<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Pemilik Indomaret Terjun Bebas 72% Jadi Cuma Rp71 Miliar</title><description>PT Indoritel Makmur Internasional Tbk merilis laporan keuangan pada kuartal III-2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/03/278/2321054/laba-pemilik-indomaret-terjun-bebas-72-jadi-cuma-rp71-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/03/278/2321054/laba-pemilik-indomaret-terjun-bebas-72-jadi-cuma-rp71-miliar"/><item><title>Laba Pemilik Indomaret Terjun Bebas 72% Jadi Cuma Rp71 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/03/278/2321054/laba-pemilik-indomaret-terjun-bebas-72-jadi-cuma-rp71-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/03/278/2321054/laba-pemilik-indomaret-terjun-bebas-72-jadi-cuma-rp71-miliar</guid><pubDate>Kamis 03 Desember 2020 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/03/278/2321054/laba-pemilik-indomaret-terjun-bebas-72-jadi-cuma-rp71-miliar-ApNSalVZWV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/03/278/2321054/laba-pemilik-indomaret-terjun-bebas-72-jadi-cuma-rp71-miliar-ApNSalVZWV.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Indoritel Makmur Internasional Tbk merilis laporan keuangan pada kuartal III-2020. Perusahaan berkode emiten DNET itu tercatat labanya turun hingga 72,92% dari Rp265,84 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp71,98 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/12/2020), keuntungan perusahaan naik sebesar 102,83% dari Rp156,05 miliar per September 2019 menjadi Rp316,51 miliar per September 2020.
Baca Juga: Mohon Maaf, Indoritel Makmur Tak Bagikan Dividen 
 
Sementara, pendapatan pihak ketiga serat optik juga naik menjadi Rp312,24 miliar dari yang sebelumnya hanya Rp152,6 miliar. Berlanjut kepada pendapatan dari e-commerce daily deals tercatat jauh menurun, yakni dari angka Rp23,72 miliar menjadi Rp736,12 juta.
Kemudian, DNET juga mengantongi pendapatan pihak berelasi yang lebih tinggi, yaitu dari Rp3,42 miliar pada 2019 menjadi Rp4,27 miliar pada 2020.
Baca Juga: Perluas Jaringan Fiber Optik, Indoritel Serap Belanja Modal Rp190 Miliar
 
Apabila ditilik lebih dalam anjloknya keuntungan perseroan karena beban penjualan yang lebih besar dari tahun sebelumnya. Tahun 2020, beban penjualan DNET naik dari Rp147,66 miliar menjadi Rp201,14 miliar.
Tak hanya itu, beban lainnya yang naik dari sebelumnya Rp654,92 juta menjadi Rp37,93 miliar. Bahkan, biaya keuangan juga membengkak dari Rp393,37 miliar menjadi Rp420,73 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selanjutnya, perseroan mampu menekan beban umum dan administrasi, di  mana pada tahun 2020 hanya Rp83,45 miliar dari yang sebelumnya Rp86,46  miliar. Penghasilan keuangan yang diterima DNET tercatat lebih besar,  yakni dari Rp376,58 miliar menjadi Rp381,75 miliar.
Terakhir, bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama  mengalami penurunan dari sebelumnya Rp376,39 miliar menjadi hanya  Rp122,75 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indoritel Makmur Internasional Tbk merilis laporan keuangan pada kuartal III-2020. Perusahaan berkode emiten DNET itu tercatat labanya turun hingga 72,92% dari Rp265,84 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp71,98 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/12/2020), keuntungan perusahaan naik sebesar 102,83% dari Rp156,05 miliar per September 2019 menjadi Rp316,51 miliar per September 2020.
Baca Juga: Mohon Maaf, Indoritel Makmur Tak Bagikan Dividen 
 
Sementara, pendapatan pihak ketiga serat optik juga naik menjadi Rp312,24 miliar dari yang sebelumnya hanya Rp152,6 miliar. Berlanjut kepada pendapatan dari e-commerce daily deals tercatat jauh menurun, yakni dari angka Rp23,72 miliar menjadi Rp736,12 juta.
Kemudian, DNET juga mengantongi pendapatan pihak berelasi yang lebih tinggi, yaitu dari Rp3,42 miliar pada 2019 menjadi Rp4,27 miliar pada 2020.
Baca Juga: Perluas Jaringan Fiber Optik, Indoritel Serap Belanja Modal Rp190 Miliar
 
Apabila ditilik lebih dalam anjloknya keuntungan perseroan karena beban penjualan yang lebih besar dari tahun sebelumnya. Tahun 2020, beban penjualan DNET naik dari Rp147,66 miliar menjadi Rp201,14 miliar.
Tak hanya itu, beban lainnya yang naik dari sebelumnya Rp654,92 juta menjadi Rp37,93 miliar. Bahkan, biaya keuangan juga membengkak dari Rp393,37 miliar menjadi Rp420,73 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selanjutnya, perseroan mampu menekan beban umum dan administrasi, di  mana pada tahun 2020 hanya Rp83,45 miliar dari yang sebelumnya Rp86,46  miliar. Penghasilan keuangan yang diterima DNET tercatat lebih besar,  yakni dari Rp376,58 miliar menjadi Rp381,75 miliar.
Terakhir, bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama  mengalami penurunan dari sebelumnya Rp376,39 miliar menjadi hanya  Rp122,75 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
