<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Subsidi LPG Bisa Pindah ke Listrik, Kenapa?</title><description>Salah cara untuk mengurangi ketergantungan impor LPG adalah dengan menggunakan kompor listrik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/02/320/2320272/subsidi-lpg-bisa-pindah-ke-listrik-kenapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/02/320/2320272/subsidi-lpg-bisa-pindah-ke-listrik-kenapa"/><item><title>Subsidi LPG Bisa Pindah ke Listrik, Kenapa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/02/320/2320272/subsidi-lpg-bisa-pindah-ke-listrik-kenapa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/02/320/2320272/subsidi-lpg-bisa-pindah-ke-listrik-kenapa</guid><pubDate>Rabu 02 Desember 2020 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/02/320/2320272/subsidi-lpg-bisa-pindah-ke-listrik-kenapa-NWz2TdaaIX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/02/320/2320272/subsidi-lpg-bisa-pindah-ke-listrik-kenapa-NWz2TdaaIX.jpg</image><title>Rupiah (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto mengatakan salah cara untuk mengurangi ketergantungan impor LPG adalah dengan menggunakan kompor listrik. Dengan adanya subtitusi ini maka kedepannya akan ada perubahan dalam subsidi.

&quot;Ini andalan kami sebenarnya yaitu  memproduksi kompor listrik untuk mengurangi impor gas,&quot; Katanya dalam Market Review IDX Channel, Rabu (2/12/2020)
 
&amp;nbsp;Baca juga: Subsidi Energi Langsung Diberikan ke Penerima, Mirip BLT
Ia menyampaikan, dengan ada peralihan energi ini maka, subsidi gas LPG nantinya akan diubah menjadi subsidi listrik.  Namun, lanjut Djoko, yang menikmati subsidi tersebut tentunya masyarakat kalangan bawah. Dimana listriknya hanya berdaya sebesar 450 watt.

&quot;Akan ada perubahan subsidi dari LPG ke subsidi listrik,&quot; terangnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Mantap, Subsidi BBM dan Listrik Naik Tahun Depan
Ia menambahkan, untuk  mensubstitusi kompor gas menjadi kompor listrik,saat ini pemerintah tengah membuat kompor listrik hingga 1 juta unit per tahunnya. Dengan adanya peralihan ini maka akan berdampak pada neraca perdagangan Indonesia.

&quot;Dengan adanya subtitusi ini akan memperbaiki neraca perdagangan kita, karena impor LPG akan berkurang&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto mengatakan salah cara untuk mengurangi ketergantungan impor LPG adalah dengan menggunakan kompor listrik. Dengan adanya subtitusi ini maka kedepannya akan ada perubahan dalam subsidi.

&quot;Ini andalan kami sebenarnya yaitu  memproduksi kompor listrik untuk mengurangi impor gas,&quot; Katanya dalam Market Review IDX Channel, Rabu (2/12/2020)
 
&amp;nbsp;Baca juga: Subsidi Energi Langsung Diberikan ke Penerima, Mirip BLT
Ia menyampaikan, dengan ada peralihan energi ini maka, subsidi gas LPG nantinya akan diubah menjadi subsidi listrik.  Namun, lanjut Djoko, yang menikmati subsidi tersebut tentunya masyarakat kalangan bawah. Dimana listriknya hanya berdaya sebesar 450 watt.

&quot;Akan ada perubahan subsidi dari LPG ke subsidi listrik,&quot; terangnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Mantap, Subsidi BBM dan Listrik Naik Tahun Depan
Ia menambahkan, untuk  mensubstitusi kompor gas menjadi kompor listrik,saat ini pemerintah tengah membuat kompor listrik hingga 1 juta unit per tahunnya. Dengan adanya peralihan ini maka akan berdampak pada neraca perdagangan Indonesia.

&quot;Dengan adanya subtitusi ini akan memperbaiki neraca perdagangan kita, karena impor LPG akan berkurang&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
