<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggaran Kesehatan Bakal Dialihkan untuk Beli Vaksin Covid-19   </title><description>Pemerintah telah menyalurkan anggaran untuk kesehatan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp40,32 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/30/320/2319015/anggaran-kesehatan-bakal-dialihkan-untuk-beli-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/30/320/2319015/anggaran-kesehatan-bakal-dialihkan-untuk-beli-vaksin-covid-19"/><item><title>Anggaran Kesehatan Bakal Dialihkan untuk Beli Vaksin Covid-19   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/30/320/2319015/anggaran-kesehatan-bakal-dialihkan-untuk-beli-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/30/320/2319015/anggaran-kesehatan-bakal-dialihkan-untuk-beli-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Senin 30 November 2020 18:45 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/30/320/2319015/anggaran-kesehatan-bakal-dialihkan-untuk-beli-vaksin-covid-19-Y6KofZQHqO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Covid-19 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/30/320/2319015/anggaran-kesehatan-bakal-dialihkan-untuk-beli-vaksin-covid-19-Y6KofZQHqO.jpg</image><title>Covid-19 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah telah menyalurkan anggaran untuk kesehatan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp40,32 triliun. Angka ini setara 41,2% dari total pagu anggaran sebesar Rp97,90 triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah terus mempercepat penyaluran anggaran kesehatan hingga akhir tahun nanti. Jika nantinya tidak tersalurkan seluruhnya, maka pemerintah akan mencadangkan anggaran tersebut menuju program vaksinasi.

&quot;Program realisasi kesehatan mencapai 41,2% dan ini berarti Rp40,32 triliun sudah dilakukan pencairan. Apabila ada bidang kesehatan yang masih belum terserap maka dia akan dilakukan pencadangan untuk pembiayaan vaksin kita,&quot; ujarnya dalam acara konferensi pers virtual, Senin (30/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Tinggal Sebulan Lagi, Anggaran Covid-19 Belum Habis&amp;nbsp;
Saat ini lanjut Sri Mulyani, dirinya sedang berkomunikasi terus dengan stakeholder terkait mengenai program vaksinasi tersebut. Dalam program vaksinasi sendiri melibatkan beberapa Kementerian dari mulai Kementerian Keuangan, Kementerian Badan usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Kesehatan.

&quot;Saat ini kami bersama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian BUMN sedang menghitung jumlah vaksin yang akan diadakan untuk akhir tahun ini hingga awal tahun depan,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMy82Ny8xMjQ1MDUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Sri Mulyani, program vaksinasi ini diharapkan bisa memberikan daya tahan bagi masyarakat, sehingga roda perekonomian juga bisa mulai bergerak lagi setelah selama dua kuartal berturut-turut mengalami kontraksi.

&quot;Diharapkan mampu memberikan daya tahan bagi masyarakat dan bisa meningkatkan kegiatan masyarakat sehingga kita bisa terus menjaga keselamatan rakyat namun secara bertahap memulihkan kegiatan ekonomi kita,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMy82Ny8xMjQ1MDUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah telah menyalurkan anggaran untuk kesehatan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp40,32 triliun. Angka ini setara 41,2% dari total pagu anggaran sebesar Rp97,90 triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah terus mempercepat penyaluran anggaran kesehatan hingga akhir tahun nanti. Jika nantinya tidak tersalurkan seluruhnya, maka pemerintah akan mencadangkan anggaran tersebut menuju program vaksinasi.

&quot;Program realisasi kesehatan mencapai 41,2% dan ini berarti Rp40,32 triliun sudah dilakukan pencairan. Apabila ada bidang kesehatan yang masih belum terserap maka dia akan dilakukan pencadangan untuk pembiayaan vaksin kita,&quot; ujarnya dalam acara konferensi pers virtual, Senin (30/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Tinggal Sebulan Lagi, Anggaran Covid-19 Belum Habis&amp;nbsp;
Saat ini lanjut Sri Mulyani, dirinya sedang berkomunikasi terus dengan stakeholder terkait mengenai program vaksinasi tersebut. Dalam program vaksinasi sendiri melibatkan beberapa Kementerian dari mulai Kementerian Keuangan, Kementerian Badan usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Kesehatan.

&quot;Saat ini kami bersama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian BUMN sedang menghitung jumlah vaksin yang akan diadakan untuk akhir tahun ini hingga awal tahun depan,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMy82Ny8xMjQ1MDUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Sri Mulyani, program vaksinasi ini diharapkan bisa memberikan daya tahan bagi masyarakat, sehingga roda perekonomian juga bisa mulai bergerak lagi setelah selama dua kuartal berturut-turut mengalami kontraksi.

&quot;Diharapkan mampu memberikan daya tahan bagi masyarakat dan bisa meningkatkan kegiatan masyarakat sehingga kita bisa terus menjaga keselamatan rakyat namun secara bertahap memulihkan kegiatan ekonomi kita,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMy82Ny8xMjQ1MDUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
