<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: PNS Junior Harus Diberikan Kesempatan Tampil</title><description>Presiden Joko Widodo meminta tak ada lagi sekat-sekat antara junior dan senior.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/29/320/2318248/jokowi-pns-junior-harus-diberikan-kesempatan-tampil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/29/320/2318248/jokowi-pns-junior-harus-diberikan-kesempatan-tampil"/><item><title>Jokowi: PNS Junior Harus Diberikan Kesempatan Tampil</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/29/320/2318248/jokowi-pns-junior-harus-diberikan-kesempatan-tampil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/29/320/2318248/jokowi-pns-junior-harus-diberikan-kesempatan-tampil</guid><pubDate>Minggu 29 November 2020 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/29/320/2318248/jokowi-pns-junior-harus-diberikan-kesempatan-tampil-a36r1DeJMs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PNS (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/29/320/2318248/jokowi-pns-junior-harus-diberikan-kesempatan-tampil-a36r1DeJMs.jpg</image><title>PNS (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta tak ada lagi sekat-sekat antara PNS junior dan senior. Dirinya menginginkan agar memberikan kesempatan kepada junior untuk bisa tampik di depan.
Namun dengan syarat, ASN junior ini memiliki kualitas dan keterampilan. Apalagi, ASN yang bersangkutan tersebut memiliki kreativitas dan pemahaman teknologi digital yang baik.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sistem Gaji Diubah, Korpri: Yang Penting Gaji PNS Lebih Tinggi dan Sejahtera&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Konsekuensinya kompetensi SDM ASN harus menyesuaikan. mindsetnya harus goal oriented, adaptif dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, memberikan kesempatan kepada yang terampil dan ahli walaupun masih junior untuk tampil di depan,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara HUT Korpri ke-49, Minggu (29/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sistem Gaji PNS Berubah, BKN: Kalau Turun Jadi Ribut&amp;nbsp;
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meminta kepada ASN untuk selalu melakukan inovasi untuk memecahkan berbagai macam masalah. Sehingga tugas ASN sebagai pelayan masyarakat juga bisa dijalankan secara maksimal.
&amp;ldquo;Serta berpikir kreatif dan inovatif untuk memecahkan masalah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNS8xMC80LzExOTU0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, pemerintah juga terus mempercepat penyederhanaan  birokrasi dan struktural. Menurutnya, kedua hal ini tidak bisa lagi  ditunda-tunda, karena pandemi covid-19 mengharuskan untuk bekerja dengan  cepat.
&amp;ldquo;Lembaga yang tumpang tindih dan tidak efisien harus diintegrasikan.  Jenjang eselonisasi yang panjang harus dipangkas untuk mempercepat  pengambilan keputusan. SOP panjang yang panjang dan kaku harus diringkas  dan fleksibel dan berorientasi pada hasil,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta tak ada lagi sekat-sekat antara PNS junior dan senior. Dirinya menginginkan agar memberikan kesempatan kepada junior untuk bisa tampik di depan.
Namun dengan syarat, ASN junior ini memiliki kualitas dan keterampilan. Apalagi, ASN yang bersangkutan tersebut memiliki kreativitas dan pemahaman teknologi digital yang baik.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sistem Gaji Diubah, Korpri: Yang Penting Gaji PNS Lebih Tinggi dan Sejahtera&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Konsekuensinya kompetensi SDM ASN harus menyesuaikan. mindsetnya harus goal oriented, adaptif dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, memberikan kesempatan kepada yang terampil dan ahli walaupun masih junior untuk tampil di depan,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara HUT Korpri ke-49, Minggu (29/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sistem Gaji PNS Berubah, BKN: Kalau Turun Jadi Ribut&amp;nbsp;
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meminta kepada ASN untuk selalu melakukan inovasi untuk memecahkan berbagai macam masalah. Sehingga tugas ASN sebagai pelayan masyarakat juga bisa dijalankan secara maksimal.
&amp;ldquo;Serta berpikir kreatif dan inovatif untuk memecahkan masalah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNS8xMC80LzExOTU0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, pemerintah juga terus mempercepat penyederhanaan  birokrasi dan struktural. Menurutnya, kedua hal ini tidak bisa lagi  ditunda-tunda, karena pandemi covid-19 mengharuskan untuk bekerja dengan  cepat.
&amp;ldquo;Lembaga yang tumpang tindih dan tidak efisien harus diintegrasikan.  Jenjang eselonisasi yang panjang harus dipangkas untuk mempercepat  pengambilan keputusan. SOP panjang yang panjang dan kaku harus diringkas  dan fleksibel dan berorientasi pada hasil,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
