<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bicara Ekonomi Islam Dunia, Wapres: Harus Kita Manfaatkan</title><description>Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyampaikan bahwa perekonomian Islam atau sering disebut  dengan ekonomi syariah juga terdampak oleh pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/26/320/2316702/bicara-ekonomi-islam-dunia-wapres-harus-kita-manfaatkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/26/320/2316702/bicara-ekonomi-islam-dunia-wapres-harus-kita-manfaatkan"/><item><title>Bicara Ekonomi Islam Dunia, Wapres: Harus Kita Manfaatkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/26/320/2316702/bicara-ekonomi-islam-dunia-wapres-harus-kita-manfaatkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/26/320/2316702/bicara-ekonomi-islam-dunia-wapres-harus-kita-manfaatkan</guid><pubDate>Kamis 26 November 2020 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/26/320/2316702/bicara-ekonomi-islam-dunia-wapres-harus-kita-manfaatkan-bWDVAOFy9Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Syariah (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/26/320/2316702/bicara-ekonomi-islam-dunia-wapres-harus-kita-manfaatkan-bWDVAOFy9Y.jpg</image><title>Ekonomi Syariah (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyampaikan bahwa perekonomian Islam atau sering disebut dengan ekonomi syariah juga terdampak oleh pandemi Covid-19. Dia menegaskan,  ekonomi syariah tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian dari struktur perekonomian global, sehingga perlambatan ekonomi global juga akan berakibat pada melambatnya ekonomi Islam global.
Baca Juga: Sebelum Investasi di Saham Syariah, Sontek Cara Influencer Ini
 
Dari State of the Global Islamic Economy Report, menunjukkan bahwa perlambatan ekonomi Islam global tidak separah jika dibandingkan perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia secara keseluruhan. Pertumbuhan ekonomi dunia pada masa pandemi Covid-19 di tahun 2020 diperkirakan mengalami kontraksi 5,2%, sedangkan ekonomi Islam global hanya mengalami kontraksi 2,5%.
&quot;Pertumbuhan industri makanan dan minuman halal global mengalami kontraksi sebesar 0,2%, diikuti oleh industri kosmetik sebesar 2,5%, dan industri busana muslim global sebesar 2,9%,&quot; ujar Ma'ruf dalam acara Indonesia Islamic Festival (IIFEST) Webinar Series 2020, Kamis (26/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNy82Ny8xMjQ2ODcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Walaupun tumbuh negatif, Ma'ruf tetap melihat adanya peluang bahwa permintaan produk halal global masih tetap dapat dimanfaatkan, mengingat ekspor produk halal Indonesia yang masih kecil.
&quot;Ekonomi Islam global sebelum terjadi pandemi diperkirakan mencapai USD3,2 triliun pada tahun 2024, pasca pandemi diperkirakan masih akan mencapai USD2,4 triliun  pada tahun 2024, cukup besar untuk kita manfaatkan,&quot; kata dia.Dengan adanya peluang untuk meningkatkan ekspor produk  halal, mantan ketua umum MUI ini menyebut hal ini harus bisa  dimanfaatkan untuk membantu pemulihan ekonomi nasional.
&quot;Ekonomi Syariah berpotensi menjadi salah satu pilar dalam upaya  pemulihan ekonomi nasional. Karena itu, upaya untuk menggairahkan  kembali ekonomi dan keuangan Syariah pasca masa pandemi penting untuk  mendorong kebangkitan ekonomi nasional,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyampaikan bahwa perekonomian Islam atau sering disebut dengan ekonomi syariah juga terdampak oleh pandemi Covid-19. Dia menegaskan,  ekonomi syariah tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian dari struktur perekonomian global, sehingga perlambatan ekonomi global juga akan berakibat pada melambatnya ekonomi Islam global.
Baca Juga: Sebelum Investasi di Saham Syariah, Sontek Cara Influencer Ini
 
Dari State of the Global Islamic Economy Report, menunjukkan bahwa perlambatan ekonomi Islam global tidak separah jika dibandingkan perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia secara keseluruhan. Pertumbuhan ekonomi dunia pada masa pandemi Covid-19 di tahun 2020 diperkirakan mengalami kontraksi 5,2%, sedangkan ekonomi Islam global hanya mengalami kontraksi 2,5%.
&quot;Pertumbuhan industri makanan dan minuman halal global mengalami kontraksi sebesar 0,2%, diikuti oleh industri kosmetik sebesar 2,5%, dan industri busana muslim global sebesar 2,9%,&quot; ujar Ma'ruf dalam acara Indonesia Islamic Festival (IIFEST) Webinar Series 2020, Kamis (26/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNy82Ny8xMjQ2ODcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Walaupun tumbuh negatif, Ma'ruf tetap melihat adanya peluang bahwa permintaan produk halal global masih tetap dapat dimanfaatkan, mengingat ekspor produk halal Indonesia yang masih kecil.
&quot;Ekonomi Islam global sebelum terjadi pandemi diperkirakan mencapai USD3,2 triliun pada tahun 2024, pasca pandemi diperkirakan masih akan mencapai USD2,4 triliun  pada tahun 2024, cukup besar untuk kita manfaatkan,&quot; kata dia.Dengan adanya peluang untuk meningkatkan ekspor produk  halal, mantan ketua umum MUI ini menyebut hal ini harus bisa  dimanfaatkan untuk membantu pemulihan ekonomi nasional.
&quot;Ekonomi Syariah berpotensi menjadi salah satu pilar dalam upaya  pemulihan ekonomi nasional. Karena itu, upaya untuk menggairahkan  kembali ekonomi dan keuangan Syariah pasca masa pandemi penting untuk  mendorong kebangkitan ekonomi nasional,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
