<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Makin Anjlok, Investor Pindah ke Dolar</title><description>Harga emas terus merosot pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/25/320/2315704/harga-emas-berjangka-makin-anjlok-investor-pindah-ke-dolar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/25/320/2315704/harga-emas-berjangka-makin-anjlok-investor-pindah-ke-dolar"/><item><title>Harga Emas Berjangka Makin Anjlok, Investor Pindah ke Dolar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/25/320/2315704/harga-emas-berjangka-makin-anjlok-investor-pindah-ke-dolar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/25/320/2315704/harga-emas-berjangka-makin-anjlok-investor-pindah-ke-dolar</guid><pubDate>Rabu 25 November 2020 10:09 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/25/320/2315704/harga-emas-berjangka-makin-anjlok-investor-pindah-ke-dolar-lMMRLXiQxZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emas (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/25/320/2315704/harga-emas-berjangka-makin-anjlok-investor-pindah-ke-dolar-lMMRLXiQxZ.jpg</image><title>Emas (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas terus merosot pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas mencatat kerugian besar untuk hari kedua beruntun, saat kemajuan vaksin covid-19 dan harapan yang didorong oleh transisi Gedung Putih mendorong investor untuk berbondong-bondong beralih ke aset-aset berisiko.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini, 1 Gram Masih Rp985.000
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, anjlok USD33,2 atau 1,81% menjadi ditutup pada USD1.804,60 per ounce. Sehari sebelumnya, emas berjangka terperosok USD34,6 atau 1,85% menjadi USD1.837,80.
&quot;Lebih optimisme dalam hal ekonomi, berdasarkan vaksin telah mengambil beberapa status safe haven menjauh dari pasar emas,&quot; kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, dilansir dari Antara, Rabu (25/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Indeks Dow menembus 30.000 poin untuk pertama kalinya saat investor bertaruh pada pemulihan ekonomi yang cepat menyusul kemajuan vaksin Virus Corona dan setelah Presiden terpilih AS Joe Biden bergerak lebih dekat untuk mengambil kendali kekuasaan pada Januari dengan persetujuan resmi.
Adapun harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 33,3 sen atau 1,41% menjadi ditutup pada USD23,3 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD26,6 atau 2,85% menjadi menetap pada USD958,3 per ounce.Sebelumnya, Wall Street meroket pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Indeks Dow Jones  menembus level 30.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah, ketika  investor mengantisipasi pemulihan ekonomi 2021 pada kemajuan vaksin  Virus Corona dan izin resmi untuk transisi Presiden terpilih Joe Biden  ke Gedung Putih.
Indeks Dow Jones Industrial Average melambung 454,97 poin atau  1,54%, menjadi berakhir di 30.046,24 poin. Di awal sesi, indeks 30 saham  mencapai level tertinggi 30.116,51 poin.
Baca Juga: Wall Street Menguat Ditopang Saham Sektor Energi
 
Indeks S&amp;amp;P 500 terangkat 57,82 poin atau 1,62%, menjadi berakhir  di 3.635,41 poin, juga merupakan rekor penutupan. Indeks Komposit Nasdaq  ditutup 156,15 poin atau 1,31% lebih tinggi, menjadi menetap di  12.036,79 poin, demikian dilansir dari Antara, Rabu (25/11/2020).</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas terus merosot pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas mencatat kerugian besar untuk hari kedua beruntun, saat kemajuan vaksin covid-19 dan harapan yang didorong oleh transisi Gedung Putih mendorong investor untuk berbondong-bondong beralih ke aset-aset berisiko.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini, 1 Gram Masih Rp985.000
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, anjlok USD33,2 atau 1,81% menjadi ditutup pada USD1.804,60 per ounce. Sehari sebelumnya, emas berjangka terperosok USD34,6 atau 1,85% menjadi USD1.837,80.
&quot;Lebih optimisme dalam hal ekonomi, berdasarkan vaksin telah mengambil beberapa status safe haven menjauh dari pasar emas,&quot; kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, dilansir dari Antara, Rabu (25/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Indeks Dow menembus 30.000 poin untuk pertama kalinya saat investor bertaruh pada pemulihan ekonomi yang cepat menyusul kemajuan vaksin Virus Corona dan setelah Presiden terpilih AS Joe Biden bergerak lebih dekat untuk mengambil kendali kekuasaan pada Januari dengan persetujuan resmi.
Adapun harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 33,3 sen atau 1,41% menjadi ditutup pada USD23,3 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD26,6 atau 2,85% menjadi menetap pada USD958,3 per ounce.Sebelumnya, Wall Street meroket pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Indeks Dow Jones  menembus level 30.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah, ketika  investor mengantisipasi pemulihan ekonomi 2021 pada kemajuan vaksin  Virus Corona dan izin resmi untuk transisi Presiden terpilih Joe Biden  ke Gedung Putih.
Indeks Dow Jones Industrial Average melambung 454,97 poin atau  1,54%, menjadi berakhir di 30.046,24 poin. Di awal sesi, indeks 30 saham  mencapai level tertinggi 30.116,51 poin.
Baca Juga: Wall Street Menguat Ditopang Saham Sektor Energi
 
Indeks S&amp;amp;P 500 terangkat 57,82 poin atau 1,62%, menjadi berakhir  di 3.635,41 poin, juga merupakan rekor penutupan. Indeks Komposit Nasdaq  ditutup 156,15 poin atau 1,31% lebih tinggi, menjadi menetap di  12.036,79 poin, demikian dilansir dari Antara, Rabu (25/11/2020).</content:encoded></item></channel></rss>
