<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investor Berharap Stimulus Fiskal Era Biden Kembali Meningkat</title><description>Para pejabat Fed berupaya menyediakan lebih banyak akomodasi bagi  ekonomi agar pemulihan dari pandemi virus korona terus berlanjut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/29/278/2318320/investor-berharap-stimulus-fiskal-era-biden-kembali-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/29/278/2318320/investor-berharap-stimulus-fiskal-era-biden-kembali-meningkat"/><item><title>Investor Berharap Stimulus Fiskal Era Biden Kembali Meningkat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/29/278/2318320/investor-berharap-stimulus-fiskal-era-biden-kembali-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/29/278/2318320/investor-berharap-stimulus-fiskal-era-biden-kembali-meningkat</guid><pubDate>Minggu 29 November 2020 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Kunthi Fahmar Shandy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/29/278/2318320/investor-berharap-stimulus-fiskal-era-biden-kembali-meningkat-Q40JMbzzxo.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/29/278/2318320/investor-berharap-stimulus-fiskal-era-biden-kembali-meningkat-Q40JMbzzxo.jpeg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Rilis Rapat Dewan Gubernur bank sentral Amerika (Federal Reserve/Fed) yang dilaksanakan pada bulan Oktober menunjukkan adanya diskusi mengenai bagaimana caranya untuk menambah kebijakan moneter akomodatif dalam rangka membantu proses pemulihan ekonomi akibat pandemi covid 19.
Direktur Investasma Hans Kwee mengatakan para pejabat Fed berupaya menyediakan lebih banyak akomodasi bagi ekonomi agar pemulihan dari pandemi virus korona terus berlanjut.
Baca Juga: Trump Isyaratkan Bersiap Tinggalkan Gedung Putih 
 
&quot;The Fed juga melihat adanya potensi kenaikan risiko terganggunya proses pemulihan ekonomi akibat naiknya kasus infeksi covid19 di Amerika,&quot; katanya di Jakarta, Minggu (29/10/2020).
Tambahan Stimulus Moneter tentu menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan.
Baca Juga: Beri Selamat kepada Joe Biden, Xi Jinping Harapkan AS dan China Win-Win 
 
Presiden terpilih Joe Biden mempunyai pekerjaan berat memilih menteri yang akan membantunya dalam memulihkan Amerika secara global, menjadi pimpinan globalnya, dan menjadi pimpinan moral. &quot;Diharapkan AS menjadi pimpinan dalam menghadapi pandemi covid 19,&quot; sebut dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi8xLzEyNDU5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pencalonan mantan Kepala Federal Reserve Janet Yellen sebagai Menteri  Keuangan mendapat apresiasi positif dari pasar dan meningkatkan harapan  stimulus fiskal besar. Yellen yang dianggap seorang ekonom tenaga kerja  diperkirakan akan meningkatkan pengeluaran pemerintah untuk mendorong  ekonomi keluar dari resesi akibat pandemi virus korona.
Bahkan yellen juga memperhatikan utang AS yang meningkat pesat dan  defisit anggaran yang memburuk. &quot;Harapan stimulus fiskal yang lebih  besar di era Biden kembali meningkat,&quot; tukas Hans.</description><content:encoded>JAKARTA - Rilis Rapat Dewan Gubernur bank sentral Amerika (Federal Reserve/Fed) yang dilaksanakan pada bulan Oktober menunjukkan adanya diskusi mengenai bagaimana caranya untuk menambah kebijakan moneter akomodatif dalam rangka membantu proses pemulihan ekonomi akibat pandemi covid 19.
Direktur Investasma Hans Kwee mengatakan para pejabat Fed berupaya menyediakan lebih banyak akomodasi bagi ekonomi agar pemulihan dari pandemi virus korona terus berlanjut.
Baca Juga: Trump Isyaratkan Bersiap Tinggalkan Gedung Putih 
 
&quot;The Fed juga melihat adanya potensi kenaikan risiko terganggunya proses pemulihan ekonomi akibat naiknya kasus infeksi covid19 di Amerika,&quot; katanya di Jakarta, Minggu (29/10/2020).
Tambahan Stimulus Moneter tentu menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan.
Baca Juga: Beri Selamat kepada Joe Biden, Xi Jinping Harapkan AS dan China Win-Win 
 
Presiden terpilih Joe Biden mempunyai pekerjaan berat memilih menteri yang akan membantunya dalam memulihkan Amerika secara global, menjadi pimpinan globalnya, dan menjadi pimpinan moral. &quot;Diharapkan AS menjadi pimpinan dalam menghadapi pandemi covid 19,&quot; sebut dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi8xLzEyNDU5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pencalonan mantan Kepala Federal Reserve Janet Yellen sebagai Menteri  Keuangan mendapat apresiasi positif dari pasar dan meningkatkan harapan  stimulus fiskal besar. Yellen yang dianggap seorang ekonom tenaga kerja  diperkirakan akan meningkatkan pengeluaran pemerintah untuk mendorong  ekonomi keluar dari resesi akibat pandemi virus korona.
Bahkan yellen juga memperhatikan utang AS yang meningkat pesat dan  defisit anggaran yang memburuk. &quot;Harapan stimulus fiskal yang lebih  besar di era Biden kembali meningkat,&quot; tukas Hans.</content:encoded></item></channel></rss>
