<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Langkah Lepas dari Jeratan Utang</title><description>Berutang dipilih banyak orang untuk mendapatkan uang yang lebih dengan cepat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/04/622/2321686/6-langkah-lepas-dari-jeratan-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/04/622/2321686/6-langkah-lepas-dari-jeratan-utang"/><item><title>6 Langkah Lepas dari Jeratan Utang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/04/622/2321686/6-langkah-lepas-dari-jeratan-utang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/04/622/2321686/6-langkah-lepas-dari-jeratan-utang</guid><pubDate>Jum'at 04 Desember 2020 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Andrafirdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/04/622/2321686/6-langkah-lepas-dari-jeratan-utang-YWNGzWuQmI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/04/622/2321686/6-langkah-lepas-dari-jeratan-utang-YWNGzWuQmI.jpg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>BOGOR &amp;ndash; Berutang dipilih banyak orang untuk mendapatkan uang yang lebih dengan cepat. Namun, siapa sangka dampak yang akan diterima tidak seindah mendapatkan banyak uang dari cara berutang.
Utang akan menghalangi seseorang untuk mencapai tujuan keuangan yang baik. Kesulitan akan dialami di kemudian hari, seperti sulit menabung. Hal tersebut bisa menjadi sumber stres dan kesedihan karena akan mengkhawatirkan kondisi keuangan yang dimiliki.
Dilansir dari The Balance, Jumat (/12/2020), keluar dari utang dengan melunasinya akan membantu seseorang mengendalikan keuangannya dengan baik seperti sebelumnya. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan keuangan dan keluar dari jeratan utang.
Baca Juga: Stres Masalah Keuangan, Begini Cara Mengatasinya
 
1.      Pahami Jenis Utang
 
Memahami jenis utang yang dimiliki dan bagaimana berutang bisa dilakukan akan sangat membantu seseorang membuat rencana untuk melunasinya dan memperkecil kemungkinan untuk mencari utang di masa yang akan datang.
Jika memiliki utang dan tidak tahu cara mengelolanya, mintalah bantuan seorang konselor kredit. Ia akan membantu pengelolaan utang dengan memberi konseling dan pelatihan berupa cara memahami jenis utang, melacak pengeluaran pribadi, membuat anggaran, dan mengembangkan rencana pelunasan utang.
Jenis hutang dapat dikelompokkan berdasarkan penyebabnya, yaitu berutang karena membutuhkan pinjaman, berutang karena keadaan darurat, dan berutang karena pembelanjaan yang boros.
Baca Juga: 5 Cara Mengatur Anggaran Pribadi, Jangan Berutang
2.      Kontrol Pengeluaran
 
Utang akan mudah untuk dilunasi ketika mengontrol pengeluaran dan keuangan. Luangkan waktu untuk membandingkan pendapatan bulanan dengan pengeluaran. Bagilah pengeluaran tersebut menjadi pengeluaran wajib, atau kebutuhan dan pengeluaran tambahan, atau keinginan.
Untuk melunasi utang, pengeluaran harus lebih kecil daripada pendapatan per bulannya. Kemudian, bayarlah tagihan tepat pada waktunya. Keterlambatan dalam membayar tagihan akan membuat kesulitan untuk merampingkan pengeluaran yang dilakukan.
Setelah mengurangi pengeluaran sebanyak mungkin, buatlah anggaran. Ini akan mencegah terjadinya pengeluaran uang berlebihan secara tidak sengaja. Mengurangi pengeluaran dan mengendalikan keuangan menggunakan anggaran, akan memudahkan seseorang untuk melunasi utangnya dengan cepat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
3.      Cari Tahu Berapa Banyak Utang
 
Buatlah daftar utang untuk mengetahui berapa jumlahnya dan tingkat  bunga yang dikenakan. Laporan cek dari bank ataupun laporan kredit akan  memudahkan seseorang untuk mengetahui secara rinci total utang yang  harus dilunasi. Pastikan untuk menyertakan pembayaran minimum yang  diperlukan untuk setiap akun. Ini adalah jumlah terkecil yang mampu  dibayarkan untuk melunasi utang setiap bulannya.
4.      Putuskan Jumlah yang Mampu Dibayarkan
 
Gunakan anggaran bulanan untuk menentukan berapa banyak uang yang  dikeluarkan untuk melunasi utang. Kemudian kurangi pengeluaran untuk  kebutuhan sehari-hari dari penghasilan yang didapat. Apa yang tersisa  dari pengurangan pengeluaran tersebut dapat digunakan untuk melunasi  utang yang dimiliki.
5.      Susun Strategi
 
Susunlah sebuah strategi untuk menentukan mana utang yang perlu  dilunasi terlebih dahulu. Penentuan pelunasan tersebut dapat  diprioritaskan dari suku bunga, saldo, atau beberapa kriteria lain yang  dipilih.
Apapun strategi pembayaran hutang yang ditentukan, pertahankan  rencana tersebut dan kirimkan pembayaran tepat waktu setiap bulan untuk  menghindari biaya tambahan dan biaya bunga.
6.      Jangan Berutang Kembali
 
