<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei Membuktikan, 73% Masyarakat Ogah Mudik Libur Akhir Tahun</title><description>Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat 27% masyarakat akan mudik pada akhir tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/05/320/2322093/survei-membuktikan-73-masyarakat-ogah-mudik-libur-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/12/05/320/2322093/survei-membuktikan-73-masyarakat-ogah-mudik-libur-akhir-tahun"/><item><title>Survei Membuktikan, 73% Masyarakat Ogah Mudik Libur Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/12/05/320/2322093/survei-membuktikan-73-masyarakat-ogah-mudik-libur-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/12/05/320/2322093/survei-membuktikan-73-masyarakat-ogah-mudik-libur-akhir-tahun</guid><pubDate>Sabtu 05 Desember 2020 09:13 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/05/320/2322093/survei-membuktikan-73-masyarakat-ogah-mudik-libur-akhir-tahun-IjKE1pgISS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mudik (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/05/320/2322093/survei-membuktikan-73-masyarakat-ogah-mudik-libur-akhir-tahun-IjKE1pgISS.jpg</image><title>Mudik (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat 27% masyarakat akan mudik pada akhir tahun. Sedangkan 73% tidak melakikan mudik saat libur panjang natal dan tahun baru.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan hasil itu berdasarkan survei dari 1.634 sampel. Adapun, survei juga menunjukkan sebanyak 40% responden memilih pergi karena memang ingin pulang ke kampung halaman.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Siap-Siap, Operasional Travel Gelap Bakal Diawasi Ketat
&quot;Survei juga menyatakan , 12% ke rumah saudara, 11% ke lokasi wisata dan 37% lainnya,&quot; kata Budi dalam video yang diunggah Kementerian Perhubungan, Sabtu (5/12/2020).

Kata dia, untuk daerah asal keberangkatan, sebanyak 31,64% responden memulai perjalanan dari Jabodetabek. Adapun, tujuan perjalanan paling banyak itu ke wilayah pulau Jawa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Prokes di Transjakarta Tak Kendur, Jangan Harap Penumpang Ini Bisa Naik
&quot;Sementara tujuan perjalanan terbanyak ke Jawa Tengah sebesar 20,28%, Jawa Timur sebesar 13,59% dan Jawa Barat sebesar 10,60%,&quot; bebernya.Dia pun memastikan, kementerian/lembaga tetap melakukan koordinasi  dan komunikasi. Apalagi saat ini kondisi cuaca termasuk ekstrem.  Menurutnya, kegiatan penanganan dan pengamanan turut melibatkan beberapa  institusi pemerintah.

&quot;Kita juga mendengarkan untuk mengantisipasi apa yang harus disipakan saat angkutan natal dan tahun baru nanti,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat 27% masyarakat akan mudik pada akhir tahun. Sedangkan 73% tidak melakikan mudik saat libur panjang natal dan tahun baru.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan hasil itu berdasarkan survei dari 1.634 sampel. Adapun, survei juga menunjukkan sebanyak 40% responden memilih pergi karena memang ingin pulang ke kampung halaman.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Siap-Siap, Operasional Travel Gelap Bakal Diawasi Ketat
&quot;Survei juga menyatakan , 12% ke rumah saudara, 11% ke lokasi wisata dan 37% lainnya,&quot; kata Budi dalam video yang diunggah Kementerian Perhubungan, Sabtu (5/12/2020).

Kata dia, untuk daerah asal keberangkatan, sebanyak 31,64% responden memulai perjalanan dari Jabodetabek. Adapun, tujuan perjalanan paling banyak itu ke wilayah pulau Jawa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Prokes di Transjakarta Tak Kendur, Jangan Harap Penumpang Ini Bisa Naik
&quot;Sementara tujuan perjalanan terbanyak ke Jawa Tengah sebesar 20,28%, Jawa Timur sebesar 13,59% dan Jawa Barat sebesar 10,60%,&quot; bebernya.Dia pun memastikan, kementerian/lembaga tetap melakukan koordinasi  dan komunikasi. Apalagi saat ini kondisi cuaca termasuk ekstrem.  Menurutnya, kegiatan penanganan dan pengamanan turut melibatkan beberapa  institusi pemerintah.

&quot;Kita juga mendengarkan untuk mengantisipasi apa yang harus disipakan saat angkutan natal dan tahun baru nanti,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
