<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hashim Djojohadikusumo: Ekspor Benih Lobster Ditutup Era Susi Itu Keliru!</title><description>Hashim Djojohadikusumo menegaskan kebijakan Susi Pudjiastuti melarang ekspor benih lobster itu hal yang  keliru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/04/320/2321808/hashim-djojohadikusumo-ekspor-benih-lobster-ditutup-era-susi-itu-keliru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/04/320/2321808/hashim-djojohadikusumo-ekspor-benih-lobster-ditutup-era-susi-itu-keliru"/><item><title>Hashim Djojohadikusumo: Ekspor Benih Lobster Ditutup Era Susi Itu Keliru!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/04/320/2321808/hashim-djojohadikusumo-ekspor-benih-lobster-ditutup-era-susi-itu-keliru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/04/320/2321808/hashim-djojohadikusumo-ekspor-benih-lobster-ditutup-era-susi-itu-keliru</guid><pubDate>Jum'at 04 Desember 2020 17:15 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/04/320/2321808/hashim-djojohadikusumo-ekspor-benih-lobster-ditutup-era-susi-itu-keliru-m7tYV9OxLb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Susi Pudjiastuti (Foto: Instagram Susi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/04/320/2321808/hashim-djojohadikusumo-ekspor-benih-lobster-ditutup-era-susi-itu-keliru-m7tYV9OxLb.jpg</image><title>Susi Pudjiastuti (Foto: Instagram Susi)</title></images><description>JAKARTA - Hashim Djojohadikusumo menegaskan kebijakan eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melarang ekspor benih lobster itu hal yang keliru.
Menurut dia, apabila ekspor benih lobster bisa dilakukan Indonesia akan menjadi negara terkuat untuk produk kelautan. Bahkan, Susi juga melarang budidaya lobster di masa menjabatnya.
Baca Juga: Hashim: Keluarga Kami Termasuk Prabowo Tak Ada Kaitannya dengan PT ACK di Kasus Ekspor Benur
 
&quot;Jadi melihat hal itu banyak orang bilang Indonesia itu berpotensi superpower produk kelautan. Kita yang besar, bukan Vietnam! Kebijakan menteri lama ini keliru,&quot; ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020).
Dia menjelaskan pihaknya meminta  Edhy Prabowo saat itu menjabat Menteri KKP menggantikan Susi untuk membuka keran ekspor benih lobster.
Baca Juga: Hotman Paris Pasang Badan untuk Perusahaan Hashim Djojohadikusumo soal Ekspor Benih Lobster
 
&quot;Menteri baru setelah susi ini kebetulan dari partai Gerindra. Maka saya ajukan, ketemu lah sama Edhy. Dan saya usulkan, berikan lah izin sebanyak banyaknya, buka saja sampai 100 usaha pun buka saja. Pasalnya pak Prabowo tak mau monopoli dan Partai Gerindra enggak mau monopoli,&quot; ungkap dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8wMi8xLzEyNTQ1Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kemudian, lanjut dia, kebijakan Susi itu membuat rugi banyak nelayan  kecil. Di mana selain ekspor benih lobster, menurutnya yang juga jadi  andalan adalah ekspor teripang.
&quot;Maka itu yang dirugikan banyakan nelayan. Banyak nelayan miskin itu  ditutup budidaya. Seperti di Jawa Barat, NTT, NTB, itu keliru. Dan saya  setuju ekspor lobster, dan juga teripang,&quot; tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Hashim Djojohadikusumo menegaskan kebijakan eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melarang ekspor benih lobster itu hal yang keliru.
Menurut dia, apabila ekspor benih lobster bisa dilakukan Indonesia akan menjadi negara terkuat untuk produk kelautan. Bahkan, Susi juga melarang budidaya lobster di masa menjabatnya.
Baca Juga: Hashim: Keluarga Kami Termasuk Prabowo Tak Ada Kaitannya dengan PT ACK di Kasus Ekspor Benur
 
&quot;Jadi melihat hal itu banyak orang bilang Indonesia itu berpotensi superpower produk kelautan. Kita yang besar, bukan Vietnam! Kebijakan menteri lama ini keliru,&quot; ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020).
Dia menjelaskan pihaknya meminta  Edhy Prabowo saat itu menjabat Menteri KKP menggantikan Susi untuk membuka keran ekspor benih lobster.
Baca Juga: Hotman Paris Pasang Badan untuk Perusahaan Hashim Djojohadikusumo soal Ekspor Benih Lobster
 
&quot;Menteri baru setelah susi ini kebetulan dari partai Gerindra. Maka saya ajukan, ketemu lah sama Edhy. Dan saya usulkan, berikan lah izin sebanyak banyaknya, buka saja sampai 100 usaha pun buka saja. Pasalnya pak Prabowo tak mau monopoli dan Partai Gerindra enggak mau monopoli,&quot; ungkap dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8wMi8xLzEyNTQ1Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kemudian, lanjut dia, kebijakan Susi itu membuat rugi banyak nelayan  kecil. Di mana selain ekspor benih lobster, menurutnya yang juga jadi  andalan adalah ekspor teripang.
&quot;Maka itu yang dirugikan banyakan nelayan. Banyak nelayan miskin itu  ditutup budidaya. Seperti di Jawa Barat, NTT, NTB, itu keliru. Dan saya  setuju ekspor lobster, dan juga teripang,&quot; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