Menciptakan utang saat mencoba melunasi hutang malah akan menambah  jumlah utang yang dimiliki. Hal ini lah maksud dari istilah gali lubang  tutup lubang. Ketika mencoba untuk melunasi hutang, hindari penggunaan  kartu kredit, membuka rekening kredit baru, atau mengambil pinjaman  baru.
Lebih baik gunakan strategi yang mengacu pada anggaran yang telah  dibuat untuk melunasi utang daripada harus mencari pinjaman lagi untuk  melunasinya.</description><content:encoded>BOGOR &amp;ndash; Berutang dipilih banyak orang untuk mendapatkan uang yang lebih dengan cepat. Namun, siapa sangka dampak yang akan diterima tidak seindah mendapatkan banyak uang dari cara berutang.
Utang akan menghalangi seseorang untuk mencapai tujuan keuangan yang baik. Kesulitan akan dialami di kemudian hari, seperti sulit menabung. Hal tersebut bisa menjadi sumber stres dan kesedihan karena akan mengkhawatirkan kondisi keuangan yang dimiliki.
Dilansir dari The Balance, Jumat (/12/2020), keluar dari utang dengan melunasinya akan membantu seseorang mengendalikan keuangannya dengan baik seperti sebelumnya. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan keuangan dan keluar dari jeratan utang.
Baca Juga: Stres Masalah Keuangan, Begini Cara Mengatasinya
 
1.      Pahami Jenis Utang
 
Memahami jenis utang yang dimiliki dan bagaimana berutang bisa dilakukan akan sangat membantu seseorang membuat rencana untuk melunasinya dan memperkecil kemungkinan untuk mencari utang di masa yang akan datang.
Jika memiliki utang dan tidak tahu cara mengelolanya, mintalah bantuan seorang konselor kredit. Ia akan membantu pengelolaan utang dengan memberi konseling dan pelatihan berupa cara memahami jenis utang, melacak pengeluaran pribadi, membuat anggaran, dan mengembangkan rencana pelunasan utang.
Jenis hutang dapat dikelompokkan berdasarkan penyebabnya, yaitu berutang karena membutuhkan pinjaman, berutang karena keadaan darurat, dan berutang karena pembelanjaan yang boros.
Baca Juga: 5 Cara Mengatur Anggaran Pribadi, Jangan Berutang
2.      Kontrol Pengeluaran
 
Utang akan mudah untuk dilunasi ketika mengontrol pengeluaran dan keuangan. Luangkan waktu untuk membandingkan pendapatan bulanan dengan pengeluaran. Bagilah pengeluaran tersebut menjadi pengeluaran wajib, atau kebutuhan dan pengeluaran tambahan, atau keinginan.
Untuk melunasi utang, pengeluaran harus lebih kecil daripada pendapatan per bulannya. Kemudian, bayarlah tagihan tepat pada waktunya. Keterlambatan dalam membayar tagihan akan membuat kesulitan untuk merampingkan pengeluaran yang dilakukan.
Setelah mengurangi pengeluaran sebanyak mungkin, buatlah anggaran. Ini akan mencegah terjadinya pengeluaran uang berlebihan secara tidak sengaja. Mengurangi pengeluaran dan mengendalikan keuangan menggunakan anggaran, akan memudahkan seseorang untuk melunasi utangnya dengan cepat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
3.      Cari Tahu Berapa Banyak Utang
 
Buatlah daftar utang untuk mengetahui berapa jumlahnya dan tingkat  bunga yang dikenakan. Laporan cek dari bank ataupun laporan kredit akan  memudahkan seseorang untuk mengetahui secara rinci total utang yang  harus dilunasi. Pastikan untuk menyertakan pembayaran minimum yang  diperlukan untuk setiap akun. Ini adalah jumlah terkecil yang mampu  dibayarkan untuk melunasi utang setiap bulannya.
4.      Putuskan Jumlah yang Mampu Dibayarkan
 
Gunakan anggaran bulanan untuk menentukan berapa banyak uang yang  dikeluarkan untuk melunasi utang. Kemudian kurangi pengeluaran untuk  kebutuhan sehari-hari dari penghasilan yang didapat. Apa yang tersisa  dari pengurangan pengeluaran tersebut dapat digunakan untuk melunasi  utang yang dimiliki.
5.      Susun Strategi
 
Susunlah sebuah strategi untuk menentukan mana utang yang perlu  dilunasi terlebih dahulu. Penentuan pelunasan tersebut dapat  diprioritaskan dari suku bunga, saldo, atau beberapa kriteria lain yang  dipilih.
Apapun strategi pembayaran hutang yang ditentukan, pertahankan  rencana tersebut dan kirimkan pembayaran tepat waktu setiap bulan untuk  menghindari biaya tambahan dan biaya bunga.
6.      Jangan Berutang Kembali
 
Menciptakan utang saat mencoba melunasi hutang malah akan menambah  jumlah utang yang dimiliki. Hal ini lah maksud dari istilah gali lubang  tutup lubang. Ketika mencoba untuk melunasi hutang, hindari penggunaan  kartu kredit, membuka rekening kredit baru, atau mengambil pinjaman  baru.
Lebih baik gunakan strategi yang mengacu pada anggaran yang telah  dibuat untuk melunasi utang daripada harus mencari pinjaman lagi untuk  melunasinya.</content:encoded></item></channel></rss>
