<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di WEF, Jokowi Pamer UU Ciptaker hingga Ajak Dunia Investasi ke RI</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya di WEF menyampaikan bahwa Indonesia terus membangun ekonomi yang  inklusif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/25/320/2316193/di-wef-jokowi-pamer-uu-ciptaker-hingga-ajak-dunia-investasi-ke-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/25/320/2316193/di-wef-jokowi-pamer-uu-ciptaker-hingga-ajak-dunia-investasi-ke-ri"/><item><title>Di WEF, Jokowi Pamer UU Ciptaker hingga Ajak Dunia Investasi ke RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/25/320/2316193/di-wef-jokowi-pamer-uu-ciptaker-hingga-ajak-dunia-investasi-ke-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/25/320/2316193/di-wef-jokowi-pamer-uu-ciptaker-hingga-ajak-dunia-investasi-ke-ri</guid><pubDate>Rabu 25 November 2020 20:16 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/25/320/2316193/di-wef-jokowi-pamer-uu-ciptaker-hingga-ajak-dunia-investasi-ke-ri-OQSYJ1UGXZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/25/320/2316193/di-wef-jokowi-pamer-uu-ciptaker-hingga-ajak-dunia-investasi-ke-ri-OQSYJ1UGXZ.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) menyampaikan bahwa Indonesia terus membangun ekonomi yang inklusif. Selain itu membangun hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungannya, serta mampu beradaptasi dan siap menghadapi krisis.
Di mana langkah besar Indonesia mewujudkan hal itu adalah dengan menerbitkan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) yang beberapa waktu lalu disahkan.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Menko Marves: Indonesia Jadi Primadona dalam World Economic Forum 2020
&quot;Pengesahan omnibus UU Cipta Kerja adalah langkah besar kami untuk mempermudah izin usaha dan memberikan kepastian hukum, serta memberikan insentif untuk menarik investasi, terutama untuk industri padat karya dan ekonomi digital,&quot; katanya dikutip dari rilis Setpres, Rabu, (25/11/2020)
Jokowi menyebut Indonesia terus berkomitmen untuk menuju ekonomi lebih hijau dan berkelanjutan. Menurutnya, geliat pemulihan ekonomi tidak boleh lagi mengabaikan perlindungan terhadap lingkungan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kemampuan Produksi Jadi Strategi Menperin Hadapi Globalisasi 4.0
&quot;Perlindungan bagi hutan tropis tetap menjadi prioritas kami sebagai benteng pertahanan terhadap perubahan iklim,&quot; ujarya.
Dia mengatakan bahwa Indonesia sendiri telah melakukan beberapa terobosan. Diantaranya memanfaatkan biodiesel B-30. Selain itu mengembangkan green diesel D100 dari bahan kelapa sawit yang menyerap 1 juta ton sawit produksi petani.
Kemudian memasang ratusan ribu Pembangkit Listrik Tenaga Surya di atap rumah tangga. Termasuk juga mengolah biji nikel menjadi baterai litium yang dapat digunakan di ponsel dan mobil listrik.&quot;Semua upaya tersebut akan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja  baru yang sekaligus berkontribusi pada pengembangan energi masa depan,&quot;  ujarnya.
Lebih lanjut Jokowi menyebut bahwa tahun 2021 akan menjadi tahun yang  penuh peluang bagi Indonesia untuk berpartisipasi dalam kebangkitan  perekonomian dunia. Indonesia mendukung dunia dengan membangun ekosistem  investasi yang jauh lebih baik dengan melakukan perbaikan ekosistem  regulasi dan birokrasi secara besar-besaran.
Selain itu Indonesia juga memberikan insentif bagi investasi yang  sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan. Dia juga menjamin kondisi  sosial dan politik yang stabil.
&quot;Saya mengundang masyarakat dunia untuk bergabung dan menanamkan  investasi di Indonesia, untuk membangun ekonomi dunia yang lebih  inklusif, berkelanjutan, dan resilient,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) menyampaikan bahwa Indonesia terus membangun ekonomi yang inklusif. Selain itu membangun hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungannya, serta mampu beradaptasi dan siap menghadapi krisis.
Di mana langkah besar Indonesia mewujudkan hal itu adalah dengan menerbitkan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) yang beberapa waktu lalu disahkan.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Menko Marves: Indonesia Jadi Primadona dalam World Economic Forum 2020
&quot;Pengesahan omnibus UU Cipta Kerja adalah langkah besar kami untuk mempermudah izin usaha dan memberikan kepastian hukum, serta memberikan insentif untuk menarik investasi, terutama untuk industri padat karya dan ekonomi digital,&quot; katanya dikutip dari rilis Setpres, Rabu, (25/11/2020)
Jokowi menyebut Indonesia terus berkomitmen untuk menuju ekonomi lebih hijau dan berkelanjutan. Menurutnya, geliat pemulihan ekonomi tidak boleh lagi mengabaikan perlindungan terhadap lingkungan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kemampuan Produksi Jadi Strategi Menperin Hadapi Globalisasi 4.0
&quot;Perlindungan bagi hutan tropis tetap menjadi prioritas kami sebagai benteng pertahanan terhadap perubahan iklim,&quot; ujarya.
Dia mengatakan bahwa Indonesia sendiri telah melakukan beberapa terobosan. Diantaranya memanfaatkan biodiesel B-30. Selain itu mengembangkan green diesel D100 dari bahan kelapa sawit yang menyerap 1 juta ton sawit produksi petani.
Kemudian memasang ratusan ribu Pembangkit Listrik Tenaga Surya di atap rumah tangga. Termasuk juga mengolah biji nikel menjadi baterai litium yang dapat digunakan di ponsel dan mobil listrik.&quot;Semua upaya tersebut akan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja  baru yang sekaligus berkontribusi pada pengembangan energi masa depan,&quot;  ujarnya.
Lebih lanjut Jokowi menyebut bahwa tahun 2021 akan menjadi tahun yang  penuh peluang bagi Indonesia untuk berpartisipasi dalam kebangkitan  perekonomian dunia. Indonesia mendukung dunia dengan membangun ekosistem  investasi yang jauh lebih baik dengan melakukan perbaikan ekosistem  regulasi dan birokrasi secara besar-besaran.
Selain itu Indonesia juga memberikan insentif bagi investasi yang  sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan. Dia juga menjamin kondisi  sosial dan politik yang stabil.
&quot;Saya mengundang masyarakat dunia untuk bergabung dan menanamkan  investasi di Indonesia, untuk membangun ekonomi dunia yang lebih  inklusif, berkelanjutan, dan resilient,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
