<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Menghitung Bunga Deposito Bank agar Tak Kaget Cek Rekening</title><description>Beragam instrumen investasi bisa dipilih masyarakat. Investasi bisa dipilih berdasarkan preferensi dan kebutuhan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/29/622/2318270/cara-menghitung-bunga-deposito-bank-agar-tak-kaget-cek-rekening</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/29/622/2318270/cara-menghitung-bunga-deposito-bank-agar-tak-kaget-cek-rekening"/><item><title>Cara Menghitung Bunga Deposito Bank agar Tak Kaget Cek Rekening</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/29/622/2318270/cara-menghitung-bunga-deposito-bank-agar-tak-kaget-cek-rekening</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/29/622/2318270/cara-menghitung-bunga-deposito-bank-agar-tak-kaget-cek-rekening</guid><pubDate>Minggu 29 November 2020 14:26 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Andrafirdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/29/622/2318270/cara-menghitung-bunga-deposito-bank-agar-tak-kaget-cek-rekening-okNk8Qnz3w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/29/622/2318270/cara-menghitung-bunga-deposito-bank-agar-tak-kaget-cek-rekening-okNk8Qnz3w.jpg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Beragam instrumen investasi bisa dipilih masyarakat. Investasi bisa dipilih berdasarkan preferensi dan kebutuhan. Adapun beberapa instrumen investasi adalah saham, emas, deposito hingga surat utang.
Mengenai investasi deposito perbankan, ada beberapa keunggulan yang di tawarkan. Mengutip dari buku berjudul Cara Cerdas Berinvestasi: via Online Trading karya Endah Tri Utami, Jakarta, Minggu (29/11/2020) dijelaskan pengertian deposito bank itu sendiri.
Baca Juga: Heboh soal Deposito Nasabah Hangus, Ini Penjelasan BCA
 
Deposito bank merupakan simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank. Dari pengertian tersebut, terdapat tiga bentuk deposito bank, antara lain:
-          Deposito berjangka rupiah
-          Deposito berjangka valas
-          Sertifikat deposito
Baca Juga: 4 Keuntungan Investasi Deposito yang Harus Diketahui
 
Semua bentuk deposito tersebut dikeluarkan oleh bank atas perjanjian dengan nasabah penyimpan. Pada deposito berjangka rupiah dan valas, nasabah akan memberikan pinjaman pada bank dengan imbalan berupa bunga atas nilai pokok yang dipinjamkan.
Sebagai contoh, nasabah menempatkan deposito sebesar Rp100 juta dan mendapatkan bunga 6,5% per tahun. Nasabah tersebut akan mendapatkan hasil investasi sebesar Rp6,5 juta per bulan (sebelum pajak) dan pengembalian nilai pokok Rp100 juta dilakukan satu tahun kemudian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Bentuk selanjutnya dari deposito adalah sertifikat deposito. Sertifikat deposito merupakan surat berharga atas unjuk, tanpa nama, yang bisa diperjualbelikan ataupun dipindah tangankan kepada pihak ketiga atau pihak lain. Bunga dari deposito ini didapatkan melalui diskonto.Sementara itu, dilansir dari situs CIMB Niaga, Minggu (29/11/2020),  terdapat dua cara untuk menghitung deposito. Berikut rumus yang  digunakan untuk menghitung kisaran profit yang didapat berdasarkan bunga  deposito.
1.      Rumus Berdasarkan Total Pendapatan Per Jatuh Tempo
Menggunakan rumus yang pertama ini, kisaran profit dari bunga  deposito yang diperoleh dapat diketahui secara keseluruhan. Rumus  tersebut sebagai berikut:
Setoran Pokok + (Profit dari Bunga Deposito &amp;ndash; Jumlah Pajak Deposito)
Untuk mencari tahu profit bunga dan jumlah pajak deposito  dapat dilakukan dengan cara berikut
Profit Bunga Deposito dapat dihitung dengan cara Setoran Pokok di  kali Suku Bunga Deposito di kali Tenor (pangkat dengan satuan hari).  Sedangkan, jumlah Pajak Deposito dihitung dengan cara Tarif Pajak di  kali Profit Bunga Deposito
2.      Rumus Berdasarkan Keuntungan Bunga Setiap Bulan
Dengan cara ini, kisaran profit dapat lebih diperinci diperoleh setiap bulannya. Berikut rumus yang digunakan.
Keuntungan bunga setiap bulan dapat dihitung dengan cara Suku Bunga  Deposito di kali Setoran Pokok di kali 30 hari di kali 80%. Kemudian  hasil tersebut dibagi dengan 365 hari.
Jika sudah memahami cara menghitung profit yang akan diperoleh,  potensi keuntungan dapat dihitung dan dicari tahu berdasarkan dana yang  diinvestasikan.  Namun, sebelum melakukan perhitungan dengan kedua rumus  di atas, pastikan sudah mengetahui dengan pasti setiap ketentuan sesuai  dengan bank yang dipilih untuk mendepositokan dana.
Deposito banyak dipilih dan menjadi populer karena memiliki kelebihan  yang menggiurkan. Mengutip dari buku 10 Investasi Paling Gampang &amp;amp;  Paling Aman karya Joko Salim, S.Kom, SE, Jakarta, Minggu (29/11/2020),  berikut kelebihan yang terdapat pada deposito bank.
-          Suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan bunga tabungan.
-          Memiliki likuiditas yang tinggi dan dapat diambil kapan saja meskipun sebenarnya ada jangka waktu dan biaya penalti.
-          Dapat dijamin untuk mendapatkan pinjaman dari bank yang sama.
-          Deposito yang dikeluarkan oleh institusi bank dijamin oleh pemerintah sampai dengan jumlah tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Beragam instrumen investasi bisa dipilih masyarakat. Investasi bisa dipilih berdasarkan preferensi dan kebutuhan. Adapun beberapa instrumen investasi adalah saham, emas, deposito hingga surat utang.
Mengenai investasi deposito perbankan, ada beberapa keunggulan yang di tawarkan. Mengutip dari buku berjudul Cara Cerdas Berinvestasi: via Online Trading karya Endah Tri Utami, Jakarta, Minggu (29/11/2020) dijelaskan pengertian deposito bank itu sendiri.
Baca Juga: Heboh soal Deposito Nasabah Hangus, Ini Penjelasan BCA
 
