&quot;Dolar berbalik lebih tinggi di New York pada Senin (23/11), dengan  hasil PMI Markit yang lebih baik menjadi pendorong utama,&quot; kata Direktur  Pelaksana dan Analisis Mata Uang Global Ronald Simpson di Action  Economics, dikutip dari Antara.</content:encoded></item></channel></rss>
