<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pekerja di-PHP BLT Gelombang II Bikin Kecewa</title><description>Kemnaker sudah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji termin kedua.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/04/320/2321899/pekerja-di-php-blt-gelombang-ii-bikin-kecewa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/04/320/2321899/pekerja-di-php-blt-gelombang-ii-bikin-kecewa"/><item><title>Pekerja di-PHP BLT Gelombang II Bikin Kecewa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/04/320/2321899/pekerja-di-php-blt-gelombang-ii-bikin-kecewa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/04/320/2321899/pekerja-di-php-blt-gelombang-ii-bikin-kecewa</guid><pubDate>Jum'at 04 Desember 2020 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/04/320/2321899/pekerja-di-php-blt-gelombang-ii-bikin-kecewa-PaPVcwXKd4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/04/320/2321899/pekerja-di-php-blt-gelombang-ii-bikin-kecewa-PaPVcwXKd4.jpg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji termin kedua hingga tahap V. Total pekerja yang akan menerima BLT termin kedua itu nantinya sebanyak 12,4 juta pekerja.
Dengan disalurkankan tahap 5 termin kedua ini, maka Kemnaker telah menyalurkan BSU dengan total sebanyak 11,052 juta penerima. Artinya, masih ada sekitar 1,34 juta pekerja yang rekeningnya belum terisi dana BLT sebesar Rp1,2 juta.
Baca Juga: Setiap Hari Cek Rekening tapi BLT Tak Kunjung Cair, Cek Faktanya
 
Pencairan BLT termin kedua ini ternyata mengundang banyak polemik dari kalangan pekerja yang upahnya di bawah Rp5 juta per bulan. Pasalnya, banyak yang merasa heran kenapa kali ini cairnya tak berbarengan, meskipun berada pada satu kantor.
Salah satu contohnya seperti yang dialami oleh seorang karyawan swasta bernama Riska. Dia mengeluhkan kenapa hingga kini BLT tak juga masuk ke rekeningnya, padahal ada rekannya di kantor sudah mendapatkannya.
Baca Juga: 150.000 Pekerja Tak Dapat BLT, Menaker: Mungkin Mereka Pakai Rekening Mertua
 
&quot;Inkonsisten, BLT bikin PHP,&quot; kata Rizka kepada Okezone, Jumat (4/12/2020).
Selanjutnya, ada seorang pekerja swasta, Jumadil yang mengeluhkan ihwal dirinya yang tak juga mendapatkan BLT.
&quot;Pas termin I saya dapat, ini kok termin II belum dapat. Ada apa dengan BLT?,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQxOTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Kurnia mengaku kecewa dengan kinerja dari Kemnaker  dalam pencairan BLT termin kedua. Sebab, dirinya termasuk salah satu  pegawai di tempat kerjanya yang BLTnya belum cair, padahal dahulu saat  termin pertama pencairannya berbarengan.
&quot;Kecewa sih kalau pembagian BLT enggak rata gini, semoga yang belum dapet segera cair juga,&quot; kata dia.
Tak hanya itu, ada dua orang pekerja swasta dari pencairan BLT termin  pertama tak kunjung mendapatkannya. Mereka itu adalah Ahmad dan Fajar.  Keduanya mengaku sudah mencoba berkomunikasi dengan HRD kantornya karena  ada masalah pada NIK di KTPnya.
Berdasarkan pengakuan keduanya bahwa perbaikan NIKnya itu sudah  diserahkan oleh HRD kepada BPJS Ketenagakerjaan. Mereka heran kenapa  hingga kini tak ada kejelasan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan maupun  Kemnaker.
&quot;Dari pertama belum cair. Padahal NIKnya sekarang udah bener,&quot; kata Ahmad.
&quot;BLT termin I belum dapat,&quot; kata Fajar.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji termin kedua hingga tahap V. Total pekerja yang akan menerima BLT termin kedua itu nantinya sebanyak 12,4 juta pekerja.
Dengan disalurkankan tahap 5 termin kedua ini, maka Kemnaker telah menyalurkan BSU dengan total sebanyak 11,052 juta penerima. Artinya, masih ada sekitar 1,34 juta pekerja yang rekeningnya belum terisi dana BLT sebesar Rp1,2 juta.
Baca Juga: Setiap Hari Cek Rekening tapi BLT Tak Kunjung Cair, Cek Faktanya
 
Pencairan BLT termin kedua ini ternyata mengundang banyak polemik dari kalangan pekerja yang upahnya di bawah Rp5 juta per bulan. Pasalnya, banyak yang merasa heran kenapa kali ini cairnya tak berbarengan, meskipun berada pada satu kantor.
Salah satu contohnya seperti yang dialami oleh seorang karyawan swasta bernama Riska. Dia mengeluhkan kenapa hingga kini BLT tak juga masuk ke rekeningnya, padahal ada rekannya di kantor sudah mendapatkannya.
Baca Juga: 150.000 Pekerja Tak Dapat BLT, Menaker: Mungkin Mereka Pakai Rekening Mertua
 
&quot;Inkonsisten, BLT bikin PHP,&quot; kata Rizka kepada Okezone, Jumat (4/12/2020).
Selanjutnya, ada seorang pekerja swasta, Jumadil yang mengeluhkan ihwal dirinya yang tak juga mendapatkan BLT.
&quot;Pas termin I saya dapat, ini kok termin II belum dapat. Ada apa dengan BLT?,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQxOTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Kurnia mengaku kecewa dengan kinerja dari Kemnaker  dalam pencairan BLT termin kedua. Sebab, dirinya termasuk salah satu  pegawai di tempat kerjanya yang BLTnya belum cair, padahal dahulu saat  termin pertama pencairannya berbarengan.
&quot;Kecewa sih kalau pembagian BLT enggak rata gini, semoga yang belum dapet segera cair juga,&quot; kata dia.
Tak hanya itu, ada dua orang pekerja swasta dari pencairan BLT termin  pertama tak kunjung mendapatkannya. Mereka itu adalah Ahmad dan Fajar.  Keduanya mengaku sudah mencoba berkomunikasi dengan HRD kantornya karena  ada masalah pada NIK di KTPnya.
Berdasarkan pengakuan keduanya bahwa perbaikan NIKnya itu sudah  diserahkan oleh HRD kepada BPJS Ketenagakerjaan. Mereka heran kenapa  hingga kini tak ada kejelasan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan maupun  Kemnaker.
&quot;Dari pertama belum cair. Padahal NIKnya sekarang udah bener,&quot; kata Ahmad.
&quot;BLT termin I belum dapat,&quot; kata Fajar.</content:encoded></item></channel></rss>