Deposito bank merupakan simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank. Dari pengertian tersebut, terdapat tiga bentuk deposito bank, antara lain:
-          Deposito berjangka rupiah
-          Deposito berjangka valas
-          Sertifikat deposito
Baca Juga: 4 Keuntungan Investasi Deposito yang Harus Diketahui
 
Semua bentuk deposito tersebut dikeluarkan oleh bank atas perjanjian dengan nasabah penyimpan. Pada deposito berjangka rupiah dan valas, nasabah akan memberikan pinjaman pada bank dengan imbalan berupa bunga atas nilai pokok yang dipinjamkan.
Sebagai contoh, nasabah menempatkan deposito sebesar Rp100 juta dan mendapatkan bunga 6,5% per tahun. Nasabah tersebut akan mendapatkan hasil investasi sebesar Rp6,5 juta per bulan (sebelum pajak) dan pengembalian nilai pokok Rp100 juta dilakukan satu tahun kemudian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Bentuk selanjutnya dari deposito adalah sertifikat deposito. Sertifikat deposito merupakan surat berharga atas unjuk, tanpa nama, yang bisa diperjualbelikan ataupun dipindah tangankan kepada pihak ketiga atau pihak lain. Bunga dari deposito ini didapatkan melalui diskonto.Sementara itu, dilansir dari situs CIMB Niaga, Minggu (29/11/2020),  terdapat dua cara untuk menghitung deposito. Berikut rumus yang  digunakan untuk menghitung kisaran profit yang didapat berdasarkan bunga  deposito.
1.      Rumus Berdasarkan Total Pendapatan Per Jatuh Tempo
Menggunakan rumus yang pertama ini, kisaran profit dari bunga  deposito yang diperoleh dapat diketahui secara keseluruhan. Rumus  tersebut sebagai berikut:
Setoran Pokok + (Profit dari Bunga Deposito &amp;ndash; Jumlah Pajak Deposito)
Untuk mencari tahu profit bunga dan jumlah pajak deposito  dapat dilakukan dengan cara berikut
Profit Bunga Deposito dapat dihitung dengan cara Setoran Pokok di  kali Suku Bunga Deposito di kali Tenor (pangkat dengan satuan hari).  Sedangkan, jumlah Pajak Deposito dihitung dengan cara Tarif Pajak di  kali Profit Bunga Deposito
2.      Rumus Berdasarkan Keuntungan Bunga Setiap Bulan
Dengan cara ini, kisaran profit dapat lebih diperinci diperoleh setiap bulannya. Berikut rumus yang digunakan.
Keuntungan bunga setiap bulan dapat dihitung dengan cara Suku Bunga  Deposito di kali Setoran Pokok di kali 30 hari di kali 80%. Kemudian  hasil tersebut dibagi dengan 365 hari.
Jika sudah memahami cara menghitung profit yang akan diperoleh,  potensi keuntungan dapat dihitung dan dicari tahu berdasarkan dana yang  diinvestasikan.  Namun, sebelum melakukan perhitungan dengan kedua rumus  di atas, pastikan sudah mengetahui dengan pasti setiap ketentuan sesuai  dengan bank yang dipilih untuk mendepositokan dana.
Deposito banyak dipilih dan menjadi populer karena memiliki kelebihan  yang menggiurkan. Mengutip dari buku 10 Investasi Paling Gampang &amp;amp;  Paling Aman karya Joko Salim, S.Kom, SE, Jakarta, Minggu (29/11/2020),  berikut kelebihan yang terdapat pada deposito bank.
-          Suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan bunga tabungan.
-          Memiliki likuiditas yang tinggi dan dapat diambil kapan saja meskipun sebenarnya ada jangka waktu dan biaya penalti.
-          Dapat dijamin untuk mendapatkan pinjaman dari bank yang sama.
-          Deposito yang dikeluarkan oleh institusi bank dijamin oleh pemerintah sampai dengan jumlah tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
