<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Daftar Komoditas Ekspor Produk Perikanan Jagoan RI</title><description>Dikenal sebagai negara maritim, Indonesia memiliki komoditas ekspor produk perikanan yang beragam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/03/320/2321194/6-daftar-komoditas-ekspor-produk-perikanan-jagoan-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/03/320/2321194/6-daftar-komoditas-ekspor-produk-perikanan-jagoan-ri"/><item><title>6 Daftar Komoditas Ekspor Produk Perikanan Jagoan RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/03/320/2321194/6-daftar-komoditas-ekspor-produk-perikanan-jagoan-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/03/320/2321194/6-daftar-komoditas-ekspor-produk-perikanan-jagoan-ri</guid><pubDate>Kamis 03 Desember 2020 19:14 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Ayu Anggraini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/03/320/2321194/6-daftar-komoditas-ekspor-produk-perikanan-jagoan-ri-DICyOtCjhw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/03/320/2321194/6-daftar-komoditas-ekspor-produk-perikanan-jagoan-ri-DICyOtCjhw.jpg</image><title>Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dikenal sebagai negara maritim, Indonesia memiliki komoditas ekspor produk perikanan yang beragam. Faktanya, Indonesia mampu mengekspor berbagai jenis produk perikanan ke berbagai negara.
Baca Juga: Jadi Menteri KKP Sementara, Mentan Cek Lapangan Masalah Ekspor Lobster
Dilansir dari postingan akun Instagram Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi @kemenkomarves pada Kamis (3/12/20), Komoditas ekspor produk perikanan Indonesia terdiri dari enam jenis yaitu Udang, Tuna, Cumi, Kepiting, Rumput Laut, dan Nila.
Baca Juga: KKP: Belum Ada Pengaduan Penyimpangan Ekspor Benih Lobster
Di antara enam komoditas ekspor tersebut, Udang menjadi produk ekspor dengan nilai tertinggi yaitu 37%. Kemudian diikuti oleh Tuna dengan 15%, Cumi 11%, Kepiting 8%, Rumput laut 7%, dan Nila 1%.
Kemenkomarves menuliskan, terdapat empat negara yang menjadi tujuan utama ekspor produk perikanan Indonesia. Negara-negara tersebut adalah Amerika, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNy82Ny8xMjQyMzcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Dengan tujuan negara utama yaitu Amerika, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia, produk perikanan udang mencapai 37% dari keseluruhan produ k yang ada,&amp;rdquo; tulis Kemenkomarves yang dikutip Okezone.Sebelumnya, pemerintah melepas ekspor ikan tuna ke Korea Selata pada hari ini. Pelepasan ekspor ikan tuna ini  dilakukan olehKementerian Perdagangan Bersama Kementerian Kelautan dan  Perikanan (KKP).
Acara pelepasan ekspor ikan dari SRG juga ditandai dengan  penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pengembangan SRG sektor perikanan  dan kelautan. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Bappebti dan  Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP  disaksikan oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.
Baca Juga: Ekspor ke AS, RI Bisa Berjaya di Bidang Teknologi
 
&amp;ldquo;Seperti yang telah diterapkan di sektor pertanian, pelaksanaan SRG  ini diharapkan dapat memberikan alternatif solusi bagi para nelayan  dalam menghadapi fluktuasi harga ikan dan keterbatasan akses  pembiayaan,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/11/2020).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dikenal sebagai negara maritim, Indonesia memiliki komoditas ekspor produk perikanan yang beragam. Faktanya, Indonesia mampu mengekspor berbagai jenis produk perikanan ke berbagai negara.
Baca Juga: Jadi Menteri KKP Sementara, Mentan Cek Lapangan Masalah Ekspor Lobster
Dilansir dari postingan akun Instagram Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi @kemenkomarves pada Kamis (3/12/20), Komoditas ekspor produk perikanan Indonesia terdiri dari enam jenis yaitu Udang, Tuna, Cumi, Kepiting, Rumput Laut, dan Nila.
Baca Juga: KKP: Belum Ada Pengaduan Penyimpangan Ekspor Benih Lobster
Di antara enam komoditas ekspor tersebut, Udang menjadi produk ekspor dengan nilai tertinggi yaitu 37%. Kemudian diikuti oleh Tuna dengan 15%, Cumi 11%, Kepiting 8%, Rumput laut 7%, dan Nila 1%.
Kemenkomarves menuliskan, terdapat empat negara yang menjadi tujuan utama ekspor produk perikanan Indonesia. Negara-negara tersebut adalah Amerika, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNy82Ny8xMjQyMzcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Dengan tujuan negara utama yaitu Amerika, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia, produk perikanan udang mencapai 37% dari keseluruhan produ k yang ada,&amp;rdquo; tulis Kemenkomarves yang dikutip Okezone.Sebelumnya, pemerintah melepas ekspor ikan tuna ke Korea Selata pada hari ini. Pelepasan ekspor ikan tuna ini  dilakukan olehKementerian Perdagangan Bersama Kementerian Kelautan dan  Perikanan (KKP).
Acara pelepasan ekspor ikan dari SRG juga ditandai dengan  penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pengembangan SRG sektor perikanan  dan kelautan. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Bappebti dan  Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP  disaksikan oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.
Baca Juga: Ekspor ke AS, RI Bisa Berjaya di Bidang Teknologi
 
&amp;ldquo;Seperti yang telah diterapkan di sektor pertanian, pelaksanaan SRG  ini diharapkan dapat memberikan alternatif solusi bagi para nelayan  dalam menghadapi fluktuasi harga ikan dan keterbatasan akses  pembiayaan,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/11/2020).</content:encoded></item></channel></rss>
